Assalamualaikum, ww.
Ambo Z. Rangkayo Mulie sangat berharap dan sangat satuju sakali urang rantau
mambuek atau menulis buku tentang fenomena, wacana, pradigma, rencana,
program atau apalah namanya mengenai pendidikan yang ditujukan untuk
pengembangan, perbandingan, dan pelaksanaan pendidikan untuk negara kita
Indonesia yang tercinta ini, khususnya Sumatera Barat yang dulunya terkenal
dengan gudang ilmu dan guru.

Sekali lagi terima kasih dan menyokong sekali saran sanak Ridwan M. Risan,
mudah-mudahan terlaksana, jangan lupa dikirimkan kepada kami di Dinas
Pendidikan Propinsi Sumatera Barat, Jl. Jenderal Sudirman No. 52 Padang,
ongkos cetak dan kirim insyaAllah akan kami ganti.

Kemudian bersama ini mengundang Sanak Ridwan. M Risan dan sanak lainnya
untuk dapat berdiskusi mengenai pendidikan di Milling List "pakguruonline'
dengan mengirim format kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] atau dengan mengunjungi situs ini
klik url berikut :
http://groups.yahoo.com/group/pakguruonline/ disana sudah ada 25 orang
praktisi-praktisi pendidikan diantaranya pejabat, dosen, kepala sekolah,
guru dan LSM dan pemerhati yang peduli terhadap pendidikan.

Dunsanak urang rantau yang dihormati, permasalahan pendidikan bukanlah saja
permasalahan kita di Indonesia, di Amerika Serikat sebagai negara maju,
pendidikan milik pemerintah juga jauh ketinggalan dari mutu pendidikan yang
dikelola swasta. Nah sekarang, apakah di Indonesia, sanak kira mutu
pendidikan di swasta di Indonesia tertinggal ?. Apakah sistem pendidikan
Gontor tertinggal ?, apakah sistem pendidikan di Diniyah Putri Padang
Panjang tertinggal ?. Atau apaka pendidikan yang di kelola swasta lainnya
dengan biaya jutaan rupiah tertinggal ?. Tidak dunsanak !. Mereka lebih maju
dengan pendidikan yang dikelola oleh pemerintah, bahkan ada yang setara
dengan pendidikan di negara maju.

Untuk sekolah-sekolah pemerintah (negeri), pemerintah menyediakan sarana
pendidikan dengan biaya yang terbatas karena begitu luasnya Indonesia yang
harus dibuatkan sekolah. Dalam hal ini secara global pemerintah bertujuan
memberi kesempatan belajar untuk seluruh rakyat Indonesia dengan target
menghilangkan buta aksara 0 %, ini tujuan pertama pembangunan pendidikan
dasar 9 tahun (SD dan SMP) sampai tahun 2010 apakah tercapai ?, wallahu
a'lam, sekarang APK di Indonesia sudah mencapai 90 %. Disamping menuntaskan
wajib belajar tersebut diatas diusahakan pula dengan sambil jalan adalah
peneningkatan relevansi dan peningkatan mutu pendidikan terutama bagi
sekolah menengah atas dan sekolah kejuruan.

Dilemma memang....., antara keinginan bangsa dengan biaya yang tersediakan
pemerintah, kita meng-inginkan mutu pendidikan meningkat dan setara dengan
negara maju, sementara dana untuk pendidikan yang bermutu membutuhkan biaya
tinggi dan di pihak lain kebijakan pendidikan dipengaruhi oleh "polical
will" tertentu

Sebagai gambaran, di negara kita sekarang dalam masalah tukar buku saja
menjadi permasalahan yang besar, dikarenakan adanya sebahagian guru dan
pejabat menyalahgunakan atau mencari kesempatan didalam kebijakan untuk
menulis dan menerbitkan buku dan pemasarannya. Maka diambillah kebijakan
buku hanya boleh ditukar atau direvisi sekali 5 tahun. Pada hal buku
tersebut adalah sumber ilmu, bagaimana meminta murid untuk membaca semua
buku, buku pegangan satu untuk satu mata pelajaran si orang tua murid tidak
mampu. Disini saja kita sudah dapat memprediksi dampak untuk lima tahun
kedepan kita sudah jalan ditempat dibidang mutu dan relevansi ilmu
pengetahuan dan akan menjadikan penulis dan ilmuwan kehilangan kegairahan
menulis.

Selanjutnya sebagai gambaran, pendidikan Indonesia mulai dari tahun 80-an
adalah berpedoman dan berkiblat ke Amerika, kurikulum sistem dan metode
pengajaran diceplak habis-habisan dari Amerika, yang budaya Amerika itu
sendiri jauh berbeda dengan budaya (culture) kita di Indonesia. Kita lupa
bahwa; Banyak hasil penelitian pakar-pakar pendidikan bahkan pakar
pendidikan luar negeri yang mengatakan "Pendidikan suatu bangsa tidak dapat
diciplak habisan-habisan untuk dipakai pada suata bangsa yang kulturnya
berbeda". Jepang umpamanya sistem pendidikan mereka bertolak belakang 180
derjat dengan sistem pendidikan di Amerika, tapi kedua-duanya adalah negara
maju. Amerika mempunyai sistem pendidikan kebebasan, baik cara belajar dan
berfikir, sedangkan Jepang menganut cara belajar menghafal dan keterikatan
dengan suatu aturan (disiplin) yang tinggi dan mengutamakan sekali "harus
menghormati guru". Jauh berbeda sanak ! Amerika dengan Jepang !. Kenapa
ya... !, dulunya kita tidak menceplak pendidikan Jepang ?, dimana kulturnya
tidak jauh berbeda sama-sama kultur timur atau Asia ? dan juga pernah mereka
terapkan di Indonesia selama 3 tahun penjajahannya ?, mungkin kita
menganggap Jepang adalah negara kalah perang ? (Baca buku Pradikma
Pendidikan Masa Depan oleh DR. Zamroni atau klik (
http://www.geocities.com/pakguruonline/wacana_pdd_frameset.html ) Buku ini
dijadikan dasar berfikir untuk mengembangkan pendidikan ke-Indonesia-an di
Indonesia oleh pemerintah pada saat ini.

Sekali lagi kami di Kampuang berterima kasih sekali kalau seandainya sanak
yang telah lama berada dirantau terutama di negara-negara maju berhasil
menuliskan suatu buku tentang pendidikan, sebagai perbandingan dan pedoman
yang berguna di dalam pengembangan dan peningkatan mutu di Indonesia ini
pada umumnya, khususnya di negeri kita Minangkabau.

Banyak maaf dan wassalam,
Z. Rky. Mulie

----- Original Message -----
From: "Ridwan M. Risan" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Palanta RantauNet" <[email protected]>
Sent: Monday, February 07, 2005 10:04 AM
Subject: Re: Re(2): [EMAIL PROTECTED] Pendidikan Kita


> Assalamu'alaikum wr wb.,
> Sanak Rahima, Ridha dan lainnya di Palanta Yth.,
>
> Terimakasih tanggapannya.
>
> Sebenarnya ada yang bisa dilakukan oleh dunsanak yang berada diluar
negeri.
> Kalau bulieh, usua ciek.
>
> Bagaimana kalau yang berada di LN memberikan masukan kepada semua pihak
yang
> ingin dan tertarik untuk memajukan pendidikan melalui sebuah buku? Dengan
> buku maka pikiran, idea dan usulan akan mudah untuk diteruskan. Idea yang
> baik akan memperoleh pasar, dan akan mendapatkan apresiasi langsung. Kami
> disini insya Allah dapat membantu untuk mencarikan penerbit. Itupun kalau
> diperlukan.
>
> Wassalam,
> R Sampono Sutan (55+)



____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke