Setuju sekali dengan pendapat Ridha. Sebaiknya memang ada yang mengembangkan
open source ke sebuah produk sehingga produk tersebut didukung oleh jasa
maintenance dan development program. Mudah-mudahan saja ada diantara kita
yang akhli IT dan tertantang untuk mengisi kebutuhan ini.

Wassalam,
R Sampono Sutan

----- Original Message -----
From: "Ahmad Ridha" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, June 13, 2005 1:34 PM
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Pusat riset microsoft vs open source


> Ridwan M. Risan wrote:
>
> >Open source adalah produk software terbuka. Biasanya apabila terbuka,
> >silahkan dipakai selama tertarik dan merasa bermanfaat. Kalau ingin
ditambah
> >atau dikembangkan silahkan kembangkan sendiri. Kalau rusak silahkan
perbaiki
> >sendiri. Sekarang mana yang akan dipilih, mau MS atau mau Opensource?
> >
> >
> >
>
> Penjelasan Pak Ridwan di atas ada benarnya namun ada yang agak
> mengganjal terutama bagian 'silahkan kembangkan sendiri' dan 'silahkan
> perbaiki sendiri'. Kebanyakan proyek open source memiliki komunitas
> developer dan pengguna sehingga jika ada masalah tidak harus
> diselesaikan sendiri. Jika kita bukan developer maka kita bisa
> menyampaikan bug yang kita temui dan masalah tersebut dapat diselesaikan
> oleh mereka yang memang ahlinya. Proyek yang besar dan populer biasanya
> memiliki komunitas yang besar sehingga proses perbaikan bug bisa
> berjalan cukup cepat bahkan dalam hitungan hari atau kurang. Jika ada
> proyek open source yang kurang berkembang biasanya memang karena produk
> tersebut kurang dibutuhkan sehingga komunitasnya kecil.
>
> Hal ini berbeda dengan proprietary software yang perbaikan umumnya hanya
> dapat dilakukan secara legal oleh vendor tertentu karena dalam End-User
> License Agreement (EULA) biasanya pengguna dilarang untuk melakukan
> reverse engineering dan mengubah produk. Dengan demikian ketika suatu
> bug disampaikan ke vendor, pengguna hanya dapat menunggu kesediaan
> vendor tersebut.
>
> Catatan kecil mengenai penggunaan open source adalah memang ada sebagian
> pengguna open source yang 'kurang adil'. Mereka menggunakan produk open
> source namun tidak bersedia berkontribusi untuk pengembangannya. Namun
> fenomena ini tidaklah menjadikan konsep open source sebagai sesuatu yang
> sulit berkembang.
>
> Saya tidak ingin terlibat dalam perdebatan filosofis antara open source
> dan proprietary software. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan
> masing-masing dan pengguna seharusnya dapat memilih sesuai kebutuhan
> masing-masing. Saya pribadi memilih sesuai kemampuan saya. Sehari-hari
> saya masih pakai Windows XP Professional untuk OS dan Microsoft Outlook
> untuk organizer karena itulah software bawaan hardware yang saya
> gunakan. Sedangkan sisanya saya memilih produk freeware atau open
> source seperti OpenOffice.org, Mozilla Thunderbird, Leechget, dan
lain-lain.
>
> Sekian dari saya. Mohon maaf dan koreksi jika ada kesalahan.
>
> Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
>
> --
> Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
> (l. 1980M/1400H)
>
>
>
> _____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ------------------------------------------------------------
> Tata Tertib Palanta RantauNet:
> http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
> ____________________________________________________
>
>


_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke