Dari Waspada Medan kitao baco:
13 Jul 05 08:34 WIB
Komandan GAM Siap Letakkan Senjata

Finlandia, WASPADA Online
Babak terakhir perundingan perdamaian antara pemerintah RI dan kelompok separatis di Provinsi Nanggroe Aceh Darus-salam (NAD) berlangsung Selasa (12/7) di ibukota Finlandia. Kedua belah pihak mengatakan bahwa satu persetujuan berada dalam jangkauan guna mengakhiri peperangan terpanjang di dunia.

Para wakil dari kelompok bertikai menurut rencana akan mengadakan pertemuan secara terpisah dengan delegasi Uni Eropa dan pimpinan kelompok mediator, mantan presiden Finlandia Martti Ahtisaari, sebelum membuka perundingan mereka, demikian kalangan pejabat di Helsinki.

Dua minggu lalu, Ahtisaari mengajukan satu rancangan perdamaian ke Jakarta kepada pemimpin Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di pengasingan di Swedia untuk membahas dokumen yang diperkirakan akan menjadi basis bagi kemungkinan persetujuan perdamaian. Pertemuan itu akan dipantau oleh lebih dari 200 peninjau dari Uni Eropa.

"Dokumen yang ada itu secara luas diterima, namun masih memerlukan beberapa tambahan," kata Damien Kingsbury, seorang akademisi Australia yang menjadi penasehat delegasi Aceh pada perundingan yang dilakukan di dekat ibukota Finlandia itu.

Berbicara sebelum menuju ke gedung pemerintah yang berlokasi di pinggiran Helsinki, Vantaa, di mana perundingan itu diselenggarakan, Kingsbury mengatakan Uni Eropa akan mengambil posisi kepemimpinan dalam perundingan damai itu, diharapkan akan mencakup masalah pemerintahan sendiri dan demiliterisasi di NAD yang berpenduduk 4,1 juta jiwa. Konflik Aceh itu dimulai pada 1976 dan sejak itu sekurang-kurangnya 15.000 orang telah tewas dalam pertempuran di provinsi tersebut.

Usaha perdamaian ambruk pada 2003, namun dihidupkan kembali setelah gempa bumi dan tsunami melanda provinsi itu 26 Desember lalu yang menewaskan lebih dari 130.000 warga Aceh. Sejak bencana tersebut kedua belah pihak telah bertemu sebanyak empat kali di Helsinki yang disponsori oleh Crisis Management Initiative, satu kelompok pencegah konflik yang dibentuk Ahtisaari setelah dia mengundurkan diri sebagai presiden Finlandia tahun 2000.

Indonesia menyatakan keyakinannya akan tercapai persetujuan damai dengan para pemberontak GAM. "Diharapkan sekali babak ini dapat menyelesaikan semua problem dan diharapkan sebelum Agustus kami dapat menandatangani persetujuan akhir," kata perunding senior pemerintah Indonesia Sofyan Djalil kepada para wartawan Senin. "Saya sangat optimis."

Jakarta mengatakan tidak akan membiarkan Aceh memisahkan diri dari Indonesia, namun kami akan memberikan otonomi luas. GAM secara umum menggugurkan tuntutan kemerdekaan mereka dan sekarang hanya ingin hak untuk membentuk partai politik sendiri untuk ambil bagian dalam pemilihan pemerintah daerah.

Masalah partai ini adalah suatu hal yang sensitif bagi Jakarta, karena secara umum diperkirakan kelompok separatis akan memenangkan secara luar biasa setiap pemungutan suara. Tidak segera diketahui dengan jelas bagaimana masalah itu yang terlihat sebagai hal yang kritis bagi keberhasilan proses perdamaian tersebutakan dapat diselesaikan.

Siap letakkan senjata
Seorang komandan senior GAM mengatakan Selasa di Aceh bahwa pasukannya siap untuk meletakkan senjata sebagai bagian dari persetujuan perdamaian itu. "Kami akan mengikut setiap perintah yang datang dari para pemimpin kami," kata Teungku Muharram, salah seorang komandan lapangan pemberontak GAM dari kempnya di persembunyiannya di hutan.

Muharram mengatakan pemberontak akan melanjutkan perjuangan sampai tercapai perdamaian. Meski Indonesia mengerahkan 55.000 pasukan keamanan di Aceh yang berbanding 10-1 terhadap kekuatan GAM, mereka telah membuktikan ketidakmampuannya untuk mengakhiri pemberontakan itu. Bulan lalu, DPR telah menyetujui tambahan dana peperangan di Aceh sebesar AS0 juta untuk selama beberapa bulan ke depan. (ap/m11)

(am)


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.323 / Virus Database: 267.8.13/47 - Release Date: 7/12/2005
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke