Pak Tasril, iko kah garan???. Wassalam, syb.
Edisi Kamis, 30 Jun 2005 Berita / Rakyat Sumbar Pessel Bertekad Lebih Maksimal Oleh admin padek 1 Kamis, 30-Juni-2005, 16:03:17 17 klik Painan, Padek-Plus minus pelaksanaan Pilkadal di sejumlah daerah di Sumbar, menjadi catatan penting bagi KPUD yang akan melaksanakan Pilkadal pada tahap II Agustus mendatang. Daerah itu adalah Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, Pesisir Selatan dan Tanahdatar. Anggota KPUD Pesisir Selatan Rinaldi SPd menyebutkan, pada tahapan Pilkada Provinsi Sumatera Barat, KPUD Pesisir Selatan senantiasa melakukan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat di Pesisir Selatan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun Rinaldi mengakui, sosialisasi yang dilakukan KPUD Pesisir Selatan selama ini sangat minim. Minimnya sosialisasi tersebut disebabkan karena keterbatasan dana yang diperoleh KPUD Pesisir Selatan dari KPUD Provinsi pada tahapan Pilkada ini. Dikatakannya, sosialisasi kepada masyarakat bukan hanya tanggung jawab KPUD semata, namun ini juga tanggung jawab dari semua pihak yang mengetahui tentang ketentuan dan peraturan Pilkada. "Terkesan sosialisasi untuk masyarakat cuma tanggung jawab KPUD semata. Sehingga, tanpa adanya sosialisasi yang cukup dari KPUD Pesisir Selatan, masyarakat Pesisir Selatan praktis mengalami kesulitan dan kebingungan pada tahapan pemungutan suara," ungkapnya. Berdasarkan pengalaman dalam pelaksanaan pemilihan gubernur yang telah dilaksanakan, ia menambahkan, terhadap plus minus pelaksanaan akan menjadi catatan dan menjadi pelajaran berharga bagi KPUD yang akan melaksanakan Pilkadal tahap II ini. "Kita akan berusaha untuk lebih maksimal pada Pilkadal bupati di Pesisir Selatan yang akan dilaksanakan Agustus mendatang," ujarnya. Namun demikian, tambahnya, faktor dana merupakan salah satu penentu baiknya kinerja KPUD, terutama dalam melakukan sosialisasi. Sementara itu, meski Pilkadal gubernur di Pesisir Selatan berlangsung aman dan lancar, namun pemilih yang mempergunakan hak pilihnya di Kabupaten Pesisir Selatan sangat minim. Dari 258.491 orang jumlah wajib pilih di kabupaten itu hanya sekitar 60 persen yang mempergunakan hak politiknya pada Pilkada Senin (27/6). Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Alirman Sori SH M Hum di Painan kemarin mengatakan, sedikitnya jumlah pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya pada pemilihan gubernur/wakil gubernur Sumatera Barat Senin lalu, karena minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh KPUD dan jajarannya sebelum penyelenggaraan Pilkada. Menurut Alirman, sosialisasi KPUD sangat berarti bagi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada penyelenggaraan Pilkada. Tanpa sosialisasi, masyarakat akan mengalami kebingungan, dan juga bisa mengurangi angka wajib pilih yang datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya saat pemungutan suara berlangsung. Bahkan, Alirman juga mempertanyakan, apakah KPUD dan petugas lainnya pada Pilkada Provinsi Sumatera Barat di Pesisir Selatan ada melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan? (mg5) _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

