wa alaikum salam Ronal, Andi yo dunsanak lain nyo , alhamdulillah , lah ka manjajakkan roda juo pesawat Bundo Air di bandara baru Ketapiang , semoga sukses dan bisa bersaing dg low fare airline spt Awair/ Air Asia yg berani memberi tiket murah jakarta- padang dg harga pokok 50 ribu ( tapi total nya jadi sekitar 140 ribu juo , dan hanyo tersedia 2-4 tampek duduak di satu pesawat )
Ronal , menarik juo ternyato urang lua setingkat menteri , punyo ide spt itu syukurlah, tapi ambo raso kareno hata rajasa sebelumnya adalah menristek dan pernah ada program ttg pengembangkan iptek di daerah ( semacam IT park itu ) , dan beliau melihat bahwa sumber daya manusia potensial ( antara lain dalam bidang IT yg berasal dari sumbar/bukittinggi ) mengapa di Bukittinggi, ambo kiro itu mungkin semacam simbol sajo, karena posisinya yg strategis dan mudah dicapai dari mana2. serta juga kondisi alam nya yg segar, sejuk, sehingga akan baik sekali utk tempat berkonsentrasi, mencari ide utk mengerjakan proyek2 IT / teknik yg perlu konsentrasi tinggi dan tenang. dulu mak Darul makmur, pernah menyampaikan juo ide ko ka konconyo bupati agam, dan mendapat tanggapan positif. alasan lain mungkin karena beliau ( hata rajasa ) saat bersekolah di ITB dulu, banyak bertemu urang bukittinggi dan sekitarnya ( statistik sederhana ttg mahasiswa minang yg mengambil kuliah teknik di bandung th 80-an , mayoritas adalah mereka yg berasal dari bukittinggi dan sekitarnya - padangpanjang, payakumbuh, batusangkar dll ) saat kemarin SBY ke US dan bertemu bill gates di markasnya Microsoft di redmont, seattle , salah satu ide nya juga adalah bagaimana membangun semacam outsorcing IT center juga di Indonesia, sebagaimana yg telah dikembangkan Microsoft research center di Beijing China dan bangalore India. ( nampaknya bill gates ko, gemar yo kota dg hurup B spt Beijing, bangalore , kalau di Indonesia mungkin Bandung atau bukittinggi .....maaf garah sajo ) , tapi memang akan dikembangkan BHTV ( bandung hi tech valley semacam silicon valley dg ITB sbg jangkar nya , tapi alun bajalan juo ) , di Bali dulu ado juo nan namonyo Balicamp . kembali ke cerita awal Hata Rajasa, ba'a kok mangecek hal tsb waktu membahas ttg bandar internasional baru di ketaping , ialah bagaimana bandara baru tsb bisa di optimalkan penggunaannya, tak hanya sekedar sarana urang awak utk pulang kampuang sajo, tapi ba'a juo bahwa kehadiran nyo bisa memberikan dampak perekonomian yg lebih luas , spt pariwisata, perdagangan , industri , termasuk ide Bukittinggi IT Park yg bila memang bisa terwujud akan sangat membantu pendayagunaan bandara tsb , ( kalau bandara sepi, rugi lah nyo beko , lah maha2 dibangun pakai pinjaman dari jepang ) Ide Bukittinggi IT Park , sebenarnya adalah hasil mahota basamo kawan2 , dunsanak awak nan sakolah teknik dan bakarajo di bidang IT di luar negeri, antara lain dari Ari Noviandi yg dulu karajo di texas US , dan beberapa dunsanak lain yg karajo di berbagai tempat lain nya. idenyo mungkin ingin mencontoh bagaimana para perantau India yg kerja di perusahaan IT di amerika , kemudian mengembangkan outsorce center utk IT di negerinya sendiri , Bangalore India . mengapa bangalore , ado carito dari uda Adrisman nan tingga di texas, bahwa banyak pekerja IT India di Amerika berasal dari Kerala & Karnataka , dua daerah di India selatan, yg banyak jadi perantau ke berbagai penjuru dunia (mirip minang lah kiro2 nyo ) kondisi saat ini , lah banyak juo urang awak yg jadi expert ( IT ataupun teknik secara umum ) di berbagai tempat di Indoesia, maupun mancanegara ) menarik sekali , kalau di nagari awak bisa dibuek semacam outsorcing center yg bisa bekerja jarak jauh ( remote working ) , dimana proyeknyo dikarajokan dek urang2 awak nan lah santiang2 tu , indak ka susah perusahaan utk picayo ma agiah proyek karano lah tahu kualitas sia nan mangarajokan nyo. ambo kiro batua juo kecek Z chaniago, bisa dimulai langkah awalnya dg IT system nya Bundo Air , yg mana bisa pesan tiket secara praktis via internet dan bayar via credit card spt air asia. bia Z Andi Chaniago , bisa bamimpi pulo mangirim sayuran segar dan ikan segar dari maninjau ke singapura/kualalumpur via MIA , dimana customer bisa pesan dan bayar secara secara online. iko lamunan kawan ambo lainnyo ttg ide tsb ; terbayang , kerja di tempat yg nyaman spt bukittinggi tsb, pagi hari selepas minum kopi, masih dg sendal jepit dan pakaian santai , mengerjakan proyek2 outsource dari mancanegara secara remote. tak perlu ada AC, tak perlu bermacet ria, tak ada polusi, siang hari makan nasi kapau di pasar ateh, sore hari masih sempat bersenda gurau dg anak2 dan handai taulan , malam hari nya masih sempat mengaji ke surau. akhir bulan,setelah proyek beres dan di acc, kiriman transfer fee ribuan USD sudah nyampe suasana sih kampung, tapi income nya ribuan dollar ... kalau sudah gitu, ngapain juga perlu bersempit2, bermacet ria,kebanjiran,kena todong di lampu merah dan menghirup polusi di jakarta yg semakin sumpek & menakutkan ini, kalau kita bisa dapat duit gede dan hidup tenang di tempat yg aman dan nyaman tsb ..... salam Hendra Messa Pulau gaduang, parak barasok , sarang penyamun --- In [EMAIL PROTECTED], "Z Chaniago" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaikum WW > > Semoga...... itulah kato awal nan tabayang dek ambo..... disaat beberapa airline nasional telah dan menghentikan operasional- nya ...dengan berbagai alasan......di saat nan samo ado maskapai penerbangan yang membeli puluhan pesawat baru dan Bundo Air akan mengudara......... capeklah Bundo Air maudaro , semoga bisa jadi carrier flight-nyo Malin Kundang International Airport..hehehe.....dan dapek melayani Rang sa kampuang sacaro memadai dan murah........semoga > > Soal bukiktinggi IT park.... mungkin bisa mambuekkan program n web sabagai pelengkap pelayanan dari Bundo Air....hmmmm minimal sarupo Airasia....., dima awak bisa mambali tiket tanpa melewati travel dll.....dan juo bisa mamasan tampek lalok....... > > semoga............ > Wassalam > Z Chaniago - Palai Rinuak - http://www.maninjau.com > ====================================================================== > Alam Takambang Jadi Guru > ====================================================================== > >From: ronal chandra <[EMAIL PROTECTED]> > >Reply-To: ronal chandra <[EMAIL PROTECTED]>, > >Assalamu'alaikum Wr..Wb > > > >Email iko berawal dari sebuah mimpi Da Hendra Maesa. Siang tadi ambodan team Bundo Air diterima oleh Menhub dalam rangka mempersiapkan >Bundo Air untuk bisa mendarat diKetaping (MIA). Yang membuat ambo >sempat terdiam ternyata beliau mengetahui Sumatra barat dengan baik. > > > >Mungkin kita semua masih ingat ide segar Da Hendra Maesa tentang > >"Bukit Tinggi IT Park" dari perkataan beliau langsung ambo mendengar >bahwa orang Minang memiliki Sumber Daya Manusia yang tangguh dan Cuma >disumbar lah industri tekhnologi tinggi bisa dikembangkan (Bukit Tinggi IT Park). > > > >Silahkan kita semua menganalisa latar belakang berpikir Pak Hatta > >Rajasa tapi itu lah yang dikatakannya hari ini dihadapan kami. > >Da Hendra anggap email ini adalah email balasan Japri Uda ke ambo. Da wujudkan mimpi itu� wujudkan..wujudkan. > > > >Wassalam > >Ronal Chandra > >_____________________________________________________ >> ____________________________________________________ _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

