Ha haa haaaa.... !
Waalaikumussalam, ww
Mungkin juga sanak Rahima ! si Juhal yang ada di Aceh tidak akan keluar dari
Aceh ?, kerena mereka tidak hanya sekedar menancapkan paku malah
memperbaiki dan membuatkan rumah  !???
Dari contoh-contoh yang telah sudah, masihkah kita dapat berprasangka baik ?
Entahlah Allah yang Maha Tahu, nauzubillahi min zalik
Z. Rky. Mulie

----- Original Message -----
From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Palanta RantauNet" <[email protected]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, January 30, 2005 4:31 PM
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Re: Gampo Dahsyat satiok tgl 26 (Paku si Juhal)


> Assalamualaikum.Wr.Wb.
---------------dipotong--------------------
> Suatu kali,.datang si Juhal,.membawa sebatang
> paku,.kesuatu rumah,..lantas ia minta permohonan pada
> sang tuan rumah,.agar mengizinkannya untuk menopang
> paku didinding luar rumah tersebut.
>
> Oleh sang tuan rumah,.karena baik
> hatinya,.diizinkanlah si Juhal memancangkan sebatang
> paku itu didinding rumah mereka.
>
> Hampir setiap malam,.si Juhal pun selalu meletakkan
> pakaiannya didinding yang sudah berpaku tersebut,..dan
> selalu menggedor pintu tuan rumah,.membuat isi rumah
> terganggu karena digedor terus oleh si Juhal tadi tiap
> malam dan mengganggu tidur mereka.
>
> Akhirnya diambil inisiatif oleh seisi rumah,.untuk
> memngizinkan si Juhal seruang kamar,.agar ia bisa
> istirahat dan tidur dikamar,.dan diberi kunci
> rumah,.dan tak mengganggu lagi.
>
> Namun sayangnya,.dasar si Juhal,.dikasih satu minta
> seribu,.ini namanya belanda minta tanah. Di
> Pancamngkannyalah beberapa paku didinding-dinding luar
> kamar yang diberikan padanya.
>
> Tentu pemandangan sangat tidak enak sekali,.dengan
> pancangan baju-baju si Juhal bergelantungan di sana.
>
> Oleh seisi rumah,.karena kesal,.akhirnya keluar dari
> rumah tersebut,.dan jadilah si Juhal pemilik tanpa
> rekomendasi resmi dari pejabat berwenang,.memiliki
> rumah tersebut,.dan menguasainya. Ia bebas
> menari-nari,.bermusik ria di rumahnya tersebut,.dan
> menggantungkan segala pakaian yang ia senangi.
>
> Karena keributan musik yang ia hidupkan sepanjang
> hari,.bahkan ditengah malam yang sepi,.seisi penduduk
> kampung jadi terganggu,.dan pada kabur,.serta pindah
> kekampung lainnya.
>
> Huaha..ha..ha..ha..tertawa lebarlah si Juhal,.hanya
> dengan sebatang paku,.ia bisa mengusir secara perlahan
> seisi kampung,.apakah siasatnya ini bisa berlaku pula
> untuk seisi negara....?
---------dipotong-----------
Wassalam. Rahima.









____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke