Payakumbuh Berpotensi Wisata Sejarah Oleh Redaksi http://padangekspres.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=5169 Jumat, 07-Januari-2005, 07:11:27 0 klik Payakumbuh, Padek�Ketua Lembaga Kerapatan Adat dan Alam Minangkabu (LKAAM) Sumatera Barat, Kamardi Rais Dt. P. Simulie menilai, objek pariwisata yang sangat cocok dikembangkan di Kota Payakumbuh, adalah pariwisata sejarah dan budaya. Dari pengalaman selama ini, diberbagai tempat di dunia ini, pariwisata sejarah dan budaya, cukup mendapat tempat dan perhatian dari banyak kalangan. Ternyata di Payakumbuh, terdapat berbagai potensi pariwisata sejarah yang sangat cocok untuk dikembangkan.
Diantara contohnya adalah keberadaan kuburan panjang di Aia Tabik, tempat dimakamkannya ninik mamak urang Pikumbuah yang malaco Payakumbuh pertama kali. Walau sampai saat masih didapatkan perdebatan mengenai hal itu, namun untuk bukti-bukti dapat dilihat langsung di lokasi. Beberapa sumber tambo, juga sempat menyebut kuburan panjang Aia Tabik itu sebagai kuburan ninik mamak terdahulu. �Dari segi budaya dan sejarah, Payakumbuh menyimpan banyak potensi, dengan bukti-bukti yang hingga kini masih dapat disaksikan. Sayangnya, bukti-bukti tersebut kurang mendapat perhatian dan rawatan yang baik,� kata Kamardi. Kurangnya bukti-bukti sejarah itu, kata Kamardi, menyebabkan kaburnya fakta sejarah yang akan dijual untuk bisnis pariwisata kedepan. Seharusnya, pihak-pihak terkait di dunia pariwisata ini, kembali mencoba menggali dan menaruh perhatian lebih. Seandainya perhatian terhadap pengembangan dunia kepariwisataan itu betul-betul ada, maka masih banyak lagi objek wisata sejarah dan budaya yang dimiliki Payakumbuh yang bisa digali dan ditumbuhkembangkan. Tapi, tentunya pihak yang lebih berkompeten sebagai motivator pengembangan kepariwisataan tersebut, tak lain adalah pemerintah. Dalam hal itu pihak Kantor Pariswisata, Seni dan Budaya. (jon) ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

