Waalaikumsalam.Wr.Wb.

Mak darul,sanak netter milist lainnya. Terimakasih
atas sarannya.

Sepertinya saya masuk kategori no 1 dan 3 bagian darah
rendah, bukan darah tinggi. Pekerjaan banyak sekali,
sementara makan dikit, tidur biasa2 aja,.kadang banyak
juga tidurnya koq(terkadang).


Memang kesibukan di Kairo ini, siapa yang akan bisa
menyangka, kalau selalu saja ada kegiatan yang
melibatkan kita. Kalau kita sebagai anggota biasa, itu
gampang diatur, kita bisa ngak datang banyak alasan
untuk itu. Yang repotnya kalau kita yang bertanggung
jawab dalam hal itu, mau ngak mau harus datang juga,
mengurusinya.

Sungguh, saya sering heran dan bertanya sama suami
saya, kenapa yah,.dikedutaan itu selalu saja sibuk,
ada tamu dari mana-mana sibuk, ada bazar, sibuk, ada
pameran, sibuk,ada peringatan hari besar nasional,da
lainnya sibuk,.ada saja kesibukan.dan pada umumnya
kesibukan dan kegiatan semacam ini sering menggores
luka-luka dihati saya, sebab saya melihat terlalu
pemborosan duit negara. Saya sering mengeluh dan
complain pada suami, yang seringnya suami menjawab :

 " Apa yang harus kita perbuat, kita hanyalah rakyat
biasa, menjalankan tugas, dan hanya bisa menjaga diri
agar tak tercemplung dalam lingkaran-lingkaran
berwarna abu-abu itu".


Kemaren saya kira setelah habis masa jabatan
kepengurusan, saya akan tenang dan lepas dari beban
berat itu. Akan diganti dengan orang lain. Tapi
ternyata dugaan saya jauh meleset. Bukannya malah
diganti dengan pengurus yang baru, malah tugas saya
bertambah.

Lantas kenapa saya tidak bisa menolak untuk melepas
diri saja? 

Inilah masalahnya, karena ia bukan sembarangan
kepengurusan sebagaimana organisasi lainnya yang ada
di Kairo ini, yang bisa kita menolaknya. Tapi ini
menyangkut nama baik suami, pekerjaan suami yang
disana terletak asap dapur kita, nama kita masuk ke
pusat Deplu di jakarta, jadi resmi, bukan sembarangan.



Saya setelah masuk dalam jajaran "super sibuk" ini,
sulit melepaskan diri darinya, akhirnya berfikir ,
sudahlah,.jalani aja apa adanya. Saya sudah berusaha
keras untuk menjaga stamina kesehatan tubuh, namun
kondisi tubuh itu betul yang lemah, makanya sering
pusing. Kena panas pusing, dingin sekali pusing, dikit
makan pusing. Saya tahu cuaca yang pas untuk saya
dimusim semi, sedang-sedang aja, ngak panas, ngak
dingin, jga harus makan banyak.
 

Sementara makan banyak saya ngak bisa, mual, bisa
muntah, mungkin karena lambung kecil, ngak mampu
menampung makanan sekaligus banyak begitu, harus
sering-sering aja. Klau ngak sibuk, saya bisa
sering-sering makan, kalau sudah terlal sibuk dikantor
itu, mana kepikiran lagi ngisi perut, yang terpikir
adalah bagaimana pekerjaan dan amanah yang diberikan
pada kita dapat terselesaikan dengan baik. 

Terkadang makanan dari kantor itu saya bawa pulang,
dan sampai rumah terkadang dimakan, terkadang
anak-anak yang makan, saya sudah sibuk lagi dengan
pekerjaan rumah. Di Kairo mungkin karena saya sering
sendirian kalau makan siang itu, jadi terasa sepi,
anak-anak disekolah sampai sore, suami kerja sampai
malam, tetangga di Mesir bukan kayak di Indo, kita
tinggal di apartemen yang mana tetangganya orang asing
semua.

Ada ibu-ibu yang lain, biasanya mereka menghadapi
kekosongan itu dengan pergi belanja berame2,kadang
ngumpul disekolah sambil menunggu anak-anak pulang.
Kadang saya ikutan ngumpul2 itu, tapi terkadang kalau
keterusan saya pikir ngak baik juga, menghabiskan
waktu percuma saja.

Dikairo ada pengajian ibu2 setiap sekali seminggu, ada
sebulan sekali. kegiatannya banyak juga, dan bagus2.
Spt pagi-malam kemaren ada diskusi dengan pakar
Ekonomi Indonesia Dr. Muhammad Syafi'i Antonio ( China
masuk Islam yang sudah jadi pakar Ekonomi Islam juga
yang banyak jasanya dalam mendirikan bank Syari'ah di
Indonesia), bersamaan dengan itu kita diskusi dengan
Ketua badan Amil zakat di Indonesia Dr. Didin
Hafiduddin. Dan berbagai diskusi lain kalau kita
kedatangan tokoh dari Indonesia.

Kegiatan keagamaan dan diskusi cukup padat di Kairo.
Namunpun begitu ada waktu-waktu luang ibu-ibu yang
terkadang diisi dengan kumpul-kumpul dan belanja
kepasar ikan, kain dsbgnya.

Yang selalu menjadi bahan diskusi dan pemikiran saya,
bahkan sering bikin puyeng kepala saya dibuatnya,
adalah permasalahan watak sebahagian bangsa, atau
boleh dikhususkan pada sebahagian pejabat-pejabat kita
dalam bersikap boros, mubazir, banyak ngomong, rapat
sana-sini, namun aplikasinya sangat jarang sekali.
Biasanya pegawai bawahan yang pontang-panting kerja
keras(duh,.nasib jadi bawahan dan kuli pemerintahan,
tapi gimana lagi).

Kalau rasulullah yang selalu menjadi pemikiran beliau
adalah " Ummati..ummati "(ummatku-ummatku), namun
beliau mungkin kagak pernah pusing, sebab Allah yang
selalu menghiburnya.

Kalau kita-kita, yang punya rasa sayang dan kasih pada
bangsa dan ummat Islam di Indonesia, mungkin saya atau
sebahagian dari kita selalu memikirkan bagaimana nasib
ummat Islam di Indo kelak. Saya bisa pusing mikirin
hal ini, karena saya sudah masuk dalam jajaran
pemerintahan itu. Saya tidak sekedar diskusi, tapi
riil yang saya hadapi langsung.

 Bagaimana tidak puyeng, kita melihat suatu yang
bertentangan dengan jiwa ke islaman kita, namun sulit
untuk merubahnya, karena kita berada dipihak bawah dan
jumlah kita sedikit dalam hal ini.

Ketahuilah wahai rekan-rekan saya. Inilah yang selalu
bikin saya puyeng. Nasib Ummat Islam kelak di
Indonesia, dengan melihat realita yang ada. Kalau kita
hanya berdiri melihat dari luar pagar tembok saja,
tanpa masuk kedalamnya, maka biasanya kita hanya bisa
bicara, tapi setelah kita masuki, ternyata betapa
sulitnya untuk merubah tatanan kehidupan yang sudah
menjadi darah daging, watak SEBAHAGIAN bangsa kita
yang pada hakikatnya jauh dari koridor Islam, agama
kita. Ngak pedagangnya, ngak pegawainya, ngak
siapa-siapanya. Saya sudah mencoba memasuki dalam
lingkaran-lingkaran diatas.Saya menjadi pedagang, saya
menjadi pegawai.

Dalam hal ini, saya teringat betapa akhirnya Imam
ghazali yang pernah masuk dalam jajaran pemerintahan,
begitupun ulama-ulama terdahulu, akhirnya mereka uzlah
sementara, dan kelak akhirnya masuk kembali memberikan
dakwah-dakwah Islam, karena hanya itu yang dapat
mereka lakukan. Apakah hal semacam ini akan saya alami
kelak..? Allahua'lam.

Wassalam. Rahima.



--- darul <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamualaikum WW
> 
> Puyeng kepala? Dokter bilang itu adalah penyakit
> orang sekarang. Obatnya
> adalah cari penyebabnya, yang mungkin
> bermacam-macam. Misalnya:
> 1. Sakit Mag bisa juga jadi puyeng kepala.
> 2. Sakit gigi bisa juga bikin puyeng kepala.
> 3. Darah rendah atau darah tinggi, bikin puyeng
> kepala.
> 4. Dan penyakit l;ainnya
> 5. Yang paling penting diperhatikan adalah yang ini,
> puyeng kepala bisa
> disebabkan karena over loaded. Pekerjaan over
> loaded, stress over loaded,
> dan over loaded lainnya. Sebab sakit kepala itu
> adalah pernyataan tubuh
> karena telah over loaded, jadi jangan dipaksakan
> lagi. Jadi disini perlu
> karifan atas daya tahan tubuh itu sendiri. Coba ini
> saja yang paling
> penting, cukupkah waktu tidur nyenyak 6 jam sehari
> untuk pekerja phisik dan
> 8 jam sehari untuk yang bekerja pakai "otak" (yang
> menguras fikiran).
> Mungkin sehari dua hari belum terasa apaapa,
> seminggu dua minggu belum
> terasa apapa, tapi setelah menumpuk kelelahan itu
> akan menjadikan kepala
> pusing. Ini baru pekerjaan. Belum beban pekerjaan,
> beban fikiran yang tidak
> dapat diselesaikan. Bebabn fikiran yang tak
> terselesaikan ini juga akan
> mengakibatkan sakit kepala.
> 
> Coba didata statistik, kegiatan sehari-hari, jumlah
> jam tidur. Pemikiran
> yang tidak dapat diselesaikan dengan segera.
> Emosional yang sering
> terpancing. Penyakit yang berulang yang tidak sembuh
> total. Banyak lagi.
> Obat yang paling mujarab, adalah yang sebetulnya Ima
> ahlinya: "Pasrah
> padaNya", jangan sedikit-sedikit jadi fikiran,
> lepaskan saja. Let say "no
> problem" and make it easy on yr mind.
> 
> Wassalamualaikum WW
> Darul
> 
> ----- Original Message -----
> From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>; "Palanta RantauNet"
> <[email protected]>
> 
> 
> > hiu..hou..hou...hihihi..
> >
> > Duh,..apa sih obat puyeng kepala yah,.puyengggg,
> rasa
> > dililit-lilit ular saja.
> >
> > Wassalam.
> >
> > Rahima,..yang lagi kangen pulkam.
> 
> 
> 
> ____________________________________________________
> 
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda,
> silahkan ke: 
> http://rantaunet.org/palanta-setting
>
------------------------------------------------------------
> Tata Tertib Palanta RantauNet:
> http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
> ____________________________________________________
> 


                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/ 

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke