Dear all

Berita darurat ini adalah lelucon pasaran.. he 9x.
Untuk memahami berita/ ceritanya, ubah dalam ingatatn arti kata
dipanggil menjadi namanya diganti. 

Kalimat yang menjadi kunci/ lelucon ;
Apa SBY mau (namanya diganti) dipanggil Soeharto.......??????????.

Salam.

   

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, August 29, 2005 7:27 AM
To: [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [email protected];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Fwd: [permiasknox]:Darurat... harap dibaca!!

Deaer All,
saya tak mengerti maksud nya, katanya darurat,
apakah ini sebuah lelucon?
 -----Original Message-----
From: Susiana Ginting [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, August 25, 2005 11:34 AM
Subject: FW: Darurat... harap dibaca!!

Dear All,

Bagi teman2 sebangsa dan setanah air. Tolong baca dengan seksama 
berita ini, karena ini merupakan berita terkini yang menyangkut 
kelangsungan kehidupan Negara kita Indonesia. Tidak menutup 
kemungkinan, kejadian seperti saat G/30-S PKI terulang lagi.

Silahkan baca dengan seksama :

Importance: High

PENTING! Gawat
Mungkin masyarakat tidak menyadari, bahwa tadi malam
(24/8) telah
terjadi negosasi politik tingkat tinggi yang bisa
saja menimbulkan
peperangan di kalangan elit politik dan rakyat banyak.

Informasi ini kami dapat dari pihak yang layak
dipercaya, karena
bekerja di istana kepresidenan.

Sekitar pukul 00.30 WIB tadi pagi, secara rahasia
SBY telah
mengutus pejabat kepresidenan untuk menyampaikan
pesan ke keluarga
Cendana.

Mengingat pentingnya tugas tersebut, pejabat
kepresidenan
dikawal oleh angkatan bersenjata 1 satuan setingkat
kompi (SSK).
Sekitar pukul 00.45 WIB utusan tersebut sampai di
Cendana dan langsung
diterima oleh kuasa hukum Soeharto yang saat itu
telah tiba lebih dahulu.

Setelah pejabat kepresidenan masuk, pengawal
bersenjata langsung menyebar
di sekitar rumah Soeharto.

Setelah beberapa saat, pejabat kepresidenan
menyampaikan maksud
kedatangannya, yaitu Soeharto akan dipanggil SBY.
Mendengar penjelasan tersebut, kuasa hukum meminta
waktu 15 menit untuk
membicarakan hal tersebut dengan Soeharto yang pada
saat itu kebetulan
belum tidur.

Keadaan menjadi tegang karena waktu telah
menunjukkan pukul 01.30 WIB,
yang berarti telah 30 menit dari waktu yang diminta
oleh kuasa hukum untuk
berbicara dengan Soeharto. Akhirnya pejabat
kepresidenan tersebut
memerintahkan kepada komandan pengawal untuk
melakukan persiapan
penyerangan.

Mendengar pengawal telah bersiap untuk bertindak,
akhirnya kuasa hukum
Soeharto segera keluar dari kamar dimana Soeharto
beristirahat.
"Soeharto tidak mau dipanggil SBY", kata kuasa
hukum
"Ini perintah Presiden, mohon untuk ditaati...!
penjabat kepresidenan
tersebut berusaha sabar.

"Pokoknya Soeharto sampai kapanpun tidak mau
dipanggil SBY"
Pejabat kepresidenan mulai kehilangan kesabaran,
melihat suasana
yang memanas, pengawal semakin bersiaga dengan
senapan ditodongkan ke
kuasa hukum Soeharto.

"Tolong jelaskan, kenapa Soeharto tidak mau
dipanggil SBY", kata
pejabat kepresidenan tersebut.

Kuasa hukum dengan tenang menjawab, "Seluruh dunia
telah tahu bahwa
sejak kecil namanya sudah Soeharto, jadi kalau
sekarang mau dipanggil
SBY ya..jelas tidak mau.
Apa SBY mau dipanggil
Soeharto.........?????????????????????
--- End forwarded message ---

Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke