http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2005040601255513
Peta Politik di Ranah Rang Agam Aidinil Zetra, Pengajar Universitas Andalas, Padang
MESKIPUN pilkada di Kabupaten Agam atau sering disebut dengan Ranah Rang Agam baru digelar Juni, namun asapnya sudah terasa. Beberapa pasang calon telah dipublikasikan, di antaranya Putra Utama/Anwar Madrus (Koalisi Agam Bersatu), Aristo Munandar/Ardinal Hasan (PBB), Syaiful Sofyan/Rafdinal (PKS), Gustiar Agus/Bukhari Rasyid (Partai Golkar), Indra Catri/Herman L (PAN), Bastiam-Yosiano Muctar (PPP).
Selain itu terdapat calon yang masih harus melengkapi persyaratan administrasi untuk melamar ke parpol yang belum memiliki calon seperti Syafruddin Arifin dan Jurnalis. Kedua calon ini hingga Senin (4/5) belum menemukan wakil yang cocok.
Dari nama-nama yang dimunculkan tampaknya tidak mudah untuk memprediksi siapa yang paling berpeluang menduduki BA 1 B. Dari segi latar belakang sosial, yaitu faktor yang berhubungan dengan status sosial ekonomi, tampaknya semua calon memiliki peluang sama. Tidak ada calon yang memiliki jarak sosial terlalu lebar dengan massa pemilih. Dari segi aktivitas atau pengalaman politik mulai tampak persaingan yang agak ketat. Meskipun semua calon memiliki pengalaman politik, namun untuk wilayah Agam, Aristo Arismunandar, Putra Utama, dan Gustiar Agus tampaknya memiliki peluang lebih besar karena sudah lama berkiprah di panggung politik dan pemerintahan. Aristo Munandar adalah mantan Bupati Agam yang baru saja mengakhiri masa jabatannya.
Sedangkan Putra Utama adalah Ketua DPRD Agam, di samping Ketua PAN Agam. Gustiar Agus adalah seorang purnawirawan TNI dan pernah menjadi Bupati Agam periode 1990-1995.
Dari segi kaderisasi sebagai cara paling efektif mengenalkan calon kepada peran politik yang akan dimainkannya. Di antara calon yang paling berpeluang adalah mereka yang sudah mengalami proses 'magang' di pemerintahan daerah; dalam hal ini pengalaman kepamongan tentu menentukan. Jika benar, variabel ini tentu akan menguntungkan Aristo, Indra Catri, Gustiar Agus, Syafruddin Arifin, Anwar Madrus.
Variabel tambahan kapasitas diri, selain kapasitas intelektual sebagai syarat formal, seorang calon biasanya juga akan diperhatikan apakah ia memiliki tambahan kapasitas diri seperti moral dan spiritual dan kemampuan praktis yang berhubungan dengan permasalahan keseharian yang dihadapi masyarakat. Tampaknya seluruh calon memenuhi variabel ini.
Lalu apa tantangan kepala daerah ke depan? Pemerintah Kabupaten Agam masih menyisakan beberapa agenda yang mesti segera dituntaskan antara lain: masih tingginya angka kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, terganggunya produksi masyarakat terutama petani akibat serangan hama dan penyakit tanaman di berbagai sentra produksi pertanian yang sampai saat ini belum diketahui pemecahannya.
Selain itu juga masalah pemasaran hasil produksi pertanian, industri rumah tangga, masalah kebutuhan pembukaan lapangan kerja baru untuk lebih dari 9.000 orang pencari kerja. Masalah konflik perluasan perbatasan wilayah Bukittinggi-Agam yang dikenal dengan konflik PP 84 yang sampai sekarang masih belum terselesaikan, konflik plasma di Bawan, konflik tanah pembangunan GOR di tanah bekas pertanian yang telah besertifikat pribadi, berbagai sengketa ulayat yang mesti segera diselesaikan, pembangunan di tanah milik PT Kereta Api yang berada di kawasan Agam yang tidak mengikuti peraturan yang ada dan berbagai konflik kepemilikan tanah lainnya. Rakyat yang akan memilih kepala daerah secara langsung mesti mempertimbangkan kemampuan kepala daerah berdasarkan agenda yang ada.***
Z Chaniago - Palai Rinuak - http://www.maninjau.com ====================================================================== Alam Takambang Jadi Guru ======================================================================
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

