-----Original Message-----
From: Herman Jambak [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, April 25, 2005 4:14 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: Reuni AkbarSMAN30; Komunitas M97FM; Surau; Urangawak Milis; Garuda Group
Milis; Milis KoesPlus; Milis M-Claro; Milis MusikIndo; Milis Awak Kabin;
Milis IndoJazz; Milis JazzyTunes; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [GA-Groups] Fwd: [aktivis_minang]OOT: DANI DEWA ISRAEL
MENGINJAK-INJAK ALLAH


Dulu the beatles pernah diboikot oleh penggemarnya karena media menyatakan
bahwa The Beatles Lebih populer dari Jesus, walaupun tidak ada satupun dari
The Fab Four tersebut membuat pernyataan tersebut.

Sebenarnya The Beatles akan membuat konser pada hari minggu pagi pada saat
orang-orang ke gereja dan itu dinyatakan oleh mereka pada saat konferensi
pers, dan media menganggap bahwa the beatles lebih populer dari jesus dan
itu tertera pada media seluruh dunia sehingga akhirnya seluruh penggemar the
beatles membuang rekaman-rekaman the beatles. Kemarahan penggemarnya mereda
setelah The Beatles membuat klarifikasi.

Dewa ? tidak ada seupilpun dengan Sang Legenda, namun, apakah masyarakat
Indonesia yang mayoritas muslim akan melakukan hal yg sama seperti di atas
pada peristiwa kurang lebih 40 tahun lalu ?



Regards,

Herman Jambak



[EMAIL PROTECTED] wrote:
  Date: Sun, 24 Apr 2005 19:57:00 -0700 (PDT)
     From: unidova <[EMAIL PROTECTED]>
  Subject: : DANI DEWA ISRAEL MENGINJAK-INJAK ALLAH







  DANI DEWA ISRAEL MENGINJAK-INJAK ALLAH



  Sekilas judul di atas provokatif sekali, tapi bukan itu maksud saya.
  Ahad malam Senin stasiun TransTV menayangkan siaran langsung grup band
  Dewa. Dani bernyanyi dengan  kalung berlogo Bintang Daud, simbol bangsa
  Israel yang sedang bergairah menggasak bangsa-bangsa muslim, tergantung
  di lehernya. Ia berjingkrak-jingkrak di atas logo album barunya berupa
  kaligrafi ALLAH yang dilukiskan dalam bentuk bintang. Orang yang
  mengenal huruf Arab dan sedikit paham seni kaligrafi akan langsung
  mengetahui - logo di lantai panggung yang diinjak-injak grup band Dewa itu
  bertuliskan ALLAH.







  Karena sering mengisi acara di TransTV, saya segera menelepon TransTV
  dan menjelaskan apa yang sedang terjadi. TransTV mau menanggapi. Angle
  kamera diubah sehingga tak tampak lagi Dani menginjak Allah. Saat jeda
  iklan panggung segera ditutupi karpet lain, meski hal itu mengorbankan
  nilai artistik panggung. Kami bersyukur. Namun kawan-kawan yang sempat
  menyaksikan tayangan itu tetap menelepon saya dan bertanya: Siapa yang
  punya ide ini? Anak muda muslim berkalung Bintang Daud menari-nari di
  atas kaligrafi Allah? Anak-anak muda kita yang teledor, atau ada pihak
  lain yang mengkondisikan mereka untuk berbuat itu?



  Betulkah Dani tak menyadarinya? TransTV mengirim mobil jemputan untuk
  mempertemukan saya dengan Dani dan Ishadi (salah seorang direktur
  TransTV). Kepada mereka saya tunjukkan buku The Cultural Atlas of Islam
karya
  gemilang Dr. Ismail Raji al-Faruqi, pendiri The International Institute
  of Islamic Though, sebuah organisasi intelektual muslim yang sangat
  berwibawa di Amerika. (Buku ini sudah diterjemahkan ke bahasa Malaysia dan
  Indonesia oleh Mizan). Di halaman 84 terdapat foto kaligrafi Allah
  (lihat gambar kiri) yang dijadikan logo album Dewa. Melihat itu Ishadi
  terhenyak dan berkata: Ya, sama. Tapi Dani coba mengelak dengan
  berkata: Oh, nggak sama, ada bedanya. Saya katakan: Mana logo kalian,
saya
  buktikan. Tidak sama, sudah saya modifikasi, kata Dani. Memang
  benar, Dani telah sedikit memodifikasinya dengan mengisi bagian tengah
dari
  huruf terakhir (ha) seperti nampak di gambar kanan. Tapi bagi orang
  yang mengenal huruf Arab, modifikasi itu tidak mengubah bentuk dan
  maknanya
  secara signifikan. Tetap saja terbaca Allah. Dari dialog itu, juga
  dari nada bicaranya, nampak Dani sudah mengetahui sebelumnya apa makna
  kaligrafi itu dan ia secara sadar mencoba memodifikasinya meskipun
  gagal. Logo yang diinjak-injaknya memang bertulisan Allah.



  Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sebagai karya artistik yang
  sangat indah wajar kalau kaligrafi Allah itu digemari para seniman
  (termasuk Dani yang katanya sedang berlatih menghaluskan jiwa pada seorang
  habib). Setiap orang yang mengagumi keindahan Allah (walau hanya dalam
  wujud kaligrafi) berhak untuk mengoleksi dan membanggakan kaligrafi itu.
  Tetapi kalau tak mampu menempatkannya di tempat yang terhormat, lebih
  baik jangan melakukannya. Jangan lagi Dewa membuat tata panggung yang
  mempermainkan kaligrafi Allah. Betapapun itu hanya simbol, banyak orang
  tetap tidak bisa menerima penyanyi  jejingkarakan di atas Allah
  dengan mengenakan kalung berlogo kebanggaan Israel yang gencar memusuhi
umat
  Islam.



  Terima kasih untuk TransTV yang telah mau menanggapi kasus ini, tapi
  jangan coba-coba menayang-ulangkan siaran itu di masa mendatang.
  Menyakitkan!!!

  Untuk para ulama dan orang tua tetap tersisa satu pertanyaan: Mengapa
  banyak anak-anak muslim negeri ini yang lebih bangga dengan
  simbol-simbol mereka yang memusuhi Islam dan bertindak ceroboh dengan
agamanya
  sendiri?

  <Wahfiudin>





  Wassalam

  Dova
  __________________________________________________
  Do You Yahoo!?
  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
  http://mail.yahoo.com

  [This message contained attachments]



  ________________________________________________________________________
  ________________________________________________________________________



===========================================================================
  (Untuk kenyamanan, hapus pesan yang tidak perlu, jika anda ingin me-replay
pesan)

  Media Informasi dan Komunikasi Angkatan Muda Minang se-dunia

===========================================================================
  ------------------------------------------------------------------------
  Yahoo! Groups Links

  <*> To visit your group on the web, go to:
  http://groups.yahoo.com/group/aktivis_minang/

  <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
  [EMAIL PROTECTED]

  <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
  http://docs.yahoo.com/info/terms/

  ------------------------------------------------------------------------





__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke