Dari Waspada Medan kito baco:
19 Jun 05 05:05 WIB
Dampak Orang Tua Perokok pada Anak
Amerika Serikat, WASPADA Online
Sekali lagi, sebuah studi memperlihatkan bahwa merokok tidak hanya
berbahaya bagi diri sendiri namun juga bagi lingkungan sekitar mereka.
Laporan dari Dr Paolo Vineis seperti yang dilansir oleh The British Medical
Journal menyatakan anak-anak memiliki resiko paling besar dari para
orangtua perokok.
Dampak perokok pada non perokok (perokok pasif) sudah lama diketahui. Namun
bahaya mengenai orangtua perokok pada kesehatan anak-anak baru kini
mengemuka. Dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Paolo Vineis disejumlah
negara Eropa diketahui bahwa anak-anak mengalami dampak paling tinggi.
Yaitu sekitar tiga kali lipat terkena kanker paru-paru dan masalah yang
berhubungan dengan pernafasan lainya dari orangtua yang perokok. Dr Paolo
menyebut hasil penelitiannya kali ini sangat berbeda dengan penelitian
dampak rokok pada kesehatan manusia.
Dr. Paolo Vineis merupakan seorang profesor dari Imperial College London
(Inggris). Selama hampir tujuh tahun, Dr Paolo melakukan penelitian atas
123.000 orang dari 10 negara Eropa yang diketahui menjadi perokok pasif.
Dalam kurun itu, 97 orang kemudian diketahui terkena kanker paru-paru, 20
terkena masalah dengan pernafasan dan 14 meninggal.
Resiko anak-anak terkena kanker paru-paru mengalami kenaikan sampai 3.6
kali dari orangtua perokok karena anak-anak ini telah menjadi seorang
perokok pasif. Secara keseluruhan penelitian juga menunjukan resiko terkena
penyakit yang berhubungan dengan paru-paru akan mencapai 30% bagi anak-anak
perokok pasif ini.
Angka itu akan lebih tinggi dibandingkan dengan resiko para perokok yang
sudah pensiun dari merokok. Di AS ditengarai 1900 hingga 2700 kasus
kematian pada jabang bayi disebut-sebut karena mereka merupakan perokok
pasif. Tidak heran Dr Paolo pun menyarankan agar sejumlah negara mulai
memperkenalkan hukum untuk melindungi para perokok pasif ini.
Merokok di rumah memang tidak dilarang namun Dr Paolo menyarankan orang tua
seharusnya tidak merokok di rumah saat anak-anak mereka berada
disekitarnya. Dr. Norman Edelman memberikan saran lain bahwa seandainya
harus merokok disarankan untuk tidak merokok diruangan tertutup. (klc)
(bps)
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.323 / Virus Database: 267.8.13/47 - Release Date: 7/12/2005
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________