bukan itu saja kekeliruan yg dilakukan AR.
sebelumnya dia mengatakan akan membubarkan
golkar ternyata malah berangkulan.
ini yg sangat parah dari sepak terjang politik AR.

sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak picayo

wassalam,

----- Original Message -----
From: "HRM.Jambak" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, June 15, 2005 11:20 PM
Subject: RE: [EMAIL PROTECTED] Amien Rais Tak Ingin Menjadi "Kancil Pilek"


> Pada waktu Habibie ditolak LPJ-nya maka berkumpullah para tokoh politik
dan
> Panglima TNI kecuali Megawati. Dalam pertemuan itu semua mengusulkan dan
> menyetujui agar Amien Rais yg maju tuk menjadi Presiden RI, namun
sayangnya
> tokoh kita ini menolak bahkan mengusulkan Gus Dur.
> Gus Dur terpilih menjadi Presiden dan kemudian usulan Amien pula yg
> melengserkan Gus Dur.
> Sejak penolakan Amien menjadi PResiden dan pelengseran Gus Dur dari kursi
> Presiden membuahkan berkurangnya kepercayaan para elite politik kita
> terhadap Amien. Beliau dianggap mencla mencle.
>
> Herman
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of zul amri
> Sent: Thursday, June 16, 2005 8:54 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Amien Rais Tak Ingin Menjadi "Kancil Pilek"
>
>
> Sanak Sutan Sinaro dan Sanak palanta yth :
>
> Tiadak mau  jadi kancil pilek tentu maunya jadi kancil yang sehat , cerdik
> dan pintar yang bisa mengecoh petani , buaya dan raja hutan sekalipun .
Ada
> satu fabel lain ( fabel = cerita dongeng tentang dunia binatang ) yakni
> tentang tikus dan kucing . Disaat para tikus sudah bersepakat untuk
> mangalungkan sebuah genta / lonceng pada leher sikucing dengan maksud
> mengebiri keuasaan sang kucing . maka semua tikus pada enjot enjotan
saling
> tidak mau , karena takut dicakar oleh sang kucing . Maka dengan beraninya
> tokoh kita ini maju mengalungkan genta tersebut , dan sikucing tak berdaya
> untuk mencakar "par exelence"  tikus  ini .
> Banyak hal menarik pada tokoh kita ini , disaat orang lain belum
memikirkan
> beliau telah melaksanakan , yakni keharusan adanya suksesi sebelum tahun
> 1997 , dan salah satu warga negara indonesia yang berani mancalonkan diri
> menjadi calon presiden yang dianggap tabu kala itu .
> Kalau toh akhirnya tak berhasil mungkin salah dalam mengatur strategi ,
> karena beliau  hanya mengandalkan otak . Padahal kalau mau berhasil
> disamping otak ( cendekiawan, teknorat , pemimpin agama ) tentunya perlu
> dukungan otot ( abri , grass root ) juga .
> Tapi nggak papa karena masih ada kesempatan , yang penting biar sasaran
> belum tercapai , tapi medan telah dikuasai , sampai  jumpa ditahun 2009 .
>
> zul amry piliang
>
> Sutan Sinaro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu'alaikum.w.w.
>
> Kritik ambo ka Amin ciek se nyo mak Zul.
> Amin takuik ndak polpuler sahinggo indak berani
> managakkan negara Islam, sahinggo PAN manjadi partai
> terbuka dengan plafon Nasionalis. Padahal Amin tahu
> hadits Nabi saw. bahaso barang siapo nan managakkan
> fanatik apakah kedaerahan atau nasionalisme, mako
> mereka
> bukan dari golongan nabi. Dan inyo tahu juo dulu
> Soekarno mungkir janji jo para ulama dan politisi
> Indonesia untuak managakkan negara Islam. Katiko inyo
> di ateh sebagai ketua MPR, inyo ndak barani
> mangaluakan
> nan sabananyo. Padahal sabar dalam musibah memang
> basaba
> dalam istilah awak, tapi sabar dalam perjuangan bukan
> saba tapi berani.
> Di siko kanainyo Amin Rais.
> Itu sen dari ambo mak zul.
>
> Wassalam
>
> St. Sinaro
>
>
> --- zul amri wrote:
>
> > Mungkin ini istilah baru dalam peta perpolitikan
> > Indonesia , coba simak pernyataan Bpk Amin Rais
> > seperti yang disiarkan SCTV berikut ini .
> >
> > Liputan6.com, Jakarta:
> >
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Mail
>  Stay connected, organized, and protected. Take the tour
> _____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ------------------------------------------------------------
> Tata Tertib Palanta RantauNet:
> http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
> ____________________________________________________
>
> _____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ------------------------------------------------------------
> Tata Tertib Palanta RantauNet:
> http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
> ____________________________________________________
>
>


_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke