Assalamualaikum Wr. Wb., Batua buk Ben, ruponyo HP SBY ko ngadat, langsuang di handle oleh Pak Fery di ITS. Sepertinyo management sby ko mgt. terbuka, kalau ambo caliak bantuak iko style nyo urang2 kini, mudah2an tambah rancak service nyo ka rakyaik sbg. Bos nyo Negara ko. Wass, syb.
Edisi Selasa, 14 Jun 2005 Software SMS Presiden Dibuatkan Oleh admin padek 1 Selasa, 14-Juni-2005, 10:31:33 2 klik Surabaya, Padek-Kasus ngadatnya Handphone (HP) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung direspon Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kemarin, peniliti dari laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak jurusan Teknik Informatika ITS langsung menawarkan software SMS (layanan pesan singkat) Presiden. Saat ini, program itu sedang diusulkan Rektor Prof Dr Mohamad Nuh DEA ke SBY. Seperti diberitakan, HP SBY dengan nomor 081-110-9949 kebanjiran SMS dari masyarakat. dalam 24 jam SMS yang masuk bisa mencapai 3 ribu pesan. Saking banyaknya SMS masuk, HP RI 1 itu akhirnya hang' alias ngadat. Banyak pesan yang dikirim masyarakat tidak masuk. Ketika ditelepon juga tidak bisa tersambung. Yang terdengar bunyi tulalit. Mengetahui hal ini, Fajar Baskoro S.kom MT dan rekan-rekannya di lab langsung menciptakan dua software khusus. Yakni SMS Presiden dan Mobile Information Goverment. "Kami mencobamemberi alternatif solusi," ujar Fajar di kampus ITS kemarin. Program ini sebenarnya sudah dibuat sejak setahun lalu. Namun Fajar dan empat rekannya menyesuaikan tampilan untuk Presiden. "Proses finishingnya membutuhkan waktu 24 jam, mulai kemarin," ujar dosen jurusan Teknik Informatika ITS ini. Selain Fajar, Tim yang tergabung dalam RIMA (Research Institution Mobile Application) ini terdiri atas Ahmad Hairul Basori, Yunan Setya Basuki, IGN Puspa Udiyana, dan Rinanda Rianti. Dia menjelaskan, dengan software ini kapasitas SMS yang masuk menjadi tidak terbatas. Karena semua dihubungkan ke komputer. "HP Presiden bisa terus menerima pesan tanpa menghapus pesan yang lama," katanya. Dengan demikian SBY tidak perlu menambah nomor HP. Meski masyarkat tetap bisa mengirim pesan lewat satu nomor SBY, namun yang menjawab pesannya bisa dari tiga atau empat nomor. "Jadi sistemnya mirip Hotline Service," imbuh Ahmad. Pesan dari masyarakat akan dijawab dengan tiga cara. Yaitu auto response, manual, dan broadcast. Dengan cara auto response, komputer akan menjawab langsung beberapa jenis pertanyaan umum. "Misalnya, banyak orang yang bertanya apa SMS mereka sudah diterima. Dengan auto response akan otomatis dijawab," paparnya. Untuk cara manual, SBY atau stafya sendiri yang akan menjawab. Biasanya ini untuk pertanyaan yang bersifat spesifik. Sedangkan lewat cara broadcast, SBY bisa menyebarkan pesan atau informasi ke banyak nomor, misalnya ke seluruh kepala daerah. "Bisa dipakai untuk koordinasiatau undangan rapat. Jadi menggantikan fungsi telegram," kata Fajar. Tawaran solusi dari ITS itu sudah disampaikan Rektor Nuh ke Presiden, melalui juru bicara Kepresidenan Andi A. Mallarangeng. Andi menjelaskan bahwa Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sedang berusaha memperbaiki sistem SMS SBY. "Ya, kalau (Kementrian) Kominfo belum siap, ITS sudah siap," ujar Humas ITS Sukemi seperti penuturan Nuh. (rin/jpnn) _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

