ambo termasuk urang nan marindukan pemimpin nan adil saroman nan acok disampaikan di katubah�/pengajian/milist. tapi alun pernah nan tampak di ambo hatta saketek pun di alam nan takambang ko pemimpin nan adil, walaupun inyo mangaku islam sekalipun.
ambo yakin, kepalo negara nan ba ugamo islam, pasti inyo mampunyoi alquran di rumahnyo. tapi katiko inyo sbg pelaksana, indak/alun mampu nyo melaksanakan (iraq di maso pem.sadam, kekayaan melimpah; saudi indak usah di kecekkan) lah ambo paratikan keadaan di malaysia kini ko dgn islam hadharinyo. ikokah cikal bakal pemimpin adil dimaso depan sacaro islami? wallahu 'alam. wassalam ----- Original Message ----- From: "Sutan Sinaro" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, June 07, 2005 12:28 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Pemerintahan yang 'adil (5) > Assalamu'alaikum.w.w. > > ...Kito sambuang nan duo ari nan lapeh ... > kapatang tahanti sabanta dek simalin... > > Kito sambuang ... > > **"Maka apabila imam itu 'adil, ya'ni berjalan ia dan > menghukum ia akan rakyatnya dengan hukum yang disuruh > oleh Allah dan rasul-Nya dan jauh ia daripada > menurutkan hawa nafsunya dan sahwatnya"** > > Maksudnya pemimpin yang disebut 'adil itu ialah > pemimpin yang menghukum, melaksanakan kepemimpinannya > menurut hukum yang diperintahkan oleh Allah dan > rasul-Nya, bukan hukum lain. Artinya dengan > hukum-hukum itu tidak sedikitpun dia mengikuti hawa > nafsu dan sahwatnya, tetapi memberi pimpinan-pimpinan > sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Allah swt. > > **"Niscaya didapati segala yang dibawah > pemerintahannya itu tenang dan sukacita serta makmur > dan sesedap-sedap masa ialah saat imam yang 'adil"** > > Maksudnya, kalau pemimpin itu 'adil, melaksanakan > hukum Allah, tidak mengikuti hawa nafsunya maka rakyat > merasa nikmat, akan merasa tenang, akan menikmati > waktu pemerintahan itu keamanan. Dan waktu itulah > dirasakan bahwa kepemimpinan yang 'adil itu dapat > dinikmati bersama oleh rakyat. > Kalau kita mengikuti sejarah lama, pada zaman > 'Umar bin 'abdul 'Aziz. Dia adalah pemimpin yang 'adil > sehingga waktu itu tidak ada orang yang layak menerima > zakat. Berjalan satu orang hendak membayar zakat, > "Tolong terima zakat saya", jawab orang lain itu, > ... "Maaf saya pun sudah 4-5 hari mencari orang untuk > menerima zakat" > ..... eh diapun sedang mencari orang yang mau > menerima zakatnya. Ini disebabkan oleh pemimpin > membagikan harta dengan 'adil. Tidak ia mengambil > kesempatan dengan harta negara walaupun 'Umar bin > 'Abdul 'Aziz adalah seorang yang muda ketika itu, tapi > sedikitpun ia tidak berani mengambil harta negara. > Pernah terjadi suatu hari anaknya yang berumur 4-5 > tahun mengambil buah tamar sebutir dan dimakannya, > melihat hal itu dirampas oleh Umar, dibukanya mulutnya > dan diambilnya. Ketika ditanya orang diapun berkata, > "Rasa hendak pecah hati aku, tak sampai hati aku > mengambil kembali buah tamar yang sudah dikulum oleh > anakku itu, tapi ini hukum Allah ta'ala, aku takut > nanti ditanya Allah di padang mahsyar". > .....Hmm sebutir tamar pun tak berani,... kalang kabut > isterinya pergi ke kedai membeli buah tamar untuk > diberikan pada anak yang baru berumur 4-5 tahun itu. > Sebutir tamarpun tidak berani,.... Ini kita... > ... huh... 40 miliar... Teenang-teenang saja Bah !!. > > **"Menjaga ia akan maslahat dunia dan agama daripada > kebinasaan dunia dan akhirat, untuk disuruhnya dengan > yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar"** > > Pemimpin yang 'adil akan menjaga maslahat dunia, > menjaga agama, menjaga rakyatnya dari kebinasaan, > dunia pun dijaganya akhiratpun dijaganya. Kemakmuran > dijaganya, bukanlah Islam itu menyuruh sembahyang > saja, dunia juga dimakmurkan tapi jangan sampai > melupakan akhirat. Akhiratpun dipedulikan, jangan > sampai melupakan dunia. Banyak orang menganggap > bila Islam .... aaa sembahyang saja..., > tak perlu makan, rileks, makan roti saja... > Kalau dilihat sejarah, tuan-tuan ingat sejarah > zaman kecemerlangan Islam ?. Di zaman kerajaan Bani > 'Abasyiah, kemajuan sudah banyak dicapai, teknologi > berkembang, teropong bintang sudah ada di zaman itu. > Harun ar- rasyiid menghadiahkan sebuah jam kepada raja > Rum (Romawi), jam dibuat mengandung air, gerakannya > dengan air. Ketika terletak di dalam suatu Dewan Rum > itu, bila lonceng berbunyi, lintang pukang orang Rum > lari. > "Hantu mana pula ni" kata mereka. Itu hebatnya orang > Islam ketika itu. Zaman pemerintahan al Makmun > disebut zaman sains dan teknologi. Artinya Islam > ketika itu maju, uang banyak dan makmur. Bukan Islam > menyuruh wirid-wirid saja... tidak. > Kalau kita baca sejarah kapal terbang, yang pertama > membuat kapal terbang adalah orang Islam, 'Abas > namanya, tetapi sejarah ini ditutup oleh barat. > Namanya 'Abas al fannas. Artinya Islam itu maju, tapi > anggapan orang bila Islam saja, > .. aaa ...ngobrol dunia nggak bisa..., Islam kan hanya > zuhud, qana-ah, tasawuf dan sebagainya dunia > tak perlu.... > Inilah anggapan-anggapan yang selalu salah terhadap > Islam. Uang cukup penting tapi bukan utama. Mau buat > senjata kan perlu uang, mau menggaji tentara kan perlu > uang. Mau ke Mekah, mau buat masjid kan pakai uang, > untuk sembahyang saja perlu uang. Jangan anggap bila > Islam.. duit nggak perlu... salah. Banyak orang salah > menduga. > Jadi duniapun dipedulikan, akhiratpun dipedulikan. > 'Amar ma'ruf, nahyil mungkar. > > **"Dan dirinya sendiri memimpin segala perkara itu, > ya'ni dirinya mengerjakan yang disuruh Allah dan > dirinya juga yang mencegah dari berbuat munkar"** > > ... aaa lah panjang pula... beresok pula kita > sambung.. > > Wabillahil hidayah wat taufiq > > Wassalam > > St. Sinaro > > > > > __________________________________ > Discover Yahoo! > Use Yahoo! to plan a weekend, have fun online and more. Check it out! > http://discover.yahoo.com/ > > _____________________________________________________ > Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > ------------------------------------------------------------ > Tata Tertib Palanta RantauNet: > http://rantaunet.org/palanta-tatatertib > ____________________________________________________ > > _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

