Sanak rantaunet nan ambo hormati ambo prihatin mambaco berita ko apo iyo bana urang minang atau urang lua minang alun jaleh lai........semoga bermanfaat untuak labiah hati-hati manjago anak kamanakan kito..
Oleh Redaksi Kamis, 17-Maret-2005, 06:10:43 494 klik Padang, Padek�Tindakan oknum yang diduga berasal dari Minang, memerankan adegan syur dalam VCD berdialek Minang yang telah beredar luas di Surabaya merupakan perbuatan yang sangat keji dan memalukan. LKAAM, MUI dan Kapolda Sumbar pun bersuara dan mengutuk keras perbuatan tersebut, karena dinilai mencemarkan nama baik Ranah Minang. Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar H Kamardi Rais Dt Panjang Simulie, meminta pihak kepolisian, segera mengambil langkah cepat dan melakukan penyelidikan, dan menangkap pelakunya, karena telah mencemarkan nama baik Sumatera Barat. �Perbuatan tidak senonoh tersebut sangat keji dan memalukan, sama sekali tidak sesuai dengan adat, budaya dan syara� yang dianut masyarakat Sumbar. Kita minta pihak berwajib segera melakukan pengusutan dan menyelidiki kebenaran kabar itu, menangkap dan menghukum keras pelaku,�tegas Kamardi Rais Dt Panjang Simulie, kepada koran ini, kemarin. Dikatakan Kamardi, pihaknya juga akan menghubungi langsung perantau Minang yang ada di Surabaya untuk melakukan investigasi dan memberikan penjelaskan kongkrit seputar peredaran VCD porno, yang diduga diperankan pasangan asal Ranah Minang itu. Meskipun sedikit geram terhadap prilaku vulgar itu, Kamardi mengingatkan masyarakat untuk tidak mempercayai terlebih dahulu kabar itu. Bisa jadi, hal itu sengaja dibuat oleh pihak tertentu yang ingin mencemarkan nama baik Sumbar di tingkat nasional. �Apabila memang terbukti, sang pelaku harus dihadapkan kepada kedua orangtua serta ninik mamaknya dan juga Kerapatan Adat Nagari (KAN) daerah asalnya. Sebab, hal itu juga melanggar pidana adat Minang yaitu dengan mempertontonkan perbuatan zina di depan umum,�jelas mantan wartawan senior ini. Terjadinya fenomena sangat miris itu menurutnya, disebabkan tipisnya pengetahuan, dan pengamalan agama, adat dan budaya Minangkabau. Di samping lemahnya pengawasan orangtua dan ninik mamak. Hal itu juga sebagai salah satu dampak telah terjadinya degradasi moral pada generasi muda yang sangat mengkhawatirkan dan perlu perhatian dari semua pihak. �Orangtua dan ninik mamak harus mengetahui secara mendasar keberadaan dan pekerjaan yang sebenarnya dilakoni sang anak dan kemenakan mereka masing-masing. Hal itu sebagai salah satu langkah pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan memalukan, baik bagi keluarga maupun Ranah Minang,�ingat Datuak Simulie. Diteliti Ulang Di sisi lain, Ketua Majelis Ulama Kota Padang, Syamsul Bahri Chatib mengatakan, peredaran VCD porno berdialek Minang berjudul �Mahasiswi Padang� di Surabaya, benar-benar mengejutkan masyarakat. Namun katanya, berita itu tetap harus diwaspadai sebagai upaya pencitraan buruk alam Minangkabau yang sedang gencar memerangi maksiat. �Harus diteliti lebih jauh apakah benar pelakunya mahasiswi Minang atau sengaja meniru dialeg Minang. Kita tidakboleh gegabah dan emosi menanggapi hal yang amat sensitif ini. Mesti dicari tahu dulu apakah benar pemainnya mahasiswi Minang atau tidak. Karena judul film, bisa saja dibuat,�tuturnya, ketika ditemui koran ini, kemarin. Ia mengatakan, peredaran VCD porno tersebut merupakan pencitraan buruk yang amat luar biasa terhadap alam Minangkabau. Sebab apa yang didengung-dengungkan bahwa orang Minang manganut falsafah �Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah� (ABS SBK) bisa buyar dengan peredaran VCD porno yang dikaitkan dengan orang Minang tersebut. �Ini perbuatan yang menimbulkan dampak luar biasa. Di saat Masyarakat Sumbar berperang memberantas maksiat, ada saja pihak yang melakukan perbuatan kontradiksi,�ujarnya prihatin. Terlepas dari benar atau tidaknya berita tersebut, lelaki yang baru saja menyelesaikan disertasi doktornya ini menegaskan, agar para orangtua mengawasi peredaran VCD porno di lingkungan masing-masing, terutama terhadap kemungkinan akan digunakan anak-anaknya sendiri. Selain itu, anak-anak juga mesti diproteksi dari tayangan televisi yang tidak semuanya mendidik. Banyak adegan-adegan sinetron yang telah jauh dari norma agama dan adat. �Jika tontonan tak baik dikonsumsi sejak kecil, maka setelah dewasa nanti batas-batas norma yang pantas dan tak pantas akan kabur. Pelabrakan norma menjadi hal biasa yang tak perlu dipermasalahkan. Selain efeknya ke pergaulan hidup, juga akan memperngaruhi pola fikir secara otomatis. Sangat dikhawatirkan di masa datang daerah ini akan dipimpin mereka yang melampaui batas dalam maksiat,� ulasnya. Usut Tuntas Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Drs Sri Kresno Tjokro Bawono menyatakan, jajarannya siap melakukan pengusutan terhadap pelaku pembuatan VCD Porno yang disebut-sebut �dibintangi� seorang mahasiswi Padang. Penegasan Kapolda itu disampaikan kepada pers di Gunung Medan usai meresmikan pemakaian gedung Mapolres Dharmasraya, kemarin. Menurut Kapolda, untuk melacak sumber keresahan masyarakat Minang tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Timur. Soalnya, kasus tersebut baru pertama kali meletus di Surabaya Jawa Timur. �Nanti kita akan kordinasi ke Jawa Timur. VCD itu dari mana asal-usulnya,� kata Sri Kresno. Ia menegaskan, pelaku pembuatan VCD Porno itu, bisa diusut dan ditindak polisi. Namun polisi harus melakukan penyelidikan secermat mungkin, supaya dalam proses dan tindak lanjutnya tidak kesulitan. Meskipun demikian, Kapolda berjanji akan mengusut kasus tersebut secepatnya. Kapolda juga mengimbau agar warga Sumbar tidak resah dulu. Soalnya, pemunculan VCD Porno yang kemudian bintangnya disebut-sebut dari Padang, bukan tidak mungkin cuma rekayasa belaka. �Kan VCD itu bisa dibuat siapapun dan mengatasnamakan orang sini atau orang manapun. Oleh karena itu, kita harus cari dulu siapa pembuatnya. Dan kita akan mengambil langkah-langkah serta terus berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur,�jelas Kapolda. Seberti diberitakan sebelumnya, beredar luas di Surabaya VCD Porno yang dibintangi sepasang muda-mudi yang dinyatakan sebagai mahasiswa/i dari Padang. VCD berdurasi 45 menit tersebut membuat warga Surabaya asal Minang kebakaran jenggot. Apalagi, dalam dialek yang diperankan sang bintang terkesan dibuat seperti dialek Minang. Namun warga Surabaya asal Minang, menurut media tersebut, tidak semuanya mempercayai bahwa bintang CVD porno tersebut orang Padang. (esg/haj/bdy/ero) ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

