Assalamu'alaikum wrwb. Ini yang terjadi di masyarakat kita seperti yang disebutkan oleh ibu Theresa, "Banyak orang berbicara mengenai kemiskinan , tetapi hanya sedikit yang benar-benar bekerja bersama orang miskin"
Wassalam, R Sampono Sutan (56) ----- Original Message ----- From: "Arnoldison" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, June 07, 2005 2:38 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Naik KRL untuk mengubur anaknya . > Salemba, Warta Kota > > PEJABAT Jakarta seperti ditampar. Seorang warganya harus menggendong > mayat anaknya karena tak mampu sewa mobil jenazah. > > Penumpang kereta rel listrik (KRL) jurusan Jakarta Bogor pun geger > Minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama > Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, Khaerunisa (3thn). > Supriono akan memakamkan si kecil di Kampung Kramat, Bogor dengan > menggunakan jasa KRL. [cut] > Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos > perjalanan ke Bogor. Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum > kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan. Psikolog > Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar > terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena > masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli > terhadap sesama. "Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang > seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah Khaerunisa. > > Jangan bilang keluarga Supriono tidak memiliki KTP atau KK atau > bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk > bangsa Indonesia", ujarnya. Koordinator Urban Poor Consortium, Wardah > Hafidz, mengatakan peristiwa itu seharusnya tidak terjadi jika > pemerintah memberikan pelayanan kesehatan bagi orang yang tidak > mampu. Yang terjadi selama ini, pemerintah hanya memerangi > kemiskinan, tidak mengurusi orang miskin kata Wardah. > _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

