--- Sjamsir Sjarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >41995 > >From: Sutan Sinaro <[EMAIL PROTECTED]> > >Date: Mon Aug 22, 2005 6:57am > >Subject: [EMAIL PROTECTED] Membaca Ad-darsus saadisu > > > >"Ad-darsus saadisu" Pelajaran ke enam > >... > >"ibnu haamidin jaalisun ... > >Anak lelaki Hamid duduk, > > Kalau asa kato "jaalisun" tu baurek dari "ja-la-sa", > duduak, sadangkan > pokok kalimatnyo Ibnu Hamid ko urang katigo, tungga, > sadangkan peristiwa ko > tampaknyo present tense, kalimat aktif, baa mangko > indak dituruik > grammarnyo dengan tolok ukur "fa-'a-la" manjadi > "yaf-'a-lu", tantu > "ja-la-sa" barubah manjadi "yaj-la-su" sajo? Mak Ngah dan dunsanak kasadonyo. Timbangan jalasa yajlisu ini adalah setara dengan : " fa'ala yaf'ilu". Bagaimana kita bisa membedakan suatu timbangan agar tidak salah..? Contoh sami'a(mendengar) yasma'u. timbangannya : " fa'ila yaf'alu ". Atau Dha-ra-ba yad-ri-bu, ka-ta-ba, yak-tu-bu. Dalam hal ini saya ngak bisa menjawab, karena rasa saja. Semakin kita banyak membaca maka akan semakin tahu saja. Allah yang berikan rasa itu. Undang-undang tetap ada, namun bagaimana kita mengetahui itu setimbangan ini..? Inilah dia rasa sebagaimana Allah berfirman : "Allamalinsaana maalam ya'lam " (Mengajarkan manusia apa yang tidak ia ketahui. Tetapi yang perlu kita hafal adalah sharaf(perpalingan dari satu kata kerja ke kerja lain), dan ini bisa dilihat dari situs yang dikirimkan oleh uni Ben. > > Kalau dituruik paraturan dan logika nan baitu tantu > kalimatnyo "Yajlasu > Ibnu Hamid" sajo kan? > Baa mangko indak baitu? Karena ia bukan jumlah fi'liyah(jumlah yang terdiri dari fi'il dan fa'il=subjek dan verb. tetapi ia merupakan jumlah ismiyyah.(jumlah isim). Jumlah isim ini bisa terdiri dari bagian : Mubtada dan khabar, mudhaf, mudhafun ilaihi, atau keduanya sekaligus. Ibnu haamidin= Mubtada(yang terdiri dari mudhaf,mudhafun ilaihi) Jaalisun(isim fai'l) fimahalliraf'in (ditempatnya rafa') sebagai khabar dari mubtada tadi. Kalau kita ingin merubah kalimat menjadi jumlah fi'liyyah maka bentuknya seperti ini : "Jalasa Ibnu haamidin.", atau yajlisu ibnu haamidin. > Ataukah kalimat "ibnu haamidin jaalisun.." dalam > darsus tu agak babaun > pamikiran susunan kalimat Bahaso Indonesia? Bukan, ia sudah tepat begitu, bukan karena berbau susunan Indonesia, ini dikarenakan dalam saat itu bentuk kalimatnya dalam jumlah ismiyyah. Wassalam. Rahima. > > Salam, > --MakNgah > > > > > No virus found in this outgoing message. > Checked by AVG Anti-Virus. > Version: 7.0.338 / Virus Database: 267.10.13/78 - > Release Date: 8/19/2005 > > Website http://www.rantaunet.org > _____________________________________________________ > Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, > silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > ____________________________________________________ __________________________________ Yahoo! Mail Stay connected, organized, and protected. Take the tour: http://tour.mail.yahoo.com/mailtour.html Website http://www.rantaunet.org _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ____________________________________________________

