Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Sanak di Palanta kasadonyo. Dengan adanya peringatan dari para ahli tentang kemungkinan terjadinya gempa di Mentawai yang bisa mencapai lebih dari 9 skala richter, apakah pemerintah propinsi dan kabupaten/kota se sumbar terutama yang mempunyai pantai sudah mengantipasinya? Kabar dari saudara di Padang, pemerintah propinsi dan kota belum melakukan tindakan apapun untuk penyelamatan warganya apabila terjadi gempa dan tsunami yang akan melanda wilayah pesisir Sumatera Barat. Saya ngak bisa membayangkan kalau tsunami seperti di Aceh melanda kota Padang misalnya (dan memang bentuk atau topografinya mirip dengan kota Banda Aceh), daerah-daerah sampai ke jalan bypass akan habis, berapa ratus ribu orang yang menjadi korban. Pemerintah daerah, dengan potensi korban ratusan ribu tersebut, kok masih belum mengambil tindakan yang signifikan untuk menyelamatkan warganya. Saya ngak mengajari para pengambil keputusan di Sumbar tersebut, tetapi setidak2nya ada beberapa langkah urgen yang harus dilakukan: 1. Pemda mulai mengidentifikasi jumlah warga setidaknya per kecamatan. 2. Menentukan tempat2 penyelamatan yang mempunyai lokasi tinggi. Target yang harus dicapai adalah bahwa tempat2 penyelamatan tersebut bisa dicapai dalam waktu 5 - 10 menit setelah terjadi gempa. 3. Dengan jumlah penduduk dan lokasi penyelamatan yang teridentifikasi, jalur-jalur mana saja yang akan digunakan oleh masyarakat untuk menyelamatkan diri. Apakah jalur-jalur tersebut mampu menampung jumlah penduduk yang menyelamatkan diri secara serentak (terjadi kemacetan). 4. Kalau lokasi-lokasi penyelamatan seperti Gunung Pangilun tidak cukup, Pemda dan DPRD secepat mungkin membuat crash program untuk membangunan escape facilities yang tahan gempa dan tsunami. 5. Harus ada sosialisasi Apakah kita akan berdiam diri pasrah dengan ancaman gempa dan tsunami yang tengah mengancam kita? Setahu saya, kita boleh pasrah, kalau telah berusaha terlebih dahulu. Pada zaman nabi, ada seseorang yang pasrah terhadap kudanya yang tidak ditambatkan. Padahal kita baru bisa pasrah pabila kudanya udah ditambatkan. Untuk kasus ancaman tsunami pada ranah minang ini, upaya-upaya pencegahan WAJIB dilakukan sebelum pasrah terhadap kehendak Allah. Pado dunsanak-dunsanak nan punyo hubungan jo patinggi propinsi, kabupaten dan kota tolong ingekan mereka-mereka jo amanah nan dipikua, TOLONG SALAMAIKAN WARGA KITO. Salam Okto ____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

