Alaikum salam wr.w b., Sanak Syahrial,
Taicie ambo barangkali, indak ado masuek koran langganan ambo dan barito Teve baliau tu do. Antah kok mak Ngah kok lai mandanga? buk Ben In a message dated 6/16/2005 1:15:17 AM Eastern Standard Time, [EMAIL PROTECTED] writes: Assalamualaikum Wr. Wb., Apokolah pambicaraan baliau di AS buk Ben atau Mak Ngah, very good kah atau ..... outstanding. Wass, syb. Edisi Kamis, 16 Jun 2005 Lagi, Masriadi Pembicara Nasional * Bahas Otonomi Daerah Oleh admin padek 1 Kamis, 16-Juni-2005, 12:02:16 39 klik Batusangkar, Padek-Setelah berbicara di Universitas Harvard Amerika Serikat bulan April lalu, kembali Bupati Tanahdatar Masriadi Martunus diminta sebagai pembicara dalam seminar yang diadakan Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) hari ini di Hotel Atlet Century Park, Jakarta. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Informasi Komunikasi dan Pengolahan Data Elektronik Kabupaten Tanahdatar Drs Alfian Jamra MSi kepada koran ini, kemarin. Menurutnya, undangan sebagai pembicara dalam seminar tersebut disampaikan oleh LPEM FE-UI tanggal 13 Juni 2005 lalu dengan surat Nomor Pw/9199/lp/05 yang ditandatangani Dr Muhammad Chatib Basri. Kegiatan ini diadakan Fakultas Ekonomi UI kerjasama dengan World Bank dalam bentuk high level seminar tentang pengalaman internasional dan regional mengenai desentralisasi, khususnya yang berkaitan dengan implikasi terhadap reformasi dalam pemerintahan di Indonesia. Pembicara dalam seminar tersebut, Bupati Tanahdatar merupakan satu-satunya kepala daerah yang diundang bersama Dr I Made Suwandi dari Departemen Dalam Negeri, Jorge Martinez dan Galina V Kuarliyandkaya dari Bank Dunia, Dr Achmad Royandi dari Departemen Keuangan dan Dr Bambang PS Brojonegero/LPEM-FE-UI. Alfian Jamrah menyebutkan, diundangnya Bupati Tanahdatar sebagai pembicara oleh Bank Dunia karena daerah ini termasuk yang terbaik dalam menyelenggarakan otonomi daerah, termasuk inovasinya di dalam bidang pendidikan di daerahya. "Sehingga, pengalaman itulah yang akan ditampilkan di dalam seminar tersebut, dengan peserta seminar terdiri dari para pengambil keputusan di tingkat nasional dan daerah, pimpinan media, cendikiawan, peneliti dari universitas dan masyarakat pemerhati pendidikan dan reformasi serta Kadin," jelas Alfian. (mal) _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

