Iko ado hasil survei Bank Dunis jO UGM nan dipublikasikanm
Tempo Interaktif, barangkali bisa jadi renungan kito.
Apolai satalah mambaco hedalines babarapo harian ibukota
hariko, eks. Menag didakwa sebagai koruptor, koruptor bisa
dilapehkan pangadilan, pambunuah hanyo dihukum 7 tahun.
---------------
  
Bank Dunia: 36 Persen Masyarakat Menyuap
Jum'at, 17 Juni 2005 | 04:43 WIB 

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hasil survei Bank Dunia dan
Universitas Gadjah Mada tentang Tata Pemerintahan dan
Desentralisasi 2004 menunjukkan, lebih dari 36 persen dari
1.815 responden menyatakan terpaksa membayar suap untuk
mendapat pelayanan umum. 

Karena itu, menurut Joel Hellman, penasehat senior Bank
Dunia di Indonesia, Indonesia masih mempunyai agenda besar
yang belum terselesaikan untuk memperkuat desentralisasi di
Indonesia. Fokus agenda itu harus pada peningkatan
akuntabilitas di tingkat daerah. 

?Desentralisasi belum mampu menangani korupsi, biaya tinggi
dan hubungan pribadi dalam penyampaian pelayanan umum yang
sangat membebani rakyat miskin,? tulisnya dalam siaran
persnya, di Jakarta, Kamis (16/6).

Untuk menghadapi agenda besar ini, lima donor seperti Bank
Pembangunan Asia, UNDP, Bank Dunia, dan Belanda telah
mewujudkan Fasilitas Pendukung Desentralisasi (DSF) dengan
hibah awal sebesar US$ 9 juta dari DFID. 

Survei tersebut dilakukan di 8 provinsi di Indonesia. Hasil
survei Bank Dunia ini, ditanggapi positif oleh Direktur
Bank Dunia untuk Indonesia Andrew Steer. (R.R. Ariyani) 



                
____________________________________________________ 
Yahoo! Sports 
Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football 
http://football.fantasysports.yahoo.com

_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke