Assalamu'alaikum wr wb., Saya teruskan text khutbah Aa Gym berikut, kiriman dari teman.
Wassalam, Ridwan Khutbah Wukuf Arafah Oleh: Abdullah Gymnastiar Bismillahirrahmaanirrahiim Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillaahirabbil 'alamiin, Alhamdulillaahilladzi anzala sakiinata fii quluubil mu'miniin liyadzdaadu iimanan ma'a iimanihim Asyhadu anla ilaa ha illaallah wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluhu. Allahumma shalli wa salim wabarik 'alaa sayyidina wa maulana Muhammad Wa 'alaa aalihi wa ashaabihi ajma'in. Amma Ba'du. Ayyuhal hadirun. Ittakullaha haqqo tu qotihi, wa laa tamuutunna illa wa antum muslimun. Wa qolallahu ja'alaa fi qur'anil kariim, Bismillahirrahmaanirrahiim Innamal mu'minuna ihwatun fa aslihu baina akhawaikum wattakullaha laallakum turhamuun. Saudara-saudaraku, Hari ini adalah hari yang paling dirindukan oleh seorang muslim agar bisa menyempurnakan keislamannya, hari ini adalah hari yang diidam-idamkan, siang dan malam, oleh orang-orang yang merindukan bisa bertemu dengan Tuhannya. Inilah hari yang kita tempuh setelah ribuan kilometer, bertahun-tahun kita menabung, dengan harapan agar kita menjadi haji yang mabrur, haji yang diterima oleh Allah. Sesungguhnya pada saat ini, Allah membanggakan kita dihadapan para malaikat. Allah berjanji, hari ini, dosa-dosa diampuni, dan doa-doa diijabah. Andaikata kita wafat hari ini, InsyaAllah bagi haji mabrur tiada balasan dari Allah selain surga. Saudara-saudaraku, betapa banyak orang-orang yang siang malam bersujud, lisannya basah menyebut nama Allah, rindu ingin bisa dijamu di Arofah ini, mereka jauh lebih sholeh daripada kita, jauh lebih memelihara diri, tapi belum menginjakkan kakinya disini. Tapi kita, orang yang bergelimang dosa dan berselimut aib, oleh Allah ditakdirkan hadir hari ini. Nikmat mana lagi yang akan kita dustakan? Subhanallah, wal hamdulillah wa laa ilaa ha illallahu Allahu Akbar. Saudara-saudaraku, Ibadah haji adalah nikmat dari Allah yang tak ternilai, tetapi ibadah haji juga adalah amanah dari Allah. Karena sepulang dari tanah suci, orang-orang disekitar kita mengetahui bahwa kita pernah dijamu oleh Allah, pernah berada di tempat yang dimuliakan. Kita telah mengetahui ciri orang munafik ada tiga: jikalau berkata dia dusta, jikalau berjanji tidak ditepati, jikalau diberi amanah dia berkhianat. Waspadalah saudaraku, jangan sampai sepulang dari sini, kita termasuk orang yang berkhianat terhadap amanah. Kita mengemban amanah menjadi seorang suri tauladan, haji yang dijamu oleh Allah. Rasulullah SAW memulai mengubah segala sesuatu dengan menjadi suri tauladan, laqod kaana lakum fi Rasulillah uswatun hasanah. Sebaik-baik haji yang mabrur adalah haji yang menjadi teladan. Bagaimana mungkin kita mengubah keluarga kita kalau kita mengubah diri saja tidak bisa. Bagaimana mungkin kita mengubah lingkungan kita, sedangkan mengubah tutur kata saja tidak sanggup. Bagaimana mungkin kita merindukan negeri yang berubah, kalau kita tidak pernah mengawali untuk mengubah diri. Keteladanan adalah kekuatan, hanya orang-orang yang bersungguh-sungguh menjadi teladanlah, orang yang amanah terhadap nikmat haji yang Allah berikan. Saudara-saudaraku, pastikanlah sepulang kita ke tanah air, kita menjadi teladan dalam ibadah sehingga setiap saat panggilan Allah tidak pernah kita khianati. Jangan pernah ada waktu yang kita abaikan, jangan pernah sholat sendiri karena Allah memuliakan 27 kali lipat orang yang sholat berjama'ah. Aktifkanlah masjid menjadi tempat yang paling nyaman, yang paling indah karena masjid adalah rumah Allah. Saudaraku, ajaklah keluarga kita menjadi ahli ibadah. Ajaklah sahabat-sahabat kita menjadi ahli ibadah. Tidak inginkah kita melihat rumah tangga kita penuh ketenteraman, buah dari keberkahan ibadah. Kalau kepada Allah sudah meremehkan, apalagi yang tersisa pada diri kita. Pastikanlah saudaraku, kita menjadi teladan di lingkungan kita. Jangan sampai ada haji yang pulangnya tidak mengenal sholat. Jangan sampai ada haji yang tidak pernah menyentuh masjid. Jangan sampai ada haji yang seluruh keluarganya tidak mengenal sujud. Naudzubillahi min zaliik. Bersambung ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

