Tokoh Sepuh Tak Patut Dukung Satu Kandidat * Masoed: Jangan Libatkan Diri Oleh admin padek 1 Sabtu, 18-Juni-2005, 12:05:20 19 klik Padang, Padek-Ketua Umum Pucuk Pimpinan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) H Kamardi Rais Datuk Panjang Simulie dan Direktur Pusat Kajian Islam dan Minangkabau (PPIM) H Masoed Abidin mengimbau para tokoh sepuh untuk tidak melibatkan diri atau membiarkan diri dilibatkan dalam sembringah dukung-dukung salah satu kandidat kepala daerah karena hal itu tidak saja mengecilkan ketokohan yang bersangkutan, tapi, juga bisa merugikan kepentingan bersama.
"Kita tentu menghargai hak setiap individu untuk bersikap, dan juga hak kandidat dan tim suksesnya untuk bekerja keras mendapatkan dukungan, tapi, para tokoh sepuh diharapkan mengambil posisi yang lebih arif-bijaksana. Ya, jangan ikut dalam dalam dukung-mendukung salah satu kandidat. Itu lebih bijak," kata Kamardi Rais kepada Padang Ekspres, Jumat (17/6) di Padang. Ia diwawancarai koran ini, berkaitan kontroversi dukung-dukung yang dilakukan tokoh masyarakat dan pimpinan organisasi masyarakat yang membawa-bawa pula organisasi masyarakat yang dipimpinnya. Kamardi Rais menekankan kembali, dirinya berusaha menahan diri untuk tidak terlibat dan melibatkan diri atau membiarkan diri dilibatkan dalam dukung-mendukung salah satu kandidat kepala daerah, baik mendukung gubernur Sumatera Barat maupun kandidat bupati dan walikota yang sedang menyelenggarakan suksesi pimpinan daerah. Dia menyebutkan dirinya juga didatangi kandidat dan juga tokoh sepuh yang kini ikut serta dalam dukung-mendukung kandidat, tapi, Kamardi tetap berusaha menahan diri karena tahu posisi. "Memang hak tiap individu tokoh untuk bersikap, tapi, tempatkanlah diri sebagai tokoh masyarakat, bukan tokoh kelompok yang mendukung salah satu kandidat!" Menurut Ketua Umum PP LKAAM ini, kalau tokoh sepuh atau menyebut dirinya tokoh masyarakat Sumatera Barat dan pimpinan organisasi masyarakat - apalagi yang dikaitkan dengan nama tokoh kharismatik, maka kalau ia patut mengambil posisi angku atau mamak masyarakat, maka selayaknya ia memposisikan diri sebagai angku dan mamak masyarakat yang senang hati melihat cucu atau kemenakan sama-sama bagadincak unjuk kebolehan. Tidak layak tokoh tua terlibat dalam pertandingan. "Kalaulah ada kemungkinan kelima kandidat gubernur menjadi gubernur defibnitif, maka saya akan mengatakan kelima kandidat gubernur itu sama-sama layak," katanya kembali menegaskan pernyataannya terdahulu. Tidak pada tempatnya Direktur PPIM Masoed Abidin pula sama-sama mengatakan, dirinya juga didatangi kandidat dan tokoh yang mendukung salah satu kandidat, tapi, ia berusaha menolaknya dengan halus dan bijaksana. Ia teringat tokoh Buya Dirin dan Buya Darap ketika menjelang Pemilu 1955 yang antara lain mengatakan, "Urang tuo indak mandukuang doh, tapi, didukuang" (orang tua tidak usah terlibat mendukung kandidat). "Kalau mungkin kita mengharapkan para tokoh sepuh dan tokoh yang memimpin organisasi masyarakat terlibat dalam dukung-mendukung kandidat," katanya, dengan menambahkan, apalagi dibawa-bawa pula nama tokoh kharismatik yang sudah meninggal. Masoed mengibaratkan dalam permainan sepakbola, kalau tokoh sepuh atau tokoh masyarakat yang memimpin organisasi sebaiknya bersenanghati berada di luar lapangan menyaksikan anak-kemenakan unjuk kemampuan. Kalau masih bersemangat ikut serta, jadilah refree atau kalau sangat bersemangat masuklah ke lapangan, tapi, memegang pluit. "Saya tidak mau terlibat ketika teman-teman di DDII yang berada di PBB hendak menyatakan sikap mendukung salah satu kandidat, karena menurut saya itu tidak pada tempatnya," katanya mengacu pada Pancasila yang antara lain ada sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dan musyawarah mufakat. (zas) _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

