From: ferarry Belmor <[EMAIL PROTECTED]> Date: Mon Mar 7, 2005 8:34 pm Subject: Re: [Hidayatullah.com] RESPON untuk sdr Teguh.Dari Moderator tentang Taufik Malin [EMAIL PROTECTED]
Send Email Hati-hati Saudara-saudaraku sesama muslim orang ber inisial taufikmalin ini tidak lebih dari orang-orang munafiq seperti abdullah bin ubay yang sholatnya selalu persis di belakang Nabi kita Muhammad SAW. tetapi sifat munafiqnya persis sama, karena setiap postingan ataupun artikel yang dikirimkan taufikmalin ini sifatnya selalu menyerang Agama Islam, Ulama-ulama, Ustad-ustad dia lecehkan, tolong di telaah lebih dalam setiap komentarnya yang keliatan alim, memakai Bismillah, Assalamu'alaikum dan ayat-ayat Al-Qur'an, tetapi intinya dia selalu menyerang Kaum Muslim, sekali lagi HATI-HATI kaum Munafiq ini sangat halus dalam memecah belah Kaum Muslim & telah berkali-kali Saudara-saudara kita yang telah memperingatkan kita. taufikmalin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum wrwb Bismilahirrhamanirrahiim. Sdr Teguh dan kawan2 yang berbeda pendapat dgn saya yangsaya hormati. Saya sangat sedih sekali membaca surat dan permohanan anda kepada Moderator untuk mem Ban saya dari Milist yang sama sama kita cintai. Saya sangat menghargai sekali kalau sekiranya kawan2 di Milist ini dapat mengoreksi ayat2 yang saya sampaikan, atau pemahaman saya terhadap ayat2 Allah yang suci sekiranya anda menemukan kesalahan2. Karena kita tidak lepas dari kelemahan2 dan kekilafan2. Allah menciptakan manusia bersifat lemah.Allah pun tidak suka bersifat sombong angkuh dan benar sendiri. Allah tidak suka bersifat diktator. Allah memberikan dua jalan, dan Allah memberikan kemerdekaan untuk memilih diantara dua jalan.(QS.91:10) Manusia tidak boleh mengambil kemerdekaan seseorang baik dalam berbicara, mengeluarkan pendapat, berorganisasi, dan memilih agamanya. Nabi Muhammad saw sebagai pemimpin umat yang tertinggi tidak diberi kekuasaan oleh Allah untuk menghukum manusia sebagaimana Allah beritahukan dibawah ini; 1.Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya? !(QS.10;99.) 2.Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka(bukan diktator) ,(QS.88;21-22). Orang tua, guru2 dan pemimpin2, ulama2, Ulil amri dsb bukanlah orang yang bertanggung jawab kepada umatnya kalau mereka masuk neraka, asalkan kita, guru2, ulama2 dan ulil amri telah menyampaikan peraturan2 Allah kepada mereka.Masing masing menanggung dosanya didepan Allah swt. Sdr Teguh, kalau anda menjadi pemimpin suatu arganisasi, atau menjadi seorang ulama nantinya, atau menjadi seorang papak dirumah tangga, tugas anda adalah menyampaikan peraturan2 Allah dengan baik dan memeberi contoh kepada anak2 atau anggota organisasi.Sebagaimana Allah memberitahu kepada Nabi diatas. Kalau anda melarang orang masuk kedalam mesdjid, dan organisasi anda karena berbeda penadapat berarti anda tidak lagi mentaati peraturan2 Allah diatas. Begitu pula kepada anak2 anda, anda tidak ada hak untuk memaksa anak2 anda mengikuti kemauan anda.Kalau sudah besar, 18 tahun, maka mereka merdeka memilih jalan hidupnya. Apakah anda melarang anak2 anda masuk kedalam rumah anda, atau apakah anda akan bunuh mereka, masukan kedalan tahanan sekiranya mereka tidak mengikuti anda?? tidak mungkin bukan? Tindakan begitu adalah menyalahi peraturan2 Allah swt. Sistem Ban meng Ban, sistem larang melarang, adalah sistem Komunis. Dimana orang orang yang berbeda pendapat dengan pemerintah ditahan atau dibunuh. Akibatnya adalah rakyat menjadi bodoh, dan miskin. Karena ilmunya tidak berkembang dan tidak boleh bersuara dan membaca buku2 yang berbeda dengan pemerintah.Sistem ini bertentangan dengan Allah swt. Begitu pula Iran, Saudi Arabia yang melarang semua apa apa yang datang dari Barat.Mereka juga melarang golongan agama islam yang bertentangan dengan Wahhabi di Saudi Arabia, dan yang betentangan dengan golongan Kohmeni di Iran. Yang boleh berdakwah atau mengembangkan golongan atau jemaah hanya golongan Wahhabi saja. Seperti Gol. Syiah, Ahmadiah, Tarikat Sufi dan puluhan nama2 Gol.Islam lainnya dilarang. Apa yang terjadi di Saudi Arabia sekarang setelah 100 tahun Wahhabi memerintah dengan diktator? Karena tidak ada gol. oposisi yang akan mengoreksi jalannya pemerintah atau badan Agama, mereka bisa koropsi uang atau koropsi pemahami agama. Mereka juga tidak bisa mengolah barang2 yang diberikan oleh Allah , semua keperluan hidup di import.Karena mereka nati Barat, anti kemajuan2. Lapangan kerja untuk pemuda2 tidak tersedia. Kalau tersedia di ambil oleh tenaga2 ahli dari negara2 tetangga.Kenapa? karena pemuda2nya hanya belajar agama saja. Mereka tidak mempunyai ilmu2 selain agama. Jadi kalau ada pekerjaan dikantor mereka tidak bisa diterima. Pemuda2 Arab banyak yang nganggur dan kemudian diambil oleh Al Qaeda untuk berperang di Afganistan. Sampai sekarang produk2 apa yang sudah bisa di export oleh saudi Arabia? Masih tetap itu2 saja; Minyak, air zam zam dan buah Korma. Inilah kelemahan sistem atau strategi ulama2 Wahhabi selama 100 tahun. Ini perlu kita robah di Indonesia agar umat islam jangan menjadi umat yang lemah.Saya sedih sekali kalau melihat umat islam bekerja dikantor2 Non Islam dimana tempat shalatnya kecil sekali. Dan susah menjalankan shalat dengan baik. Mereka bekerja kebanyakan tenaga2 rendah karena tidak ada ilmu lain selain ilmu agama. Sedangkan Hadist nabi mengatakan, Allah lebih suka muslim yang kuat iman dan ekonominya dari pada muslim yang lemah iman dan ekonominya. Tangan diatas lebih mulia dari tangan dibawah, kan begitu Rasulullah saw bernasehat? Alhamdulillah Moderator Muhammadiah, Al azhar, Hidayatullah telah mengikuti perintah2 Allah diatas. Umat diberi kesempatan untuk berdakwah. Kalau dakwahnya baik dan bermanfaat banyaklah orang yang akan setuju dan mengikutinya. Kalau dakwahnya tidak memberi manfaat baik materi maupun jiwa(akhlaq), maka umat akan meninggalkannya.Jadi manusia diberi kemerdekaan untuk memilih mana yang terbaik menurut mereka. Kepada sdr Teguh yang mengerti agama, kita percaya agama Islsm itu adalah agama yang benar hakiki. Buktikanlah bahwa gama itu benar baik dengan berdiskusi mapun dgn memberikan contoh2. Dalam masarakat yang terbuka,"Open Society" strategi menakut nakuti sudah tidak zamannya lagi, akan ketinggalan dan akan menjadi golonga radikal nantinya. karena wawasannya tidak luas, tidak suka menerima pendapat2 yang berbeda dengan diri kita. Marilah kita contoh matan Presiden Clinton dan Bush, yang datang dari dua partai yang berlawanan. Namun hati hati mereka bersih dan bersahabat, Menghormati pendapat orang lain. Inilah ajaran Islam yang sesungguhnya. sebagaimana Rasululah saw menghormati seorang pastor untuk memberikan tempat sembahyang di Mesdjid. Sdr Teguh, Ilmu anda cukup banyak, saya juga belajar dari anda, janganlah anda ingin meninggalkan Milist kita ini, mari kita ramaikan dengan ilmu2 yang kita milki masing masing, mari kita saling isi mengisi,saling ingat mengingatkan, saya kira inilah jalan yang terbaik dan terhormat. Terimakasih, wassalamu'alaikum wr wb "Teguh, Imanullah (PSU)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wa�alaikumussalam warohmatulloh wabarokatuh, Walhamdulillah semoga Akh Moderator selalu diberikan nikmat Iman dan sehat serta keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta�ala, amiin. Senang rasanya bisa berkomunikasi dengan akh moderator. Semoga usulan saya juga dipertimbangkan oleh saudara moderator demi kebaikan umat yang menjadi member di milist yang kita cintai ini hingga tidak ditinggalkan oleh para simpatisan Pondok Pesantren dan Majalah Suara Hidayatullah dimanapun mereka berada. Sebagaimana saya ketahui bahwa keburukan (kemaksiatan, pemurtadan, dlsb) itu ibarat wabah yang cepat sekali menular jika tidak dicegah lantaran keburukan itu pada umumnya sangat disukai manusia. Zina itu enak sekali, apalagi sarana-sarana mendekati zina seperti usaha yang dilakukan untuk pelarangan jilbab dan penggeseran makna perintah Allah yang sudah Qoth�i dan jelas diubah menjadi tradisi suatu bangsa bagi kaum Muslimah. Minum khamr (Bir bintang, whisky, vodka, dlsb) juga enak bin nikmat sehingga beban dan permasalahan hidup seseorang bisa rehat sementara waktu. Kemunafikan, pemurtadan juga sesuatu yang nikmat karena dengan itu mereka tidak perlu lagi susah payah mengikuti perintah-perintah Allah yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka. Padahal perintah Allah itu (SEMUANYA) adalah baik buat seluruh makhluknya terutama manusia karena Dia-lah Allah yang menciptakan kita sehingga sudah pasti tahu kebaikan dan kelemahan kita. Dan kebanyakan kita sok tahu atau merasa lebih tahu sehingga perlu merubah hukum Allah. Kebaikan susah sekali menularnya karena kabaikan itu harus dipelajari dan dipahami dulu secara benar kalo perlu belajar ke pesantren, udah gitu harus dilatih lagi bagaimana mengamalkan ilmunya, lalu yang terakhir harus mengajak orang lain ke jalan yang benar sesuai ilmu yang kita dapatkan. Walhasil pengikutnya juga tidak terlalu banyak. Kemaksiatan sangat disukai kebanyakan manusia dan kebaikan susah sekali menularkannya. Dan sebagian umat Islam dimasa sekarang ini lebih menyukai meteri-materi dakwah Islam yang instant yang sudah dikemas sangat gamblang sehingga berkembanglah mukhtasor-mukhtasor (ringkasan2) dari kitab-kitab asli ulama salih kita yang terdahulu salah satu contohnya adalah Tafsir Ibnu Katsir yang lebih ramping dari kitab aslinya, begitu beberapa karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, begitu pula muridnya Ibnul Qoyyim al Jauziy dlsb banyak sudah diringkas namun tidak mengurangi intinya untuk memudahkan umat sekarang memahami Islam. Kemudian isme-isme atau milah-milah yang bertolakbelakang dengan mainstream Islam baik yang terdeteksi secara jelas dan terang-terangan sampai yang halus seperti yang dibawa oleh Taufik Malin alias Abdul Latif dan teman-teman liberalis lainnya sungguh amat membahayakan bagi umat yang baru mulai belajar atau mengenal Islam sehingga mereka langsung dihadapkan kepada materi-materi tersebut. Maka dengan pertimbangan tersebut maka saya mengusulkan kepada Akhi moderator: Jika tidak keberatan menyediakan seorang atau beberapa Ustadz yang ditunjuk atau semacam tim dewan syuro yang ikut membantu antum mempertimbangkan postingan yang masuk ke milist ini. Lalu memutuskan apakah layak ditampilkan atau tidak. Karena kebanyakan kita bukanlah ustadz (assatidz) tapi muslim yang masih berstatus masih mencari ilmu Islam yang benar yang ingin tetap istiqomah dengan sumber yang shahih. Atau jika lebih sering dalam kondisi unmoderated antum coba setting ulang di yahoogroups untuk tidak langsung menampilkan semua postingan yang setahu ana ada options yang automatically menghapus (tidak menampilkan) posingan yang tidak diperiksa moderator dalam jangka waktu beberapa hari. Biar saja jika postingan yang shahih tidak tampil yang penting yang nyeleneh juga tidak tampil untuk membentengi umat. Ana khawatir jika kita membiarkan ini didepan hidung kita sehingga kita akan kelabakan jika diminta pertanggungjawabannya di hadapan Allah nanti. Demikian usulan dari ana demi kebaikan kita bersama. Jika memang bertolak belakang dengan mainstream moderator tidak ada ruginya mencegah pemurtadan dengan pemahaman liberal seperti yang dibawa oleh Taufik Malin. Satu persatu member kita menjadi murtad dan kita tidak ada usaha untuk mencegahnya. Satu demi satu syariat Allah sedang berusaha diubah dari halal menjadi haram dari haram menjadi halal dan yang paling mutakhir dan basi adalah masalah jilbab. Sudah menjadi akidah kita bahwa satu saja syariat Allah ditolak (diubah, digeser maknanya dlsb) secara sengaja dengan lisan dan perbuatan maka dia telah kafir (kafir akbar alias murtad alias keluar dari Islam) walaupun orang itu masih sholat, bergelar haji berpakaian muslim dan titel islam lainnya. Demikian kiranya jika tidak diterimapun tidak menjadi masalah buat ana yang penting ana sudah menyampaikannya dan urusan kita dengan Allah juga ditanggung masing-masing. Apapun keputusanya saya doakan semoga milist ini tetap menjadi milist Islam dibawah wadah Suara hidayatullah magazine yang memberikan hidayah bagi membernya dan bukan ajang perkembangbiakan faham murtad liberalis, amiin. Wallaul musta�an wa barokallahu fiekum. Aboo Famee -----Original Message----- From: Majalah Hidayatullah, kantor Jakarta [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Saturday, March 05, 2005 10:13 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [Hidayatullah.com] Dari Moderator tentang Taufik Malin Assalamu 'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh, para peserta milis Hidayatullahcom Terima kasih atas partisipasi Anda sekalian mengikut milis Hidayatullahcom. Selaku moderator, kami mohon maaf, karena kurang aktif mengatur lalu lintas diskusi di milis ini. Meski demikian secara berkala kami tetap memantau isi diskusi di sini. Dalam pantauan kami, sejak milis ini dibuat unmoderated kerap terjadi diskusi dan perdebatan seru antara Sdr Taufik Malin dengan lawan/kawan debatnya, seperti Sdr Teguh Imanullah, Sdr Saputra, Sdr Jasman Samsu, dll. Perlu kami jelaskan, bahwa mainstrem pemikiran Sdr Taufik Malin tidak hanya bertolak belakang dengan mainstream pemikiran Sdr Teguh dkk di milis ini, tapi juga dengan kami. Namun demikian karena pendapatnya dikemukakan dengan santun, maka tidak ada alasan bagi kami untuk menghalanginya berdiskusi di sini. Kami juga merasa tidak perlu turut berdebat dengannya karena disamping kesibukan kami yang cukup padat, kami melihat di milis ini Sdr Taufik sudah memiliki lawan/kawan debat yang sepadan. Jadi cukuplah kami menjadi moderator saja. Saran kami kepada Anda sekalian, terutama Sdr Teguh dkk, silakan terus berdiskusi, namun sebaiknya jangan terpancing emosinya, usahakan tetap tenang dan santun dalam berdiskusi sebagaimana yang dilakukan Sdr Taufik. Selamat berdiskusi. Wassalamu 'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh, Moderator __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

