Assalamu'alaikum wr.wb.,


Disarikan dari "Sejarah Hidup Muhammad" oleh Haekal.



Untuak tambahan pangatahuan sajo.



Istri-istri Rasulullah SAW



Khadijah binti Khuwailid

Muhammad bin Abdullah menikahi wanita ini ketika beliau berumur 25 tahun dan
Khadijah berusia 40 tahun. Dengan wanita ini beliau hidup berumah tangga
selama 26 tahun sampai wanita ini wafat di tahun sebelas kenabian. Dengan
Khadijah beliau memperoleh putera (Qasim, yang meninggal ketika masih bayi)
dan puteri-puteri.



Setelah Khadijah wafat, Rasulullah menikah dengan Saudah binti Zam'a. Wanita
ini sudah berumur ketika beliau nikahi. Saudah adalah wanita islam pertama
dan ikut berhijrah ke Habsyah.



Wanita ketiga yang dinikahi Rasulullah adalah Aisyah binti Abu Bakar yang
beliau nikahi tatkala Aisyah berusia 9 tahun dan beliau baru serumah ketika
Aisyah sudah berusia 11 tahun.



Istri keempat beliau adalah Hafsah binti Umar. Hafsah yang baru saja
menjanda ditawarkan Umar kepada Abu Bakar untuk dinikahi namun Abu Bakar
menolak kemudian ditawarkan  kepada Utsman bin 'Affan yang juga menolaknya.
Umar mengadukan kemasygulannya kepada Rasulullah yang beliau jawab bahwa
Utsman akan menikah dengan wanita yang lebih mulia dari Hafsah (Utsman
menikahi dua orang puteri nabi SAW) sedangkan Hafsah akan dinikahi orang
yang lebih baik dari Abu Bakar.



Wanita kelima yang dinikahi Rasulullah adalah Zainab binti Khuzaima, janda
Ubaidillah bin Harith bin Abdul Muthalib yang syahid di perang Badar. Zainab
binti Khuzaima wafat sekitar dua tahun sesudah pernikahan itu. Beliau adalah
istri kedua yang wafat semasa Rasulullah masih hidup sesudah Khadijah.



Istri Rasulullah yang keenam adalah Ramlah binti Abu Sufyan yang dikenal
sebagai Ummu Habibah. Wanita ini ikut berhijrah ke Habasyah bersama suaminya
Ubaidillah bin Jahsy. Suaminya ini murtad (masuk agama Nasrani). Ramlah
dinikahi Rasulullah secara wakil. Yang jadi wakil beliau menikahinya adalah
raja Najasyi dari kerajaan Habasyah.



Istri ketujuh beliau adalah Zainab binti Jahsy yang sebelumnya adalah istri
Zaid bin Haritsah, anak angkat Rasulullah SAW. Allah menikahkan beliau
langsung dengan wanita ini  sesudah dia bercerai dengan Zaid. (Quran surah
33 ayat 37).



Istri beliau yang kedelapan adalah Ummu Salamah, janda dari Abu Salamah
seorang pahlawan perang Uhud yang meninggal lama sesudah peperangan karena
luka-lukanya. Ummu Salamah sudah berumur ketika itu dan tidak faham ketika
beliau dipinang Rasulullah.



Istri beliau yang kesembilan adalah Juwairiah binti al Harith. Wanita ini
adalah puteri pemuka bani Mushtaliq yang dikalahkan oleh tentara Mukminin.
Waktu dia dibawa sebagai tawanan kepada nabi, dia menawarkah harta untuk
menebus dirinya. Nabi menawarkan tawaran yang lebih baik, yakni menjadi
istri beliau. Dengan demikian terbina hubungan kekerabatan dengan banu
Mushtaliq dan para tawanan perang bani Mushtaliq dibebaskan.



Istri beliau yang kesepulah adalah Syafiyah binti Huyai, puteri dan janda
pemuka Yahudi dari banu Quraidza dan banu Nadzir.



Istri beliau yang kesebelas adalah Mariah Al Qibty, seorang dayang yang
dikirimkan oleh Muqauqis penguasa Mesir sebagai tanda persahabatan ketika
penguasa ini diseru untuk masuk Islam. Mariah adalah satu-satunya istri nabi
selain Khadijah yang melahirkan. Putera Rasulullah bersama Mariah adalah
Ibrahim yang meninggal ketika masih berumur dua tahun.



Kecuali Zainab binti Khuzaima yang wafat semasa Rasulullah masih hidup,
sembilan istri beliau yang lain hidup bersama-sama beliau sampai Rasulullah
wafat. Tidak ada satu orangpun istri beliau yang beliau ceraikan.



_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke