--- Sjamsir Sjarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Waalaikumsalam Warahmatullahiwabarakaatuh > > Bertambah jelas, Angku Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin > ibn Muhammad Hamim dan > terima kasih banyak. > > Nah, tambah detail lagi. > 1. Secara harfiah, apakah arti sebenarnya perkataan > "Infaq" itu? Apa root, > akar atau asal katanya? > Mengingat "begitu banyak jalan untuk menginfaqkan > harta di jalan Allah", > maka pertanyaan muncul: Mak Ngah dan seluruh netter milist,.maaf baru bisa saya jawab sekarang, karena perlahan-lahan tapi pasti saya mencoba menjawab apa yang mampu saya jawab sesuai dengan ilmu yang masih satampuk jaguang. Saya juga masih belajar. Infaq itu berasal dari akar kata : " nafaqa "( Nun Fa, Qaf)(Annafaqah), . (Nafkah), sudah dibahasa Indonesiakan. Yang berartikan apa-apa yang bisa memberikan manfaat dari harta benda. > 2. Secara teknis, apa dan bagaimana seluk beluk > pengertian sistem "infaq" > itu dengan dengan zakat, sadaqah, waqaf? Saya artikan dulu apa arti Sadaqah. Agar dapat dilihat sisi perbedaannya. Juga zakat. serta wakaf. Sadaqah, Berasal dari akar kata : Sha-Da-Qa ( Shad Dhad Qaf), yang berratikan " benar ". "Zakat", berasal dari akar kata : "zakaya"( zai kaf ya) artinya : "Bersih". Antara Infaq dan Zakat, mempunyai tujuan yang sama, yaitu sama-sama meringankan beban yang membutuhkan. Perbedaannya : Zakat ada nisabnya, sementara Infaq tidak ada nisabnya, kapan dan dimana saja bisa dikeluarkan. Zakat punya persenan dalam mengeluarkannya, sementara Infaq tidak ada persentasenya. Zakat terbatas orangnya dalam delapan golongan yang sudah disebutkan dalam AlQuran, sementara Infaq tidak ada ketentuan bagi yang diberikan. Oleh sebab itu tidak ada zakat bagi orang yang dalam kewajiban dalam tanggungan kita, seperti orang tua, pembantu, anak kita pokonya yang memang sudah menjadi tanggung jawab kita, seperti istri (tapi bukan istri yang sudah diceraikan, ini jelas setelah habis masa iddahnya, maka habislah tanggung jawab suami terhadapnya, sementara tanggung jawab materilterhadap anak sampai ia dewasa, dan bisa mandiri). Sementara dalam berinfaq, terserah kita saja siapa yang akan diberikan. Infak cakupannya leboh luas lagi ketimbang zakat, karena kita bebas memberikan pada siapa saja. Lihat dalam AlQuran ada nafkah untuk istri, ada nafkah untuk fisabilillah dan sebagainya. Sementara Sadaqa, cakupannya lebih luas lagi. Setiap sedeqah yang wajib maka dimasukkan pada kategori Zakat. Lihat dalam AlQuran yang dipakai kata-kata dalam delapan golongan yang berhak menerima zakat adalah dipakai kata : " Innamashadaqaatu lilfuqaraai..dst "( Sesungguhnya sedeqah itu hanyalah untuk orang fakir miskin..dst). Yang dipakai disini adalah kata : "Shadaqa". Namun yang dimaksud disini adalah " Zakat ", ( Yang wajib)Karena hanya orang-orang yang benar sajalah yang mau membersihkan hartanya, yang mau mengeluarkan zakatnya. Sementara Shadaqa, dalam artian sunnat. Hanya kebaikan saja, tidak kewajiban, ini sangat banyak didalam AlQuran. Namun menurut sebahagian ulama, sedeqah, atau infaq bisa jatuh hukumnya pada wajib, dalam hal-hal tertentu dan kondisi tertentu. Sedeqah lebih luas lagi maknanya ketimbang infaq. Sedeqah bisa berasal dari materil, bisa dari non Materil. beda dengan infaq, biasanya materil. Hadist rasulullah SAW : " Tersenyum engkau pada manusia, atau saudara lainnya adalah sedeqah ". Jadi apa saja yang baik, walau bukan berbentuk materil, tapi non materil dikatakan sedeqah, bukan nafkah. Sementara Infaq adalah dalam harta benda. > 3. Secara harifah dan teknis, apa sebetulnya beda > antara "sadaqah" dan > "waqaf"? Bukankah kedua-duanya dalam pengertian umum > sama dengan gift > (hadiah, pemberian)? Wakaf,.adalah pemberian yang bentuknya dipakai untuk umum, dan berkekalan. Contoh tanah, bangunan rumah, sementara sedeqah lebih bersifat sementara(yang dimaksud sementara disini bukan pahalanya, tapi bendanya), contoh saya sedeqahkan pakaian ini untuk si B, pakaian adalah benda yang cepat rusak, sementara tanah atau bangunan lama rusaknya. Dan wakaf sekali lagi sifatnya sama dengan infaq, yaitu materi, sementara sedeqah ada dua macam, materi dan non materi. Sedeqah ada yang wajib, seperti zakat, Arti katanya begini, setiap zakat masuk dalam sedeqah wajib, tapi tidak semua kata sedeqah masuk dalam kategori zakat. sementara wakafpun begitu tidak wajib hanya sunnat saja. tetapi bendanya tahan lama. > 4. Sebagai tambahan baru, ada lagi sekarang, saya > lihat orang di Indonesia > memakai kata "hibah" sebagai terjemahan kata > Inggeris "grant". Apakah > sebetulnya pengertian "hibah" itu dalam bahasa Arab? > Adakah sangkut pautnya > "hibah" dengan zakat, sadaqah, dan waqaf? Hibah itu sama dengan pemberian cuma-cuma saja. pemberian dalam bentuk biasa. Ngak ada sangkut pautnya dengan zakat, dan wakaf atau sedeqah. Biasanya Hibah ini bersangkut paut dengan masalah warisan saja. Biasanya berupa hadiah seseorang pada orang lain yang ia merasa dekat saja. Mengenai masalah zakat bagi yang berhutang. Boleh-boleh saja, karena salah satu yang berhak menerima zakat diberikan pada orang yang kelilit hutang. Demikian. Allaha'lam bisshawab. Wassalam. Rahima. > > Salam, > -- Mak Ngah > > >37830 > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

