Waalaikumsalam.wr.wb. Syukran jazilaan da Sutan atas tulisannya, yang seakan-akan saya berada dimesjid mendengarkan ustadz yang berceramah. Dulu saya termasuk yang rajin mendengarkan ceramah dimesjid,ketika masih SMP, mungkin sekitar tahun 82-85an, sebelum masuk Diniyyah, suka ngaji pulang sekolah, mendengarkan ceramah subuh dimesjid dan sering minta duit Rp 1000, pada ayah saya, terutama dibulan Ramadhan.
Ayah saya sering tanya, kenapa tiap hari minta duit, padahal ima dikasih belanja untuk jajan,.apa kurang duit jajannya..? " Saya jawab,.bukan ayah,.ini duit untuk menyumbang kekotak amal dimesjid, buat simpanan diakhirat, kalau jajan yang ayah berikan, cukup buat beli makanan aja. Akhirnya kebesokan -besokan harinya, kalau saya keburu-buru dan lupa meminta ayah saya saja yang langsung memberikannya, tanpa saya minta lagi. Dan Ima juga berterimakasih atas bantuan da Sutan pada Ima dimilist Hidayatullah, yang turut membantah orang-orang yang pada akhirnya ketahuan jelas sekali menghina hadist rasulullah SAW, benar2 mengaku tak percaya hadist, naudzubillahimindzalik, merinding buku kuduk saya dengan semua kata-katanya yang cukup berani menghina nabi dan para sahabat yang dimuliakan Allah. Dalil yang disampaikannya benar-benar tidak masuk akal, dan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Arab itu sendiri. Itu sebabnya saya fikir dengan orang ini dan kelompoknya, benar-benar tak berguna apapun yang disampaikan walaupun jelas ayat apalagi hadist, apalagi pendapat ulama, pada sahabat yang disampaikan. tapi memang kelihaiannya dalam mempengaruhi sekian orang banyak, bisa jadi mampu, terutama bagi yang tidak faham betul Islam AlQuran dan hadist itu, karena mereka memakai landasan AlQuran juga, dimana diungkapkan dengan logika akalnya yang seakan-akan benar. Atau ada yang disampaikannya benar, namun terseleubung kerusakan yang parah dan mendasar.mereka hebat menyampaikannya, karena mereka tahu, umat Islam lemah dalam sisi ekonomi, jadi itu salah satu jalan yang cukup tangguh. Tapi saya salut dengan da Sutan, cukup berani berlawan antara lelaki dengan lelaki dengan jawaban cerdas,dan timbal balik. Kalau dengan saya mereka sudah panas sekali, kata-kata saya halus, ceplas ceplos, pakai perumpamaan yang nyelekit, dan perumpamaan itu diambil dari AlQuran lagi, buat dirinya ingin mencekek leher saya kali(hehehe..makanya saya bawa canda dan main-main ajakan,.kayak saya memainkan boneka saya). Dan semua ini menghabiskan waktu kita, sampai-sampaipun banyak postingan RN yang belum kebaca sama saya. Dimana juga dimilist keluarga Islam, saya disibukkan dengan berbagai pertanyaan juga dari netter disana. Saya jadi mendiamkan sementara dulu dari menampakkan diri dimilist lainnya, khawatir semakin saya banyak memasuki milist, maka semakin bertambah kesibukan menjawab atas pertanyaan atau tanggapan lainnya. Sementara RN dan Surau selama ini pusat perhatian dan cinta saya,jadi terlalaikan, ngak enak saya sama bunda Isna, dan juga warga RN yang dijapri, sangat banyak yang belum saya jawab, saya mohon maaf sekali atas kelalaian saya ini.Saya benar-benar ngak baca postingan beliau, itu dianya karena kesibukan dimilist lainnya. Kalau saya banyak waktu sih ngak papa, saya layani semuanya. Ini karena saya seorang Ibu RT dan juga kuliyah. Saya senang, banyak muslim/ah yang masih antusias untuk mendalami Islam ini lebih jauh lagi.Dan senang banyak koq yang hebat dalam agama. Mungkin ada masanya kelak saya akan membuka diri untuk semua orang, dimilist mana saja, meski milist Liberal,ingkar sunnah sekalipun. Kalau sudah tepat waktunya, dan sikecil sudah bisa sekolah, cita-cita kuliyah saya tercapai. Sekarang ini selain Rn dan Surau, saya sudah terlanjur masuk dan sudah dikenal sebahagian orang yang ada dimilist pakguruonline, aktivis minang(yang kebanyakan warnanya dr RN juga), milist Hidayatullah dengan nuansa lain lagi,juga milist keluarga islam. Pada hakikatnya saya masuk milist Sabili, keadilan, muslim dll, tapi masih pasif, sekedar pendengar aja dulu. Saya ingin melihat lebih jauh bagaimana ummat islam saat ini, pasti tergambar dari milist-milist yang ada tersebar itu. Wassalam. Rahima. --- Sutan Sinaro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaikum.w.w. > Oiii Sutan tunggu dulu, baa diteil nyo tindakan nan > rancak. Ooo itu mak Ngah, itu lah disarikan dek > dinda > Rahima bagaimana menjadi ayah yang baik, (Syukran > jazilah yaa ukhtii), nak jaleh nanma jalan nan > kaditampuah, ambiak sajo itu. Nan iko ko kito antian > inggo iko. Oii Sutan, janji Sutan tadi baa ?, soal __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

