Ass, wr, wb.

Iko rancak dicermati, betapa bahaya nyo bilo kito mencantumkan sebutan : Papa, 
Mama, dan istilah lainnyo nan mencerminkan hubungan keluarga di phone book HP 
kito.

Berikut email dari rekan, mudah2an ado manfaatnya.

Wass,
HM Dt.MB

----- Original Message ----- 
From: [EMAIL PROTECTED]
To:  
Sent: Friday, February 18, 2005 1:42 AM
Subject: Fw: info: Bahaya SMS


Dear All,
Semoga Bermanfaat

BAHAYA SMS
Seorang wanita telah mengubah kebiasaannya dalam pencantuman nama di handphone 
setelah tasnya dicopet orang. tas tersebut berisi HP, credit
card,dompet, dsb... dicuri orang. 20 menit kemudian ketika dia
menelpon suaminya untuk memberitahu apa yg terjadi, suaminya berkata, "Aku baru
aja terima SMS kamu, nanya nomor pin. Baru aja aku balas."

Ketika mereka melaporkan ke bank, staff bank memberitahukan bahwa uang mereka 
telah ditarik lewat ATM. Pencuri tersebut telah menggunakan HP
untuk meng-sms "suami" dan mendapatkan nomor pin. Dalam waktu 20 menit
dia berhasil menarik semua uang yang ada dalam rekening bank.

Jadi ingat, jangan memperlihatkan hubungan anda dengan orang2 yg ada
dalam phonebook HP anda. Hindari penggunaan nama Rumah, Sayang, Suami,
Cinta, Ibu, Ayah, dsb... dan yang paling penting, ketika informasi yg sangat 
penting diminta lewat SMS, konfirmasi dengan menelepon balik. Jangan mudah 
memberikan info tersebut hanya karena yg meminta adalah
pasangan/keluarga lewat SMS. Ingat bahwa selalu ada kemungkinan HP tersebut 
dicuri /
berada
di tangan orang lain.
____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke