Assalamualaikum.Wr.Wb.

Mak Ngah, dik Ronald dan dunsanak semuanya.
Mungkin ada baiknya dik Ronald menyebutkan sumber
cerita ini dari buku mana, insyaAllah bisa saya
teliti, kalau ada sanadnya.

Saya sudah cari dari baik di buku sejarah rasulullah
SAW, bab Zuhud beliau, mapun dari Cd hadist bab
"lapar".

Cerita yang diceritakan dik Ronald, belum saya
temukan. Namun banyak cerita tentang bagaimana
rasulullah SAW menahan lapar dengan meletakkan batu di
atas perut beliau. Dan meletakkan batu diperut beliau
untuk menahan lapar, ada hadistnya yang shahih, ada
juga derajatnya Hasan. Cerita mengenai penggalian
parit saat akan perang Kahndaq, ketika itu banyak yang
kelaparan, dan memang para sahabat juga beliau sendiri
meletakkan batu diatas perut untuk menahan lapar
tersebut, cerita ini banyak sekali terdapat di
buku-buku hadist, salah satunya shahih Ibnu Hibban, At
Tirmidzi dllnya.

Bisa jadi cerita dari dik Ronald bukan hadist shahih,
kalau shahih, biasanya gampang di cek ricek.

Mungkin perlu saya jelaskan. Bahwa para ustadz/ah di
Indonesia, memang sering mengambil cerita dari buku :
"Durratun naashihin". Saya punya bukunya di Indonesia,
cerita-cerita didalamnya sangat bagus2, tapi, setelah
saya mempelajari hadist, dan menelitinya, ternyata
disana banyak cerita atau hadist palsu, dan hadistnya
hadist dha'if. 

Memang gaya bahasa juga cerita2nya bagus tetapi banyak
yang hadist palsu/lemah, namun sayang sekali para
muballigh di Indo masih banyak yang berpedoman kebuku
tersebut untuk bahan ceramah.

Ada hadist dari Ibnu Abbas ra, dari rasulullah SAW
berbunyi : " Sesungguhnya orang yang kekenyangan
didunia, mereka adalah orang yang kelaparan
diakhirat".( H.R At Thabrani dengan derajat hadist
hasan, juga dengan lafaz yang sedikit sama,
diriwayatkan Hakim di bukunya Mustadrak, derajat isnad
hadistnya shahih). 

Maksudnya mereka yang terlalu mengutamakan harta dan
jabatan semasa hidup didunia, kerja mencari harta
melulu, sampai perutnya kenyang.(Jadi hati-hati memang
gemilaunya hidup dunia, dan kesibukan untuk mencari
harta, karena kelak diakhirat orang semacam ini adalah
orang kelaparan dikahirat, naudzubillahimindzalik).

Bukankah sudah dikatakan Allah pada kita : " Dan
akhirat itu jaub lebih baik bagi kamu dan lebih
kekal?". 

Wallhua'lam bisshawab. 

Wassalam. Rahima.(36thn).
 
--- Sjamsir Sjarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Angku Ronald,
> Iyo tacangang-cangang lo Makngah mambaco carito ko.
> Di maa sumbernyo carito 
> ko? Elok awak tanyo Uztazah Rahima lai sahiah ko
> caritonyo? Atau mungkin 
> urang mampagarah-garahkan carito baserak
> mampasando-sandokan namo 
> rasulullah sajo? Manuruik pandangan MakNgah indak ka
> sapandia tu bana 
> Rasulullah doh. Saroman carito anak-anak nan
> mangabek jari kalingkinang 
> kakinyo jo ijuak sapu untuak manahan saban-sabani
> sabanta ko... :)
> 
> Salam,
> --Mak Ngah
> 
> >38463
> >From: 1972 putra <[EMAIL PROTECTED]>
> >Date: Thu Apr 21, 2005 3:51am
> >Subject: [EMAIL PROTECTED] Bunyi yang berdetak-detak
> >
> >- - -
> >Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Dan para
> sahabat
> 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke