Assalamualaikum.wr.Wb.
Pertama sekali saya menerima 'peringatan" dari salah
seorang netter(namun namanya sangat saya rahasiakan
sekali), agar saya berhati-hati dan tidak usah
melayani yang namanya Taufikmalin. Berikut semua
copyan postingannya yang ada diberbagai milist
dikirimkan kesaya.
Meski begitu, saya menjawab peringatan itu dengan
mengatakan : " Saya tak ada apa-apa dengannya dan tak
pernah diskusi ".
Saya katakan, saya tak tahu, siapa taufik malin ini,
saya tak pernah berdiskusi dengannya.
Kemudian menjelang berapa hari, ada di RN yang bernama
taufik malin dan ada beberapa kali menegur saya, saya
diamkan, tapi saya akhirnya menjawab singkat aja.
Semua postingan sanak taufikmalin ini saya baca. Ada
beberapa yang ingin saya komentari, karena saya kurang
setuju. Namun niat itu saya urungkan, pertama karena
adanya "peringatan" dari salah seorang netter tadi,
kedua, saya sudah bosan untuk itu. Kenapa saya
berprinsip tidak mau? Karena sudah cukuplah
orang-orang pintar islam berdiskusi dengannya, so
pasti tidak akan jauh beda dengan saya, karena pada
hakikatnya saya pendapat hampir sama saja dengan ummat
islam lainnya.
Tak lama dalam bingung, karena dari postingan yang
saya baca, cukup bagus satu sisi, sisi lain saya tak
setuju. Terutama mengenai hadist yang dipakai. tapi
saya berusaha diam, menjadi pendengar setia untuknya.
Ngak berapa lama dari peringatan teman tersebut, saya
mendapat email di japri dari taufikmalin juga,
begitupun saya diam tak tanggapi juga.
Eh,..berapa hari yang lalu, saya baca postingan HM.
Abdurrahman** tentang tulisan taufikmalin ini,
menambah keyakinan saya tentang peringatan tersebut.
** Ustadz HMNA,(salah seorang ulama asal Sulawesi,
yang sampai saat ini saya kagumi ilmu beliau, dan kita
sudah sering komunikasi sebelumnya,via japri, saya
sangat menghormati beliau dan kalau ada perselisihan
pendapat, andaikan ada pendapat dari beliau, mungkin
beliau adalah salah seorang ustadz yang pendapat
beliau bisa saya terima, entahlah kenapa, saya ngak
tahu, hanya saja sampai saat ini belum ada
perselisihan itu dengan beliau, beliau benar-benar
ahli bidang agama ini, ingin saya mengikuti jejak
beliau dalam keilmuan ini, namun sepertinya beliau
terlalu pintar buat saya, dan ngak kuasa saya
mendapatkan ilmu sebagaimana ilmu beliau ini, salah
seorang ulama yang saya akui keilmuannya, beliau sudah
sangat berumur diatas 70an tapi msh bisa berkiprah
dalam dakwah Islam, subhanallah!).
Sekarang yang meragukan dan membingungkan saya,
siapakah Taufikmalin ini sebenarnya..? Apakah banyak
taufikmalin didunia milist ini, lantas taufikmalin
mana yang disampaikan oleh HMNA, dan yang katanya "
telah dikeluarkan sebahagian milist berbau islam..?",
dan taufikmalin yang kirim kejapri saya yangmana,
apakah orangnya sama atau lain-lain?
(hmmm,.bingung deh, tapi buat apa dipikirin, tp
ingat-ingat kondisi islam sekarang, apakah saya tak
berfikir untuk Islam, apakah saya tak memperhatikan
urusan ummat islam,.akh..betapa egoisnya saya kalau
saya tak berfikir untuk itu, dan saya tak mau sampai
egois, cuman mementingkan diri sendiri dan keluarga
saya aja,,.hmm,.dunia ...!)
Wassalam. Rahima.
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
676.Tanri Uludur dan Shalat dalam Bahasa Ibu
Saya pungut dari internet seorang yang mengaku bernama
Taufikmalin menulis: "Saya yakin Allah akan menerima
shalat orang muslim yang shalat dgn bahasa ibunya,"
Tulisannya itu sehubungan dengan Pengasuh Pondok Ngaji
Lelaku, Yusman Roy, yang secara demonstratif
mengajarkan shalat yang dibumbui "terjemahan" bacaan
shalat ke dalam bahasa Indonesia. Taufikmalin ini
lebih radikal lagi, karena dia lebih "maju", bukan
lagi terjemahan bahasa Indonesia melainkan bahasa ibu.
Baik Yusman Roy maupun Taufikmalin rupanya pengikut
Mustafa Kemal Attaturk. Mengapa? Bacalah kutipan ini:
Dictator Kemal considers that there is no reason why
Turks should not call Allah by his Turkish name Tanri.
Strict to the point of cruelty last week was Dictator
Kemal's decree that muezzins, calling the faithful to
prayer from the top of Turkey's minarets, must shout
not the hallowed "Allah Akbar!" (Arabic for "God is
Great!") but the unfamiliar words "Tanri Uludur!"
which means the same thing in Turkish. [TIME, January
9, 1933, p. 64]. Isi kutipan itu menyatakan Diktator
Mustafa Kemal memerintahkan dalam azan mengganti
kalimah Allahu Akbar dengan bahasa Turki Tanri Uludur.
Inilah mimpi Taufikmalin. Dalam sebuah langgar (surau)
akan dilaksanakan shalat maghrib berjamaah, pakai
bahasa ibu masing-masing, seperti yang
diiming-imingkan Taufikmalin. Yang akan shalat terdiri
dari orang Aceh, Langkat, Tapian Nauli, Minangkabau,
Komering, Sunda, Jawa, Medure, Dayak, Bali, Lombok,
Sumbawa, Alor, Timor, Bugis, Makassar, Mandar, Tator,
Hulontalo, Bolaang Mangondo, Mina Esa, Tidore, Ambon,
Kei, Papua. Maka berundinglah mereka yang 25 orang itu
siapa yang akan menjadi imam. Masing-masing ingin
menjadi imam, karena kalau orang Aceh misalnya yang
imam, yang 24 orang yang lain tidak mengerti bahasa
ibunya ureung Aceh. Demikian pula jika orang Komering
menjadi imam, 24 yang lain tidak mengerti bahasa
ibunya wong Komering. Waktu maghrib sangat singkat.
Belum sempat masing-masing bicara mengusulkan
keinginannya supaya pakai bahasa ibu masing-masing,
waktu maghrib sudah habis.
Demikianlan nasibnya ke-25 orang itu tidak jadi shalat
maghrib berjamaah. Khayalan menggelikan (absurd)
Taufikmalin ini tidak bisa diaplikasikan di lapangan,
apa lagi di ruang lingkup internasional. Itu tinjauan
secara aqli.
***
Bagaimana dengan tinjauan secara naqli?
-- 'An maaliki bni l-huwayrits qaala qaala rasuwlu
Lla-hi sh shalluw kamaa raaytumuwniy ushalliy [rawaahu
l-bukhariyyu], artinya Dari Malik bni Huwairits dia
berkata: Bersabda RasuluLlah SAW, shalatlah
sebagaimana kamu melihat saya shalat (HR Bukhari).
Selanjutnya kita tinjau dari segi ushul fiqh. (Ushul
fiqh adalah qawa'id [kaidah-kaidah] yang dapat
mengantarkan pada istinbath [penggalian] hukum-hukum
syari'at dari dalil-dalilnya yang teperinci). Dalam
hal ibadah mahdhah (ritual) menurut ushul fiqh: semua
tidak boleh kecuali yang diperintahkan, tidak boleh
menambah atau mengurangi. RasuluLlah shalat membaca
bukan sembarang bahasa Arab, melainkan bahasa Arab Al
Quran, singkatnya bahasa Al Quran. Firman Allah:
-- ANA ANZLNH QRAaNA 'AEBYA L'ALKM T'AQLWN (S. YWSF,
12:2), dibaca: inna- anzalna-hu Qur.a-nan 'arabiyyan
la'allakum Ta'qiluwn (a. yu-suf), artinya:
Sesungguhnya Kami turunkan Al Quran berbahasa Arab
supaya kamu mempergunakan akalmu.
Roy tidak mengikuti cara shalat RasuluLlah SAW, ia
menambah-nambah ibadah mahdhah, artinya ia melakukan
bid'ah. "Kullu bid'atin dhalaalah", setiap bid'ah itu
sesat. Maka pantaslah Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Kabupaten Malang dengan Nomor Kep.
02/SKF/MUI/KAB/2004, dan MUI Jatim dengan Nomor
Kep-13/SKF/MUI/JTM/II/2005 menyatakan bahwa yang
diajarkan Roy itu adalah sesat.
Setelah dua hari diperiksa, Sabtu (7/5-2005), pengasuh
Pondok Iktikaf Jama'ah Ngaji Lelaku, Yusman Roy resmi
menjadi tersangka kasus penodaan agama seperti
diadukan Majelis Ulama Indonesia cabang Kabupaten
Malang. Mantan petinju nasional itu mendekam di Markas
Kepolisian Wilayah Malang, Jawa Timur.
Baru-baru ini dalam wawancara dengan METRO TV, seorang
dari Jaringan Islam Liberal (JIL) sayang saya lupa
namanya karena saya tidak sempat mencatat nama orang
dari JIL ini mengatakan bahwa shalat versi Yunus Roy
tersebut boleh-boleh aja. Ia tidak memberikan alasan
sehubungan pernyataannya itu. Namun apabila kita tilik
paragigma JIL yaitu sekularisme, demokrasi, HAM,
pluralisme dan genderisme, maka patut diduga alasan
orang JIL tersebut adlah HAM. Juga saya sempat melihat
tayangan TV, isteri Roy menerima surat dari Komnas
HAM, bahwa proses penahanan Roy itu melanggat HAM,
yaitu kebebasan menjalankan ibadah. Orang JIL dan yang
dari Komnas HAM itu tidak memperhatikan banyaknya
ummat Islam yang dilanggar HAM mereka oleh Roy yaitu
menodai Islam. Barulah dikatakan tindakan polisi
menahan Roy melanggar HAM, apabila Roy menyatakan
dirinya bukan orang Islam dan dia menjalankan ibadah
sesuai keyakinannya yang bukan Islam dengan catatan
melaksanakan ibadah tidak menodai ibadah mahdhah orang
Islam. WaLlahu a'lamu bisshawab.
*** Makassar, 15 Mei 2005.
[H.Muh.Nur Abdurrahman]
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________