Assalamu'alaiku,
 
Iko ajo-piaman di US bakomentar ciek.
Iyo banyak nan kadibandiangkan di Bali.
Kok ka diambiak nilai positifnyo, iyo banyak.
Dari pertanian sampai wisata. Namun apokah
pak wali akan ka pantai Kuta untuk ka dicontoh
di pantai Kata. Oo....iyo kacau kalau itu nan ka dicontoh.
Urang batilanjang gegek kadicontoh. Iyo narako balasannyo.
Eeh, induak-induak di Piaman kalau mandi ka tapi aia.
Iyo indak baitu beda jo induak2 di Bali kalau mandi.
Basapu gantuang se baliau tu....

 
ajo-duta
asadi rasyid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mak Darul,
Kok lai gai rencana kanti-2 wak nan di Agam atau Kodya Bkt nan ka pai studi 
bandiang ka Bali, atau kama selah, ...tolong salek-an namo mbo ciek dih,..... 
ehm...ehm.
Wass,


By Adminpadek Padangpariaman, Padek—

Ketua DPRD Padangpariaman, Yulius Danil mempertanyakan kunjungan kerja (Kunker) 
selama 5 hari 46 orang Walinagari se-Kabupaten Padangpariaman ke Provinsi Bali 
dari Minggu-Kamis (25-29/9). Sebab Kunker itu dinilai tidak akan memberi banyak 
manfaat, karena di Bali tidak ada nagari.Selain itu, kunjungan kerja 46 
Walinagari ditambah 5 orang staf, termasuk Kepala Bagian Pemerintaan Pemkab 
Padang Pariaman itu juga sangat disayangkan, karena dilakukan tanpa persetujuan 
DPRD Padangpariaman. 
”Terus terang, hal itu mengejutkan kita. Tanpa koordinasi terlebih dulu dengan 
kami, tahu-tahu Walinagari berangkat di bawah komando Kepala Bagian 
Pemerintahan Nagari di sekretariat kantor Bupati,”katanya. 

Menurutnya, selagi kegiatan itu menyangkut kepentingan daerah, pihak eksekutif 
harus mengkoordinasikan dulu dengan legislatif, sehingga sasaran kegaitan bisa 
lebih fokus. ”Namun kenyataannya tidak dilakukan, mereka malah pergi secara 
sembunyi-sembunyi,”kata Yulius Danil. 

Selain soal mekanisme kepergian ke-46 Walinagari ini, Yulius Danil juga 
mempertanyakan pos anggaran yang dipergunakan dalam kegiatan kunjungan kerja 
Walinagari tersebut, apakah dari APBD atau lainnya. Apalagi anggaran yang 
dipergunakan mencapai Rp200 juta lebih, suatu nilai yang cukup besar. 

Selain itu kata Yulius Danil, pengesahan APBD Kabupaten Padangpariaman tahun 
2005 belum dilakukan, hal ini disebabkan tidak jelasnya penggunaan anggaran 
tahun 2004 lalu oleh eksekutif. Jadi bila kunker Walinagari ini menggunakan 
dana APBD, wajar dewan mempertanyakan. 
Sementara Kabag Pemerintahan Nagari Drs Aminsardi, ketika dihubungi koran ini 
menjelaskan, kegiatan kunjungan kerja Walinagari ke Bali, merupakan tindak 
lanjut agenda yang sudah diusulkan pada pembahasan APBD tahun 2004 lalu, dan 
baru disetujui tahun anggaran 2005 ini. (zil)

---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. 
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________



---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. 
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke