DearAll,
elok dipanuhi janji ko meskipun sakarek2 dari pado ditunggu keseluruhan, bisa 
jadi basi..., mak Ngah!
Bisa jadi cik basi nyo!

Sebagai telah disampaikan sebelumnyo, saya telah mencoba membuat VCO ini 
di rantau ini (last week) sebelum issue  ini dikirim ke yg bersangkutan:

In a message dated 9/2/2005 5:56:02 AM Eastern Standard Time, NMcKosky writes:
Sabananyo, process dg cara fermentasi tu, jaan di bayangkan fermentasi nan 
sarupo mambuek tapai, tp kok buk Ben istilahkan itu sabananyo self 
fermentation, 
sbg action dari natural enzym santan tu. (Akan buk Ben lanjuikkan hal iko). 
Dg caro fermentasi mungkin labieh simple utk di pakai, apo lagi kalau utk 
industri rumah.  Disamping menciptakan tenaga kerja utk urang kampuang. 
Sedangkan 
hasil nyo lebih baik nan natural tentunyo. 
Tp kalau product besar2an tantu iyo elok nan pakai masin centrifuge.

Tentang technique langsung nyo RPM centrifuge tu, tergantung dari mesin dan 
brand name nyo juo.  Ado yg fancy ado yg sederhana mesin nyo; ado yg horizontal 
action ado yg vertical action bagai.  Ado yg 3000 RPM, ado yg perlu 7000 RPM. 
 Indak bisa buk Ben meng-anjurkan directly diskio do.  Tapi yg penting, lebih 
baik dg putaran slow, krn tidak akan menimbulkan panas, yang meng-akibat kan 
rusak nyo componen kimia santan tu, dg kata lain indak akan menghilangkan 
khasiat nyo.
Tambahan, mulai dari awal, sebahagian dari tulisan  yg alun sudah, apo nan 
paralu se:

Saat ini sampailah kita pada pembukaan tabir purbakala ke mat adunia, product 
tanah air kita yg alami & sejati, yaitu kelapa dan minyak nya.  Demkianlah, 
telah popular dan tercium berita keharumannya  kemana-mana diseluruh pelosok 
nusantara dan dunia; berita yg harum dan lezat,  sbg harum dan lezatnya alami 
nya sendiri.  Kelapa dan minyak nya adalah bahan makanan dan minyak nabati yg 
mempunyai khasiat yg sangat luas terhadap kesehatan  kita manusia.  .  
Dilain pihak, telah disenandungkan di mana-mana, sebahagaian masyarakat telah 
di-brain washed dg berita2 yg mengatakan bahwa kealap sangat berbahaya utk 
tubuh kita, yang meningkatakan level serum (darah) cholesterol tubuh. 

Sebagai scientist kita perlu buktikan rumors itu dg kaca mata science dan 
perlu meneliti lebih lanjut hal2 yg masih banyak sekali yg perlu 
dilakukan/lanjutkan. Disamping mana, adalah kewajiban kita 
Juga untuk meningkatkan product makanan bergerak dari bahan dasar alam kita 
ini.
Sebelum bergerak dibidang penelitian, mari kita lihat lebih lanjut tentang 
subject ini disana sini.  Pertama-tama mari kita tentang pernyataan negative yg 
mengatakan bhw:
“Mengkunsum kelapa dan minyak kelapa dapat meningkatkan cholesterol serum 
(darah) 
kita”. 

Bagaimanakah kebenarannya?
Ini ampuh benar utk tujuan politik bagi negara yg tak di jamah kelapa.
Namun memang ada benar nya juga. Tp tidak hanay minyak kelapa yg berbahaya, 
minyak lain apapun, mekipun olive olis pun akan memberikan bahaya demikain:
"Andaiakn hydrogenated oils" nya.

Minyak kelapa tidak berbahaya demikian selagi dia disebut minyak dan 
berkonsistensi minyak.
Tapi kalau dia telah di hydrogenated, sifat2 fisika dan kimia nya telah 
berobah, begitu juga nilai kesehatannya.
Dia tidak disebut lagi sbg minyak (kelapa atau lain2nya) tetapi adalah sbg 
mentega, butter, spread ... ,
"I don't believe it's not butter".... dll. (bisa dilanjutkan secara 
sceintific nya).

Sampai disini, akan di truskan ASAP
Nurbaini McKosky 

(Sorry, tulisan ko indak ba-edit pulo ko, doh, silahkan se lah edit dan 
criticize, thanks).
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke