Dari Riaupos kito baco:

Ombak Mengganas, 573 Warga Dievakuasi
Sabtu, 21 Mei 2005
Warga Tiku Resah, Tujuh Rumah Hancur
TIKU (RP) - Abrasi kembali menghantam kawasan pantai Tiku khususnya di sepanjang pantai Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat, (20/5). Tercatat sebanyak 573 jiwa dari 118 kepala keluarga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman akibat terjangan ombak ganas semakin menjilati pemukiman penduduk.Tujuh rumah penduduk sejak Jumat (20/5) dini hari sudah hancur diterjang ombak pasang yang sempat naik ke permukaan tanah mencapai dua meter. Ketinggian ombak pun ditaksir mencapai 1,5 meter dari biasanya sehingga berpotensi mengancam ratusan rumah penduduk lainnya.

Pantauan langsung RPG pukul 17.00 WIB, ketinggian ombak dengan tekanan yang sangat tinggi semakin meresahkan penduduk, sehingga masyarakat dipandu jajaran muspida setempat agar mengungsi ke tempat yang lebih aman sampai menjelang malam. Dikuatirkan ombak akan kembali naik pada malam hari.

Dampak abrasi pantai itu juga memutuskan ruas jalan menuju Pasar Muaro Putuih yang sarat penduduk, bahkan aliran listrik pun putus akibat dua tiang PLN yang menghubungkan aliran listrik ke wilayah itu tumbang diterjang ombak ganas. Bahkan, kemarin ratusan penduduk masih dievakuasi ke lokasi yang lebih aman menggunakan truk-truk dan loader milik PT Mutiara Agam.

RPG bersama rombongan Pemkab Agam, memantau lokasi abrasi pantai di Muaro Putuih, terlihat ratusan penduduk yang ketakutan membawa berbagai peralatan rumah tangga, termasuk truk-truk pengangkut barang yang lalu lalang di jalur jalan sempit tersebut. Sementara para petugas dan muspika Tanjung Mutiara siaga di posko bencana kompleks kantor Wali Nagari Tiku V Jorong. bersama rombongan Pemkab Agam, memantau lokasi abrasi pantai di Muaro Putuih, terlihat ratusan penduduk yang ketakutan membawa berbagai peralatan rumah tangga, termasuk truk-truk pengangkut barang yang lalu lalang di jalur jalan sempit tersebut. Sementara para petugas dan muspika Tanjung Mutiara siaga di posko bencana kompleks kantor Wali Nagari Tiku V Jorong.

Seperti dijelaskan Camat Tanjung Mutiara Ilyas SH di sela peninjauan lokasi bencana, air pasang sudah mulai naik pukul 01.00 WIB dini hari Jumat. Air laut sudah mulai menjilati pemukiman penduduk yang berada di tepian pantai. Warga yang belum mengetahui adanya pasang, langsung dibangunkan petugas, karena dikuatirkan air laut akan semakin tinggi.

Jumat pagi, volume air semakin besar dengan hempasan ombak yang sangat keras sehingga sempat menghancurkan tujuh rumah penduduk yang berada persis di tepi pantai. Warga setempat semakin panik dan berupaya menyelamatkan diri. Dijelaskan, Jumat sore ketinggian air laut diinformasikan semakin besar sehingga sesuai dengan instruksi Pj Bupati Agam Sultani Wirman yang memantau langsung lokasi abrasi di Muaro Putuih kemarin, seluruh warga yang berpotensi terkena abrasi harus segera diungsikan untuk mengantisipasi jatuhnya korban.

Jajaran muspida setempat meminta bantuan PT Mutiara Agam untuk menggunakan sarana angkutannya untuk mengevakuasi berbagai peralatan milik penduduk. 'Kita targetkan sebelum malam, seluruh penduduk sudah bisa diungsikan, melihat gejala air pasang yang semakin tinggi,'' tegas Ilyas lagi. Sementara kemarin, Pj Bupati Sultani Wirman, langsung terbang ke Padang untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Gubernur Sumbar. Apalagi melihat gejala air pasang yang semakin mengkhawatirkan, sehingga perlu penanganan ekstra untuk mengantisipasi jatuhnya korban.

Bantuan Perdana

Sementara sore kemarin, pihak muspika Tanjung Mutiara bersama pemerintahan Nagari Tiku V Jorong yang membuka posko penanggulangan bencana mendapat kunjugan dan bantuan pertama dari mantan Bupati Agam H Aristo Munandar yang secara mendadak mendatangi lokasi musibah di Muaro Putuih, Jumat sore.

Aristo Munandar langsung berdialog dengan masyarakat termasuk menyaksikan proses evakuasi penduduk yang dipandu aparat setempat. Bahkan Aristo sempat berdialog dengan petugas posko dan muspika Tanjung Mutiara, masing-masing Camat Ilyas SH, Kapolsek Iptu M Yanis dan Danramil Tanjung Mutiara termasuk dengan Wali Nagari Tiku V Jorong.(men/rpg)


Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.300 / Virus Database: 266.11.5 - Release Date: 5/4/2005
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke