> _____________________________________________
> From: Elthaf (elthaf)
> Sent: Wednesday, August 17, 2005 2:38 PM
> To: '[EMAIL PROTECTED]'; '[email protected]'
> Subject: Selamat atas pelantikan Alumni sebagai Gubernur, WaGub,
> Bupati, Wako
>
> Saya dan keluarga mengucapkan Selamat dan Sukses kepada :
> 1. Bapak H. Gamawan Fauzi Dt. Rajo Nan Sati, SH., MM, suami dari
> Ibu Hj. Vita Nova, SH Alumni SMA Negeri I Bukittinggi angkatan 1976.
> Yang dilantik sebagai Gubernur Sumatera Barat periode 2005-2010 pada
> hari Senin, 15 Agustus 2005 oleh Menteri Dalam Negeri Bapak Letjen TNI
> (Purn) H. M. Ma'ruf di Padang
> 2. Bapak Prof. DR. H. Marlis Rahman, MSc, Alumni SMA Negeri I
> angkatan 1963, yang dilantik sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat
> periode 2005-2010 pada hari Senin, 15 Agustus 2005 oleh Menteri Dalam
> Negeri Bp. Letjen TNI (Purn) H. M. Ma'ruf di Padang
> 3. Bapak Drs. H. Djufri, Alumni SMA Negeri I Bukittinggi
> angkatan 1963 yang dilantik sebagai Wali Kota Bukittinggi periode
> 2005-2010 oleh Pejabat Gubernur Sumatera Barat Bp. Drs. Thamrin pada
> hari Sabtu, 13 Agustus 2005 di Bukittinggi
> 4. Bapak Drs. H. Aristo Munandar, Alumni SMA Negeri I
> Bukittinggi angkatan 1969 yang dilantik sebagai Bupati Agam periode
> 2005-2010 oleh Pejabat Gubernur Sumatera Barat pada hari Sabtu, 13
> Agustus 2005 di Lubukbasung, Agam.
>
> Semoga Allah SWt melimpahkan karunia dan kesehatan kepada beliau
> dan keluarga dalam melaksanakan tugas yang berat ini, Amiin.
> Pekanbaru, 17 agustus 2005
> Wassalam,
> Elthaf Hidjaz St. Sri Bagindo, SE
> IASMA1Bkt-1980
> E-mail : [EMAIL PROTECTED] , [EMAIL PROTECTED]
>
> *************************************************
> Sinergikan Kekuatan
> * Pelantikan Gubernur Sumbar Berjalan Lancar By adminpadek
> Selasa, 16-Agustus-2005, 10:07:04
>
>
>
> Padang, Padek-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Ma'ruf secara resmi
> melantik H Gamawan Fauzi SH MM dan Prof Dr Marlis Rahman MSc sebagai
> Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) periode 2005-2010,
> kemarin. Pelantikan dalam Sidang Paripurna Istimewa yang dipimpin
> langsung Ketua DPRD Sumbar Dr (HC) Leonardy Harmainy, dan dihadiri
> seluruh anggota DPRD Sumbar serta sejumlah menteri tersebut
> berlangsung lancar dan khidmat.
>
>
> Mendagri M Ma'ruf dalam sambutannya mengharapkan pemerintahan
> Gamawan-Marlis berjalan lancar dan bisa mengatasi segala persoalan di
> Sumbar. Di samping itu, Pemerintahan Provinsi (Pemprov) di bawah
> kepemimpinan Gamawan perlu menciptakan sinergisitas antargolongan yang
> ada di Sumbar, serta Pemprov dengan Pemkab/Pemko di Sumbar sebagai
> kekuatan untuk membangun di era otonomi.
>
> "Pelaksanaan otonomi daerah nantinya dijalankan gubernur perlu
> direformasi di seluruh aspek pemerintahan yang ada. Khususnya,
> reformasi bidang pelayanan publik, pembaruan sistem dan alat-alat.
>
> Pemerintahan yang akan dilaksanakan gubenur ke depan haruslah
> mereformasi otonomi yang selama ini tidak tepat di kalangan pemerintah
> daerah. Sesuai amanat UU No 34 Tahun 2004 Tentang Otonomi Daerah,"
> ingatnya.
>
> Perjalanan pemerintah harus sesuai dengan manajemen daerah supaya
> tidak terjadinya tumpang tindih dengan pemerintahan daerah dalam
> penerapan otonomi, perlu juga dipahami arti otonomi untuk seluruh
> pemerintahan Sumbar asal tidak bertentangan dengan undang-undang yang
> ada di Indonesia
>
> "Demi kelangsungan pemerintahan yang sinergis di Indonesia dan Sumbar
> khususnya, perlu diadakan pembinaan dan pengawasan terhadap
> pelaksanaan otonomi agar tidak menganggu kedaulatan Negara Kesatuan
> Republik Indonesia (NKRI)," tandasnya.
>
>
>
> Tak Ada yang Kalah
>
> Pelantikan di ruangan sidang Utama DPRD Sumbar itu, dibuka Ketua DPRD
> Sumbar Leonardy Harmainy sekitar pukul 10.00 WIB. Ia didampingi Wakil
> Ketua DPRD Sumbar Mahyeldi Ansyarullah, Apris Yaman dan Masful.
> Terlihat di jajaran kursi paling depan, Mendagri M Ma'ruf, Penjabat
> Gubernur Sumbar M Thamrin, Menteri Ketenagakerjaan Fahmi Idris,
> Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta, Menko Kesra Alwi
> Sihab, Wakil Ketua DPD Irman Gusman.
>
> Selain itu, juga hadir sejumlah anggota DPR RI asal Sumbar, Ketua
> Penggerak PKK Nasional RR Susiati Makruf, mantan gubenur Sumbar Ir
> Azwar Anas, Hasan Basri Durin, dan Zainal Bakar, serta sejumlah
> undangan lainnya.
>
> Dalam sambutannya, Leonardy mengemukakan proses pemilihan kepala
> daerah langsung (pilkadal) 27 juni lalu, sebenarnya tidak ada yang
> kalah atau pun menang. Kemenangan tetap di tangan rakyat Sumbar. Ia
> berharap imej positif tersebut terbangun dan mampu dipertahankan semua
> pihak.
>
> "Diharapkan, Gamawan Fauzi mampu memperlihatkan kinerja positifnya
> bagi kemajuan Sumbar lima tahun ke depan. Apalagi kepemimpinannya pun
> terbukti bersih dan berhasil selama memimpin Kabupaten Solok dua
> priode lalu. Begitupun Marlis Rahman, mampu melengkapi," tukas anggota
> Fraksi Partai Golkar ini.
>
> Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pelantikan pasangan gubernur
> dan wakil gubernur. Gamawan dan Marlis dengan pakaian resmi selaku
> kepala daerah berwarna putih dengan khidmat dan bersahaja turun ke
> lantai bahagian depan diikuti Mendagri.
>
> Mendagri menyematkan lencana di dada bahagian kanan kedua pasangan
> ini. Usai pembacaan Sumpah dan penandatanganan berita acara, dilakukan
> serah terima jabatan dari pejabat gubernur M Thamrin. Dengan
> dilantiknya pasangan gubernur/wakil gubernur ini, berarti Sumbar telah
> memiliki 7 gubernur definitif. Namun, Gamawan dan Marlis tercatat
> sebagai gubernur definitif pertama hasil pemilihan secara langsung
> oleh rakyat.
>
> Tak salah pelantikan ini mendapat perhatian yang luar biasa dari
> masyarakat Sumbar dan nasional. Pengamanan berlangsung ketat dan
> terjadi perubahan jalur lalulintas guna melancarkan arus kendaraan.
>
> Hampir seluruh sudut dijaga ketat polisi berpakaian lengkap dan sipil.
> Pintu gerbang DPRD Sumbar dijaga ketat, pengunjung yang tidak memiliki
> kokarde resmi dari panitia atau tanda pengenal tidak diperbolehkan
> memasuki sidang. Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal
> yang dapat merusak jalannya acara, undangan haruslah melewati ruang
> pemeriksaan dengan mengunakan detektor logam.
>
>
>
> Mahasiswa Deadline Gubernur
>
> Sementara itu, saat rangakaian acara pelantikan berlangsung, sekitar
> 10 orang mahasiswa menggelar orasi di luar Gedung DPRD. Mereka
> men-deadline Gubernur Sumbar terpilih untuk menyelesaikan program
> kerjanya dalam waktu 100 hari dan merealisasikan 20 persen dana
> pendidikan. Para mahasiswa ini mengaku utusan dari Badan Eksekutif
> Mahasiswa Sumbar (BEM-SB).
>
> Dalam aksi tersebut diikuti utusan sejumlah universitas, yakni dari
> Unand, IAIN dan UNP yang tergabung dalam BEM-SB. Mahasiswa melakukan
> orasi dan meneriakan yel-yel hidup mahasiswa di depan pintu gerbang
> gedung DPRD Sumbar.
>
> Aksi demonstrasi berupa penyampaian orasi ini dipimpin Basuki wakil
> presiden BEM Unand sebagai koordinator lapangan (korlap). Demonstrasi
> yang direncanakan akan diadakan dalam gedung DPRD dihalau kepolisian
> sehingga mahasiswa hanya bisa berorasi di luar pagar dengan pengawalan
> yang ketat dari kepolisian. Sempat terjadi aksi saling dorong antara
> polisi dan mahasiswa.
>
> Awalnya kegiatan demonstrasi yang juga merupakan agenda dari BEM
> Sumbar ini,sempat terhalang karena tidak mendapatkan izin dari
> kepolisian, mahasiswa melalui lembaga BEM juga tidak mendapat undangan
> dalam pelantikan ini. "Baru pukul 10 malam kami dapat undangan atas
> nama BEM Unand," ujar Irwan Presiden BEM Unand kepada koran ini disela
> aksi orasinya.
>
> BEM sumbar mulai bergerak dengan membekali izin dari panitia pelaksana
> berupa undangan pelantikan, di dalam undangan menurutnya tidak
> dicantumkan jumlah orang yang hadir. "Saya telah lapor dan diizinkan
> dua orang,jadi saya masuk dua orang," ujar Presiden BEM Kampus hijau
> ini,malah salah seorang mahasiswa Defrino sekjen BEM IAIN Imam Bonjol
> mengaku dapat izin untuk lima orang. "Ketika kami masuk seorang yang
> memakai kokarde panitia mengizinkan masuk untuk lima orang, tapi
> akhirnya kami diarak keluar untuk orasi oleh polisi," ujarnya.
>
> Demonstrasi ini bertujuan untuk menyampaikan pernyataan sikap BEM
> Sumbar, rekomendasi BEM-SB dan kontrak politik gubernur Sumbar dengan
> mahasiswa sebagai penyampai aspirasi masyarakat. Rekomendasi BEM-SB
> meliputi bidang politik, ekonomi, sosial dan hukum, dan sejumlah
> peroslan-persoalan lainnya.
>
> Seiring dengan berakhirnya acara pelantikan, mahasiswa pun mengakhiri
> dengan damai aksi orasinya. Beberapa orang tetap mengikuti gubernur
> dalam pelantikan Vita Gamawan Fauzi sebagai ketua penggerak PKK Sumbar
> di kantor Gubernur, yang dilakukan langsung setelah upacara pelantikan
> gubernur di DPRD. Ketua BEM Unand akhirnya bisa menemui Gamawan Fauzi
> usai pelantikan ketua penggerak PKK dan dijanjikan untuk mengadakan
> pertemuan selanjutnya."Beko kato Pak Gamawan," ujar Irwan.
>
>
>
> * Ganti Pejabat, GAMMA Akan Objektif
>
> Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi dan Marlis Rahman
> (GAMMA) mengingatkan aparatur dan pejabat pemerintahan tidak perlu
> gelisah, cemas dan takut. Sebab, dalam mengangkat dan mengganti
> pejabat Gamawan akan tetap berlaku objektif. Baik untuk mengganti
> pejabat yang telah pensiun ataupun menempatkan pejabat baru, dilakukan
> sesuai ketentuan yang berlaku dan kebutuhan organisasi yang mendukung
> jalannya pemerintahan daerah.
>
> Pernyataan itu diungkapkan Gamawan Fauzi pada acara resepsi pelantikan
> dan pisah sambut Gubernur Sumbar, kemarin. Dijelaskannya, begitu ia
> bersama Marlis Rahman terpilih pada PIlkada 27 Juni lalu, ia mendengar
> bahwa di lingkungan Kantor Gubernur dan Pemprov Sumbar muncul isu dan
> keresahan yang katanya Gubernur baru (GAMMA) akan langsung merombak
> aparatur pemerintahan, serta mengganti para pejabat lama dengan
> orang-orang GAMMA.
>
> "Saya tahu, dalam menanggapi berbagai isu itu tlah muncul kegelisahan,
> tetapi juga muncul harapan-harapan. Perlu saya tegaskan bahwa
> pandangan dan sikap kami (GAMMA) terhadap aparatur tidaklah sesempit
> yang diperkirakan sementara orang," kata Gamawan.
>
> Lebih lanjut dikemukakannya, untuk beberapa bulan ke depan ia bersama
> Marlis akan melakukan penilaian dan pengkajian-pengkajian terlebih
> dahulu. "Percayalah, kami tidak akan keluar dari prinsip-prinsip
> objektivitas dan pertimbangan profesionalisme serta
> persyaratan-persyaratan normatif dalam menempatkan aparatur. Saya
> jamin takkan ada pertimbangan-pertimbangan subjektif, suka atau tidak
> suka. Apalagi KKN," kata Gamawan lagi.
>
> << OLE Object: Picture (Metafile) >>
>
> "Pegangan saya, dan Pak Marlis tetap pada penilaian objektifitas,
> profesional, dan kriteria-kriteria lain yang lazim seperti moralitas,
> integritas, kompetensi, dan loyalitas. Loyalitas bukan loyal kepada
> saya, tapi pada tugas pokok dan fungsi sesuai bidang tugas dan
> tanggung jawabnya. Untuk itu, saya berharap segenap aparatur tidak
> perlu gelisah, cemas atau khawatir" tambahnya.
>
> Tantangan pemerintah dan aparatur sekarang dan di masa depan, menurut
> Gamawan adalah mengembalikan kepercayaan publik kepada pemerintah
> dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance dan clean goverment.
> Itu, lanjutnya tidak bisa dilakukan dengan kata-kata dan ucapan,
> tetapi harus dengan perbuatan.
>
> "Membangun kembali kepercayan itu harus dilakukan oleh semua aparatur
> dengan memberikan teladan, meningkatkan pengabdian kepada tugas dan
> tanggungjawab serta dengan memberikan pelayanan yang baik kepada
> masyarakat," tegas mantan Bupati Solok dua periode ini.
>
> Pada sisi lain, Gamawan mengajak pasangan Calon Gubernur Sumbar yang
> belum berhasil terpilih pada Pilkada 27 Juni lalu untuk bergandengan
> tangan, membangun Sumbar sesuai panggilan hidup masing-masing. Ia
> percaya semua pasangan calon mempunyai potensi dan niat baik untuk
> membangun Sumbar, ranah minang yang sama-sama dicintai.
>
> Pada kesempatan itu, Gamawan dan Marlis berjanji dan akan berusaha
> semampunya dalam lima tahun kedepan menggunakan kekuasaan dan amanah
> yang telah diberikan rakyat, semata-mata untuk kemajuan rakyat dan
> daerah Sumbar.
>
> "Saya seorang yang diamanahkan memimpin Sumbar lima tahun kedepan,
> akan berusaha tetap menjadikan agama yang saya anut sebagai pedoman
> dalam kehidupan sehari-hari, di dalam keluarga maupun sebagai pemimpin
> daerah dan masyarakat," ujar mantan Bupati Solok dua periode ini.
>
> Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang
> selama ini menurutnya baru fasih dalam ucapan dan lancar dalam
> tulisan, serta dibicarakan oranmg dalam seminar-seminar secara jujur
> diakui masih sangat kurang diamalkan dan diikmplementasikan. "Kedepan,
> falsafah itu, harus dijadikan pedoman hidup dan perilaku sehari-hari,
> dalam semua aspek kehidupan kita, serta dalam rangka membangun
> kehidupan sosial budaya kita semua," harapnya.
>
> << OLE Object: Picture (Metafile) >>
>
> * Zainal Bakar SH, Hindari Kecurigaan
>
> Mantan Gubernur Sumbar periode 1999-2004, Zainal Bakar SH mengharapkan
> kepada Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi agar dapat melanjutkan apa yang
> telah digagas gubernur sebelumnya. Tentunya mengutamakan kepentingan
> masyarakat Sumbar.
>
> "Selamat saya ucapkan kepada pasangan Gamawan Fauzi dan Marlis Rahman.
> Semoga mampu merealisasikan amanah yang telah ditumpangkan rakyat
> Sumbar dalam Pilkadal lalu. Saya harapkan apa yang telah digagas
> pemerintahan sebelumnya dapat dilanjutkan, teturama berorientasi
> kepada pemenuhan kepentingan rakyat," ujar Zainal Bakar usai mengikuti
> pelantikan gubernur dan wakil gubernur Sumbar, Senin (15/8).
>
> Perencanaan program yang digagas pemerintahannya terdahulu, murni
> bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbar. Tak salahlah
> kiranya program-program yang masih dalam tahap perencanaan dan belum
> tuntas dilanjutkan pembangunannya
>
> "Saya optimis kepada siapapun yang bakal menjadi gubernur Sumbar mampu
> memberikan yang terbaik kepada masyarakat Sumbar. Semua pihak haruslah
> mengedepankan sikap kebersamaan dengan menghidarkan faktor
> kecurigaan," ujarnya.
>
> Lebih lanjut, Zainal mengingatkan gubernur terpilih mampu memainkan
> peranannya selaku wakil pemerintahan pusat dan kepala daerah otonom.
> Kedua peranan ini haruslan dimenej dengan baik dan berimbang, tanpa
> meniadakan salah satu di antaranya.
>
> * Leonardy Harmainy, "Jaga Keharmonisan"
>
> Selama ini Gamawan Fauzi telah memperlihatkan kinerja positifnya bagi
> kemajuan Sumbar. Apalagi kepemimpinannya terbukti bersih dan berhasil
> selama memimpin Kabupaten Solok dua periode. Begitupun Marlis Rahman,
> mampu melengkapi kekurangan-kekurangan yang dimiliki Gamawan Fauzi.
>
> "Terwujudnya hubungan harmonis antara Pemerintah Provinsi (Pemprov)
> dan DPRD, hal lain yang harus mendapat perhatian kepala daerah
> mendatang. Terjalinnya hubungan hangat antar kedua lembaga, mampu
> mempercepat perwujudan agenda pembangunan mendatang," ujar salah
> seorang calon gubernur Sumbar, H Leonardy Harmainy.
>
> Leo yang juga Ketua DPRD Sumbar mengucapkan rasa terima kasih atas
> kinerja yang diberikan pejabat gubernur Drs H M Thamrin selama
> menjabat di Sumbar. Leo menilai saat ini masyarakat Sumbar
> mengharapkan banyak hal, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
> Salah satunya agar pemerintah pusat memberikan izin memberangkatkan
> jemaah haji asal Sumbar langsung dari Bandara Internasional
> Minangkabau (BIM) dalam masa haji mendatang.
>
> "Sumbar tidak meminta pemerintah pusat memberikan hak otonomi khusus
> sebagaimana Papua dan Nagro Aceh Darussalam (NAD). Sebaliknya, Sumbar
> berharap pemerintah pusat memberikan perhatian khusus, yakni
> mengabulkan permintaan Sumbar memberangkatkan jemaah haji asal Sumbar
> dari BIM," ungkap Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy sewaktu memimpin
> Sidang Paripurna Istimewa pelantikan gubernur dan wakil gubernur
> terpilih, H Gamawan Fauzi SH MM dan Prof Dr H Marlis Rahman.
>
> Leonardy memberikan apresiasi (penghargaan, Red) positif kepada
> masyarakat Sumbar yang mampu mencerminkan kedewasaan berpolitik dalam
> Pilkadal lalu. Begitupun para kontestan yang ikut bertarung, berupaya
> menciptakan ketentraman dan ketenangan dilapisan bawah. Hingga tidak
> terjadi friksi-friksi yang mencoreng harga diri masyarakat Sumbar.
> "Kita perlu menyakini, proses Pilkadal lalu sebenarnya tidak ada yang
> kalah atau pun menang. Kemenangan tetap di tangan rakyat Sumbar.
> Bagaimana imej positif yang terbangun ini mampu dipertahankan semua
> pihak. Tentunya, kepala daerah terpilih memiliki tanggung jawab lebih
> mempertahankan kondisi ini," tegasnya. (esg/r/cr8)
>
> Hari Ini, Sejarah Baru Ditorehkan
> **Hari Ini, Dua Kepala Daerah Dilantik By adminpadek
> Lubukbasung, Padek-Sabtu hari ini, sejarah akan kembali ditorehkan di
> Kabupaten Agam, pasalnya pada saat bersamaan di kompleks gelanggang
> olahraga Rang Agam, Padang Baru, Lubukbasung pasangan Aristo
> Munandar-Ardinal Hasan (AMANAH) yang memenangkan hati masyarakat
> Kabupaten Agam dalam pemilihan kepala daerah langsung 27 Juni lalu
> akan dilantik pj. gubernur Sumbar H M Thamrin atas nama presiden RI.
> Seluruh persiapan pelantikan sudah final dilakukan panitia pelaksana,
> bahkan Jumat sore kemarin sudah dilakukan gladi bersih untuk seluruh
> tahapan acara yang akan dilaksanakan Sabtu ini dipandu langsung ketua
> panitia H. Muksis Malik.
>
> Masyarakat Lubukbasung sendiri, terlihat sangat respon dengan moment
> pelantikan bupati-wakil bupati Agam periode 2005-2010 tersebut
> tersebut,terbukti sepanjang ruas jalan sudah dipasang marawa kebesaran
> yang dirangkai dengan peringatan HUT RI ke-60, termasuk berbagai
> atribut pelantikan sudah dipasang di berbagai tempat.
>
> Sementara itu, hari ini juga walikota dan wakil walikota Bukittinggi
> terpilih, Drs H Djufri dan H Ismet Amzis, akan dilantik penjabat
> gubernur Sumbar, HM Thamrin, di Istana Bung Hatta Bukittinggi mewakili
> Mendagri. Pelantikan walikota dan wakil walikota Bukittinggi dilakukan
> setelah dilakukannya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabuparten
> Agam terpilih pada pagi hariya di GOR Rang Agam, Lubukbasung. Itu
> artinya, pada hari ini dua kepala daerah dilantik gubernur Sumbar. Ini
> merupakan sejarah tersendiri.
>
> Sebab, berdasarkan undangan yang diperoleh koran ini, walikota dan
> wakil walikota Bukittinggi terpilih akan dilantik pukul 14.00 WIB hari
> ini. Setengah jam selesai acara pelantikan dilanjutkan dengan
> serahterima ketua tim PKK Kota Bukittinggi dari Ny Hj Jasmarni OS
> Yerli Asir kepada Ny Hj Zahara Hasni Djufri.
>
> Sementara malamnya dilakukan malam pisah sambut penjabat walikota, Drs
> H OS Yerli Asir kepada pasangan walikota dan wakil walikota
> Bukittinggi, Drs. H. Djufri dan Ismet Amzis serta ketua PN Bukittinggi
> Syofyan Muhammad, SH kepada Sonny Noerhendro, SH, yang serah terima
> jabatan pada paginya.
>
> Pada bagian lain, Pimpinan Sementara DPRD Bukittinggi, Hj Rahmi
> Brisma, SP kepada koran ini, menegaskan, walikota Bukittinggi terpilih
> nanti, harus segera menyelesaikan sejumlah PR di Kota Bukittijnggi,
> terutama masalah PB yang menyebabkan tidak tidak nyamannya masyarakat
> Bukittinggi dan masyarakat luar kota datang ke kota wisata ini.
>
> Sudah Final
>
> Pada bagian lain, Ketua Panitia acara H Muksis Malik menjawab koran
> ini kemarin menyebutkan, secara umum seluruh persiapan sudah final
> dilakukan, dimana pihaknya hanya tinggal melakukan finishing untuk
> seluruh tahapan dan beberapa atribut pendukung pelantikan. "Secara
> umum sudah kita persiapan secara maksimal," tegas Muksis Malik.
>
> Selain perangkat pendukung, tidak hanya untuk acara kenegaraan saat
> pelantikan, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa tempat yang akan
> mendukung acara lain.
>
> Pasalnya pada hari yang sama, juga akan dilantik ketua TP PKK di
> kompleks GOR Lubukbasung, yang siangnya dilanjutkan dengan pertemuan
> dengan kalangan perantau Agam se-Indonesia dengan seluruh unsur
> muspida Agam.
> "Kita upayakan acara kenegaraan tersebut berjalan maksimal namun tetap
> menonjolkan unsur kesederhanaan sesuai dengan kondisi yang ada saat
> ini di Pemkab Agam, kami berharap dengan kesederhanaan
> tersebut,seluruh masyarakat dan undangan bisa memakluminya," ulas
> Muksis Malik lagi.
>
> Pantauan koran ini di kompleks acara. panitia sudah menyiapkan
> berbagai atribut bahkan sekitar kompleks GOR Lubukbasung sudah
> dipasang marawa kebesaran termasuk tempat-tempat parkir yang diatur
> khusus di laur kompleks GOR dan seluruh tenda tamu su-dah terpasang
> rapi.
>
> Jumlah pengunjung dan undangan sendiri diestimasikan lebih dari 3000
> orang yang akan menghadiri acara sakral termasuk hanya sekedar
> menyaksikan sosok Aristo Munandar-Ardinal Hasan saat dilantik.
> Pasangan AMANAH itu sendiri,sukses meraih dukungan masyarakat Agam
> dalam pilkada 27 Juni lalu, dimana pasangan Aristo Munandar berhasil
> mengungguli empat pasangan lain,bahkan seluruh tahapan pilkada Agam
> berjalan aman dan lancar tanpa gejolak berarti. (*)
>
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________