Undangan itu selalu di kirim ke rumah. Lebih dari lima tahun tidak pernah saya penuhi. Namun setelah “pensiun” sejak Pebruari lalu, sudah tiga bulan berturut-turut undangan pertemuan bulanan, arisan dan pengajian warga Ikatan Keluarga Minang (IKM) Blok VII, Depok Tengah bisa saya ikuti kembali.

Kegiatan tersebut sudah berlangsung tidak lama setelah Perumnas Depok Tengah mulai dihuni dalam tahun 1979, artinya sudah 25 tahun yang lalu. Pesertanya tidak sebanyak dulu, dan ada yang sudah dipanggil keharibaan Allah SWT terlebih dulu, dan ada pula yang sudah tidak aktif. Bahkan dulu ada warga non-keluarga Minang yang dengan setia mengikuti pertemuan/pengajian IKM Blok VII [*]. Baru sekitar 3 bulan yang lalu kami kehilangan Bpk H. Sutan Asarajo, yang bukan saja merupakan sesepuh warga Minang Blok VII, tetapi ketika beliau wafat, hampir seluruh warga RW IX Blok VII merasa kehilangan karena pensiunan PT Pos Indonesia itu seorang yang ringan tangan dan murah hati. Kalau ada warga yang meninggal dunia hampir semua beliau yang memandikan atau mengatur pemandiannya. Begitu pula kalau ada yang berkurban pada Hari Raya Idul Adha di rumah masing-masing, beliau pula yang sering diminta melakukannya. Dan semuanya beliau lakukan dengan ikhlas karena Allah semata.

Dulu kami juga punya Pak Adam seorang pensiunan TNI-AD, yang membaktikan dirinya dengan mengurus dan membersihkan masjid Istiqamah, yang ketika diperbesar, Alhamdulillah warga IKM Blok VII ikut pula berperan.

Dan tentu berkat kemurahan Allah jua, bahwa dalam rentang waktu yang sekian lama itu, sebahagian besar warga IKM Blok VII sudah dapat memenuhi panggilan Nabi Ibrahim a.s.

Salah satu kegiatan kegiatan IKM Blok VII yang dulu bagi saya sangat berkesan ialah shalat Taraweh bergilir dari rumah ke rumah. Walaupun kami mengambil yang 11 rakaat, tetapi biasanya selesainya lebih kudian dibandingan dengan Tarweh di masjid-masjid yang melaksanakan 23 rakkat karena Alhamdulillah kami melakukannya dengan lebih tartil. Dan setelah selesai shalat kami teruskan dengan tadarus satu juz satu malam, sehingga khatam pada akhir Ramadhan. Rasanya, nikmat banget. Malah pada dhahirnya, kegiatan itu yang menimbulkan kembali kecintaan saya kepada Al Qur'an. Dan itu saya rasakan benar hikmahnya ketika memenuhi panggilan Nabi Ibrahim a.s. dalam tahun 2003 yang lalu.

Seperti saya tulis dalam Catatan Perjalanan Haji di milis ini sekitar 2 tahun lalu, sakit yang cukup berat saya derita setelah selesai melaksanakan Tawaf Ifadhah menyebabkan saya hampir kehilangan suara. Kondisi saya yang mulai agak membaik menjelang ziarah ke Medinah, kembali memburuk karena perjalanan yang cukup jauh dan berat dengan bus yang hampir semalam suntuk tersebut, sehingga saya mengalami kondisi yang sangat buruk pada hari pertama Arbain di Masjid Nabawi. Alhamdulillah dengan “memaksakan” membaca Al Qur'an setiap hari antara waktu-waktu shalat, suara dan kesehatan saya pulih dengan kecepatan yang tidak pernah saya duga sebelumnya.

Pada pertemuan tadi malam, Alhamdulillah, kami sepakat untuk melanjutkan kembali kegiatan Tarawih bergilir seperti biasa pada bulan suci Ramadhan yang tidak lama lagi akan menjelang, tentunya kalau Allah SWT masih memberi umur dan kesempatan.

Dan pada kesempatan ini pula saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap dunsanak di Palanta dan para jemaah Surau atau ketelongsongan kata dan ketidakpatutan sikap dalam berdiskusi.

Wabillahi taufiq wal hidayah.

Wassalam, St Bandaro Kayo (62+)

[*] Mengenai keikutsertaan warga non-minang dalam kegiatan IKM saya mempunyai kisah yang agak menarik. Sewaktu pertama kali ke Bali pada tahun 1991, supir taksi yang membawa saya dari Bandara Ngurah Rai seorang perempuan yang berasal dari Surabaya dan bersuamikan orang Bali yang berhasil dibawanya masuk Islam. Dia bercerita kepada saya bahwa dia hampir selalu mengikuti pertemuan IKM di sana karena selalu ada pengajian, yang tidak ada pada pertemuan panguyuban warga Surabaya karena tidak semuanya Islam.



Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke