Assalamualaikum.Wr.Wb.
Saudara Tasril, mungkin belum sampai ke jalum kali.
Netter sekalian,
Mudah-mudahan tidak berprasangka buruk pada saya,
karena ratusan banyaknya para lelaki yang mengirim
mail ke japri saya dalam banyak hal, sehingga
postingan mereka itu tidak dikatakan baintaian, atau
saya pacaran dengan lelaki lain. Memang susah sekali,
orang ngak tahu posisi saya sebagai pendakwah,
postingan orang lain tentang bagaimana kondisi orang
jatuh cinta dikatakan baintaian padahal itu dijalur
umum, dan saya sering sekaligus menjadi psikolog bagi
sebahagian netter, dan saya harus melayani mereka
dengan lembut, penuh perasaan, tapi itu bukan berarti
saya pacaran dengannya. Mau saya sih orang kirimnya
dijalum, tapi banyak juga netter yang tidak mau
problemanya diketahui oleh orang banyak, maka saya
bisa menerima hal ini. Tapi kalau di jalum saja sudah
diduga semacam itu, apalagi kalau tahu betapa ratusan
jumlahnya yang dijapri,..?
Kedua, bila saya menceritakan keluarga dan diri saya,
suami saya, itu sama sekali bukan berbangga akan
pangkat mereka, lagian saya harus mensyukuri nikmat
Allah, faammabinimatirabbika fahaddist, maka atas
nikmat Allah kepadamu ceritakanlah, toh..saya
menceritakan apa adanya, . Saya paling tidak bisa
bercerita mengenai pribadi orang lain, si Anu, si Ani,
ngak punya bahan saya akan hal itu, karena saya ngak
suka mengurusi pribadi orang lain secara khusus,
kecuali memang ia orang yang sangat dekat dengan saya,
baru saya akan memperhatikannya sekali. Allah melarang
dalam firmanNya : Wahai orang-orang beriman,
jauhilah buruksangka, karena buruk sangka itu adalah
sebahagian dari dosa, dan janganlah kamu mencari-cari
kesalahan, kelemahan orang lain, dan janganlah kamu
saling bergunjing(bergunjing ini ada yang dibolehkan,
melihat problemanya, misalkan kalau Abu jahal dan
keturunannya digunjingkan, boleh saja untuk
kehati-hatian).
Assalamualaikum WW.
Rahima,
Alhamdulillah Rahima dilingkungi olek keluarga nan
saling mendukung
didalam
manjago iman dalam lingkungan karajo nan bantuak itu.
==Alhamdulillah, ini berkat dari bimbingan ayah saya
yang kuat agamanya berprinsip tidak boleh makan harta
haram, sehingga menghasilkan kesembilan anak-anaknya
berhasil dalam hidupnya, bisa menduduki PT, dan ngeri
makan harta haram, sampai-sampaipun kakak saya di
Jakarta profesinya bidan, ngak berani makan duit
haram, kebetulan ia iseng-iseng dijalanan ikutan
lotre,.sungguh ia menang dapat 2 juta. Karena ia tak
tahu agama, ia tanya kesaya gimana hukumnya, saya
bilang tetap haram makan duit seperti begitu.
Kemudian ia banyak pasien yang minta digugurkan anak
dalam rahim, ngak juga mau, karena sama dengan
membunuh makhluk ciptaan Allah, padahal begitu banyak
pasien yang datang dan akan membayar mahal, begitu
menggiurkan sekali, tetapi begitulah ia tidak terima,
dan tetap hidup sederhana, ngak kurang, ngak juga
berlebih amat. Kalau ia mau, bisa aja jadi orang kaya,
tapi dengan harta haram ia tak mau.
Kacuali nan ciek tu, tantang nan karajo di pajak.
==Inilah tak semua keturunan baik, ada saja yang
jelek. Tapi begitupun ponakan ini sadar, kalau itu
dosa, tapi kekesalannya dengan aparat DPRD,DPR
pemerintah yang makan duit negara jalan-jalan ke LN
dengan hasil pungutan pajak mereka, pajak dari rakyat,
itulah alasannya, Namun begitupun ibunya(kakak kandung
saya, tetap sabar menasehatinya, dimana ada ibu saya
juga yang tinggal bersamanya, karena kebetulan ibu
saya dan mereka mendiami rumah kami yang di Sumut).
Mudah-mudahan ia sadar, umurnya masih 23 tahun, karena
saking pintarnya ahli IPA dan Matematika, semenjak
kecilnya lagi,sekolah dan kuliyahnya meloncat, dari
kelas 1 sd meloncat kekelas 3 dst..dan belum selesai
saja kuliyah sudah ada kerjaan, disaat baru kerja
dengan kelihaiannya berinteraksi, berkomunikasi cepat
naik jabatan.Itulah godaan dunia.
Iko ado carito ciek tantang urang pajak nan sabana
bana mambuek
Carito no di akhir taun pajak ko (akhir Maret) lah
ba-etong kawajiban
perusahaan nan harus di baie jo nan alah babaie.
Tanyato lah talabiah
sakitar 40 jt dek karano labo jauah labiah ketek dari
taun sabalun no.
Saharus no sasuai jo paraturan bisa restitusi.
Tapi alah samo tau juo kalau mintak restitusi awak
dipareso no. Jadi
badiam
kan sajo. Eh dasar iduang mereka tu tajam, tabaun juo
di baliau2 ko.
==Hehehe
.emang hidung dan mata serta telinga orang
tajam kalau lihat duit. Apalagi kalau dollaran.
Dihubuangi inyo lah kami. Mintak supayo kami maajukan
restitusi dan
biko
kalau alah dapek diagiah kan ka mereka. Tantu se kami
indak amuah.
Mungkin
dek sakik ati, di paresonyo pambukuan. Iko salah itu
salah.
==}Itu biasa,..tapi kalau menurut cerita ponakan saya,
biasanya perusahaan China, atau Indo lainnya yang
mereka periksa, sering ada kongkang lingkong, misalkan
seharusnya mereka bayar sekian-sekian pada pemerintah,
karena sesuai peraturan bayaran pajak setiap
perusahaan,atau badan usaha lain, menurut kadar besar
usaha tersebut.
Dan agar mereka bayar dikit, atau ditunda, maka
diadakanlah kesepakatan bayar berapa
pokok TST ( Tau
Sama Tau )sajalah gimana caranya, sehingga pembayaran
seharusnya jadi dibagi dua. Misalkan perusahaan harus
bayar 100 juta perbulan, mereka bisa bayar 50 juta ke
APBN Pusat, tetapi melalui mereka, namun yang 25 juta
diserahkan ke pemeriksa bagian pajak tersebut. Inilah
yang disebut dengan sogok. Begitulah yang saya dengar
dari ponakan saya itu.
Terakhir
kecek
mereka bisa disalasaikan tapi harus mambaia 20 jt
ditambah jo restitusi
cako. total jadi no 60 jt. Dari pado tambah banyak
urusan iyo bapalapeh
se
akhir nyo lai. Tadi no kamanyumpah untuang se indak
jadi. Mudah2 an lai
kajdi dagiang jo pitih tu dimakan no.
==}Hehehe..darah daging tapi haram.
Tapi nan namo di ati ko iyo sabana sakik, apo lai
salah surang itu
urang
awak bana.. masih mudo2 mereka itu sakitar 35 an.
Ado ciek pertanyaan ambo, dek tapaso mambaia tu apo
badoso juo awak ko.
Iyah berdosa, karena membuka jalan untuk mereka.
Bukankah peminum khamar, penjual, pemanjat, pelayan
khamar sama dosanya dalam hal tersebut..? maka
begitupun dengan kita yang memberikan pintu jalan
untuk mereka, kenapa tidak diadukan saja ke pejabat
yang lebih diatas..?
Saya punya cerita pribadi dalam pengurusan tugas
belajar, SK PNS saya dulu itu. Dengan berbagai alasan
petugas kepegawaian Kanwil Padang, ataupun Depag
Pusat, untuk memperlambat SK saya itu. Saya mengerti
maksud dan tunjuan mereka tidak lain dan tidak bukan
minta duit pelicin. Mereka persulit urusan saya dengan
berbagai alasan, yang Kakanwilnya ke Batusangkarlah,
ke Bukittinggilah, rapatlah,.pokonya, ngak batangnya
lho,.sejuta alasan(ini gaya bahasa hiperbola dikit,
mana adakan alasan itu sampai sejuta dalam satu
urusan).
Begitulah, air mata saya berlinang-linang, terkadang
di Bis ANS Padang-BKT air mata tak tertahankan lagi,
membayangkan kesusahan dalam urusan, mana kesusahan
hidup yang saya alami, bukan karena tak ada duit, duit
ada, tapi kebutuhan itu yang sering ngadet, sering air
mati, lampu mati, gas buat masak kehabisan dsbgnya,
saya hadapi sendirian dengan tanpa pembantu mengurus
anak yang baru berumur 1-3-5 tahun ketika itu,
benar-benar sebuah perjuangan yang luar biasa
beratnya, pisah dengan suami, diduga orang janda,
banyak yang ganggu, bukan karena wajah saya,
toh..wajah saya tidak cantik, tetapi karena jabatan
saya. Ampun deh
duka-duka yang saya alami kala itu,
setahun lamanya, mana dalam urusan birokrasi selalu
dipersulit, buat KTPlah, inilah- itulah.
Akhirnya, saya beranikan diri mengatakan pada
petugasnya : Maaf,.saya ini mahasiswi Al Azhar, yang
mana PNS yang saya dapat murni dari awalnya tanpa
sogokan sama sekali, karena pada dasarnya saya
iseng-iseng ikut test PNS, lulus, dan mulanya ngak mau
ambil, tapi desakan bapak2 dikeduataan, juga suami
saya, akhirnya saya ambil juga, jadilah PNS saya murni
tanpa sogokan, dan saya tak mau menyogok dalam urusan
ini, kalau bapak tidak menyelesaikan urusan saya,
hanya karena duit, berapalah harga 1 juta itu bagi
saya, kalau begitu saya langsung uruskan ini ke Depag
pusat, kalau bisa langsung ke mentrinya sekaligus.
Itu pegawai, langsung takut, dan bilang,.: Tidak
bu,..kami bukan mau duit,.kita juga di kanwil ini
tidak dibolehkan menerima duit sogokan untuk
mempercepat urusan dst..dst... Yah..sudah baguslah
kalau begitu, sekarang saya minta selesaikan hari ini
juga, dan saya tunggu, karena rumah saya di BKT, jauh,
bukan di Padang ini.
Yah..akhirnya selesailah urusan saya saat itu juga,
saya temani langsung pegawainya mengetik SK saya itu.
Begitu juga tak jauh beda urusan dan kejadian di Depag
Pusat. Dari Jakarta Selatan ( Pamulang Indah) ke
Jakarta Pusat, Lap Banteng saya pergi naik bis untuk
urusan SK izin tugas belajar itu, dan selesai dalam
tiga hari dengan kondisi mulanya sama saja dengan yang
di Kanwil Padang, berbelit-belit, namun dengan
kelihaian saya berkomunikasi dengan mereka akhirnya
lolos juga tanpa duit sepesenpun.
Akhirnya Kepala kepegawaian itu bilang begini pada
saya : Maaf bu,.tadi saya bukan tidak mau memberikan
SK itu langsung pada ibu, tetapi karena saya menyadari
ibu akan jadi orang besar kelak, maka harus diuji dulu
kebesaran hati ibu, (istilah kerennya di plonco dulu
kali yah..?), dan silahkan ibu menyelesaikan kuliyah
sampai doctor sekalipun, akan kami izinkan, begitulah
akhirnya ucapannya.
Saya sudah setengah mati dengan jurus-jurus ilmu
phisikolog, ilmu komunikasi saya keluarkan agar hati
kepala kepegawaian itu luluh, saya menangis sambil
berdoa pada Allah dengan membacakan doa nabi
Sulaiman, tatkala menundukkan hati ratu Balqis, itulah
yang saya baca ketika itu, dan berhasil atas izin
Allah, saya dapat izin belajar dengan gaji tetap jalan
terus tanpa dikurangi sedikitpun. Ada yang bilang,
bagaimana sih duit orang yang izin belajar ini, halal
apa tidak, ia tidak mengajar, tetapi gaji jalan
terus..? Saya balik bertanya , :
Ini sama dengan orang yang dapat bea siswa halal atau
tidak, ia tidak kerja, tetapi dapat duit juga dari
pemerintah, ..? Tetapi izin belajar, tugas belajar,
kan belajar, sama dengan yang dapat bea siswa, sama
sama belajar dan haknya untuk mendapat santunan
belajar. Jadi halal toh..hanya saja, karena suami saya
mencukupi kebutuhan saya, makanya duit itu ngak
kepakai, salah satu jalannya duit tersebut sebahagian
saya berikan sekolah, masyarakat miskin buat biaya
sekolahnya, juga buat saya beli buku2. Kadang-kadang
saya pikir, manusia banyak ngomong aja urusan pribadi
orang lain, tiba didirinya mendapatkan hal semacam itu
malah bisa jadi ia diam, atau lebih tamak lagi. Kayak
orang saat menderita, saat ngak punya kedudukan,
pejabat, pandainya mengkiritik doank, disaat ia
mendudukui posisi tersebut, malah ia lebih bringas
lagi, lebih korupsi, lebih tamak, lebih jahat lagi.
Itu sebabnya, lebih baik intropeksi diri sendiri
ketimbang memikirkan pribadi orang lain, apalagi
sampai buruk sangka, mencari-cari kesalahan orang
lain, jatuh pada fitnah, gunjing dsbgnya. Dosanya
sudah lebih bertumpuk-tumpuk. Tapi itulah namanya
manusia, gajah dipelupuk mata tak kelihatan, tungau
diseberang laut kelihatan. Ini salah satu sebab
kemunduran ummat. Bukan sibuk dengan urusan ummat,
menolong ummat, tetapi sibuk urusan pribadi orang
lain, sibuk mencari2 kesalahan,kejelekan, dan sibuk
mengkritik, sibuk pada yang tidak bermanfaat, lupa
dirinya,.dan seterusnya..dan seterusnya.
Kembali kecerita birokrasi, urusan administrasi di
Indonesia berbelit-pelit, penuh suka dan duka, tetapi
kita harus sabar, tabah dan teguh memegang pendirian
jangan Korupsi, jangan Menyogok, karena menyogok da
disogok dilaknat Allah kedua2nya. Ingat saja Firman
Allah : Jika kamu menolong agama Allah, Allah akan
menolong kamu dan menetapkan pendirianmu . Juga
jangan sekali-kali makan haram, banyak dzikir dan
berdoa pada Allah dengan doa :
ya Allah laa maaniliman athaita, walaa mu;thi
liman athaita Ya Allah tidak ada yang dapat melarang
bagi orang yang sudah engkau tetapkan untuk
membrikannya, dan juga tidak mungkin diberikan bagi
orang yang engkau larang rezekinya. Berdoa yang
banyak dan ingat saja doa-doa para nabi jua doa
rasulullah SAW. Dalam hal menundukkan hati seseorang.
Ada baiknya kita mempertebal iman kita, mengintropeksi
diri kita, shalat malam dzikir, dan usahakan
menghilangkan jauh-jauh dalam diri kita buruk sangka,
kalau belum jelas-jelas dalil seseorang itu berbuat
yang jahat, mengatakan yang tidak baik, hindari
mencari-cari kesalahan orang lain, tapi sibuklah
dengan cacat diri sendiri, itu jauh lebih bermanfaat
menuju masyarakat madani, masyarakat social,
masyarakat yang berhati jernih, bersih, tetapi tegas
dalam megekakkan kalimah illahi. Kata pepatah Arab :
Likulli maqal maqam, walikulli maqam maqal, Setiap
perkataan ada tempatnya, dan setiap tempat ada kata
yang pantas untk diucapkan .
Wassalam. Rahima
( maaf tanggapan ini ngak diedit, karena saya
buru-buru akan kekantor untuk mempersiapkan suatu
acara antara Indo dan Mesir(istri Mubarak, presiden
Mesir, Suzanna Mubarak, saya sudah melihat pustaka
anak-anak di Mesir, Subhanallah betapa Mesir
mementingkan pendidikannya)
Demikian, Allaahulam.
Tolong lah kaji Rahima atau mak Sutan Sinaro nak
sanang lo ati ko
saketek.
Wassalam
Tan Ameh (47)
____________________________________________________
Yahoo! Sports
Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football
http://football.fantasysports.yahoo.com
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________