Assalamualaikumwarahmatullaahiwabarakaatuhu.
Sebenarnya diskusi yang menarik untuk dibahas, ketika
saya dan mak Ngah membicarakan tentang Israk dan
Mi'raj Rasulullah Shallallaahu'alaihi wasallama, namun
sayang waktu saya sangat kasif.
Berbicara tentang surga yang manusia kekal didalamnya.
Bukankah dalam sebuah hadits disebutkan bahwa surga
itu tak pernah terlihat oleh mata kepala sendiri, tak
pernah didengar oleh telinga, tak terbayangkan dalam
pemikiran kita, walaupun ada gambaran dari AlQuran
mengenai surga dan neraka itu.
Tetapi itu hanyalah penggambaran saja, menjadi
motifasi bagi manusia agar berbekal buat akhirat
dengan segala kebaikan dan menjauhi laranganNya,
karena gambaran dari siksa neraka sangat-sangat
pedih.Dan dikarenakan yang dikenal manusia hanyalah
baru berupa air sungai, pohon-pohon , wanita cantik,
permadani dsbgnya.
Kita sepakat bahwa penggambaran surga itu hanyalah
penggambaran saja, pasti akan diberikan lebih dari itu
lagi, bagaikan orang nonton film, atau menyaksikan
sebuah drama, atau sinetron dalam layar putih.Atau
bagaikan kita melihat bola kaca(kayak tukang sihir
saja melihat apa yang dilakukan orang lain dari bola
kaca itu, hehehe...di Indonesia banyak flm mistik
kayak beginian, suatu perfileman yang kurang memberi
pengajaran, percaya dengan begituan)
Yang lebih tepatnya lagi mungkin seperti kita melihat
ikan didalam aquarium, kita bisa melihat ikannya saja
dari luar, dengan mata kepala kita sendiri juga, hanya
saja, kita tidak melihat langsung, alias masuk kedalam
aquarium tersebut. Kita tahu apa yang dikerjakan oleh
ikan-ikan dalam aquarium itu, kita tahu isi aquarium
itu apa saja, tetapi dibalik keindahan dari
ikan/aquarium itu sendiri, juga tidak semuanya kita
ketahui, sulit kita mereka-reka apa yang tersirat dari
yang tersurat, apa yang ghaib dari yang dhahir, karena
ilmu ghaib hanyalah milik Allah semata.
Bagaimana dengan israk, Mi'raj,berada dalam hadits
shahih Bukhari juga, yang menurut sebahagian ulama ada
yang mengatakan Rasulullah hanya mi'raj dengan ruhnya
saja, ada yang mengatakan ruh dan jasad sekalian.
Dalil mereka karena kata 'Abdun (hamba) itu adalah
perpaduan antara jasad dan ruh.(lihat surah Al Isra
Subhanallaadziiasraa...dst),
Hanya saja, melihat dengan masuk secara langsung
belum.Karena apa..? Karena surga yang kekal, belum ada
yang menyentuhnya dari Jin dan manusia.Seperti firman
Allah bahwa disana ada bidadari surga, yang belum
pernah tersentuh Jin dan Manusia.
Lantas bagaimana dengan Nabi Adam dan istrinya Hawa,
yang katanya, berada dalam surga kemudian
diturunkan/dikeluarkan dari surga? Kalau begitu surga
yang manakah yang didiami nabi Adam dan Hawa?
Sekali lagi, disinilah pentingnya kita mempelajari
bahasa Arab itu. Karena pada hakikatnya kata "
Aljannah" itu sendiri bukanlah satu macam.
"Janna"(tertutup),Jin, adalah makhluk yang tertutup
oleh manusia, janin juga yang tertutup oleh rahim,
dsbgnya, dan kata jannah itu sendiri banyak dipakai
dalam AlQuran.
Almarhum,Syeikh Mutawalli As Sya'rawi alhamdulillah
cukup banyak memaparkan mengenai kisah-Adam dan Hawa
alaihissalam ini, juga kisah para nabi lainnya.
Silahkan dibaca buku sejarah para nabi dan rasul
alaihimussalam, atau tafsiran beliau, sudah banyak
kesebar dimana-mana dengan terjemahannya. Kita akan
mendapatkan jawabannya disana.
Wassalam. Kairo 29 September 05,Rahima.
______________________________________________________
Yahoo! for Good
Donate to the Hurricane Katrina relief effort.
http://store.yahoo.com/redcross-donate3/
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________