Karena Anda Seorang Ayah...

Malam ini kusempatkan mampir ke sebuah warnet dekat rumah, 
mau browsing istilah kerennya. Mencari beberapa info tentang 
polio yang katanya mulai mewabah. Tapi baru saja internet 
connectionnya tersambung, langsung saja terpampang di layar 
PC sebuah situs yang menampilkan foto-foto para wanita dalam 
keadaan tanpa busana. Sepertinya sudah dibikin defaultnya 
demikian, sehingga siapapun  yang mau membuka sebuah 
homepage, akan disuguhi dulu dengan gambar-gambar tadi.

Sejenak aku kaget dan tercenung di depan layar PC tanpa 
bisa berkata apa-apa?

Nggak tahu kenapa, dalam ketercenungan tersebut, tiba-tiba 
terbayang sebuah sosok di depan mata,  sosok seorang lelaki 
yang sering dipanggil dengan sebutan "Ayah ".

Sosok seorang Ayah yang mencintai dan menyayangi putrinya 
dengan tulus tak terkira. Sosok seorang Ayah yang mau berbuat 
apapun bagi putrinya. Yang mau berpanas diterik matahari, 
bergadang di kantor-kantor sampai larut malam, bahkan bermandi 
peluh dan debu mengayuh becak demi melihat putrinya tersenyum 
bahagia. Tidak ada Ayah yang tidak merindukan pelukan atau cium 
di pipi dari putrinya ketika pulang ke rumah. Tidak ada Ayah yang 
tidak ikut tersenyum melihat putrinya tertawa. Tidak ada Ayah 
yang tidak ikut sedih jika putrinya sedang tidak bahagia. Tidak 
ada Ayah yang rela melihat putrinya terluka,
oleh apapun,
oleh siapapun?

Dan para wanita yang fotonya terpampang di depan mataku saat ini,  
juga memiliki Ayah-Ayah di suatu tempat entah dimana. Yang 
menyayangi dan mencintai mereka dengan tulus dan penuh 
pengharapan. Harapan akan kebahagiaan putri mereka, harapan 
akan masa depan yang lebih baik, dan berkelindan harapan lainnya.

Tentunya para Ayah mereka juga tidak akan rela melihat putri yang 
mereka sayangi dan mereka lindungi sejak dari kecil, dinodai oleh 
mata  puluhan, ratusan, bahkan ribuan lelaki. Tidak akan ada yang rela..

Aku, anda, dan kita semua adalah Ayah atau bakal menjadi Ayah 
dari seorang putri. Tentunya kita juga memiliki perasaan dan 
pengharapan yang sama seperti para Ayah wanita-wanita yang 
fotonya terpampang didepan mataku ini. Tentunya kita juga tidak 
rela melihat putri kita direndahkan dan diperlakukan sedemikian rupa.

Maka, teman, ketika kita ikut menikmati foto-foto tersebut, ketika 
kita ikut menyebarkannya ke mail-email, ketika kita melemparkan
ke milis-milis, ketahuilah bahwa ada beberapa Ayah yang akan 
terluka diseberang sana. Ketahuilah bahwa ada beberapa Ayah 
yang tercenung melihat putri tersayang mereka dinodai dan 
direndahkan sedemikian rupa, meluluhlantakkan semua pengharapan 
yang pernah mereka rajut hari demi hari bersama tumbuhnya 
putri-putri tersayang mereka...

Dan percayalah teman, setidakpeduli apapun seorang Ayah, 
pasti akan memohon dan menghiba, agar jangan pernah 
memperlakukan putri-putri mereka sedemikian rupa

Karena mereka adalah Ayah...
Karena Aku juga seorang Ayah...
Karena Anda juga adalah seorang Ayah.

( Ronald )

" demi perasaan beberapa orang Ayah di seberang sana,
  mari kita hentikan penyebarluasan gambar-gambar porno
  di email-email, dihandphone-handphone, di milis-milis.."

_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke