Sanak A.Ridha Yth,
 
Dari jawaban sanak dengan mengemukakan ayat ayat tsb, buliahkah ambo bapandapek 
jo bapikiran kalau sanak satuju jo mandukuang dengan apo yang alah tajadi di 
Bali?(Bom Bali II?).
 
Apakah manuruik sanak , pembom tsb akan memperoleh surga di atas kematian orang 
orang yang tidak berdosa atau paling tidak , tidak ada hubungannya dengan 
tujuan si pembom?
 
Apakah Bali identik dengan Setan?
 
Apakah dalam Islam kito dilarang untuk mengembangkan nalar nan labiah manuasiwi 
tanpa sesuatu yang kaku? Apakah islam = haus darah/nyawa? .Jihad satau ambo 
adalah perjuangan suci, antaro duo seteru nan alah saliang hadok hadok an. 
Indak main cidok dari balakang atau salah satu sadang langah. Baa tu sanak?
 
Sakitu se, maaf lahir bathin sadonyo nan manjalankan ibadah puaso, semoga 
dengan puaso ko, pikiran awak janiah sadonyo. Amien.
 
Heri 

Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> a écrit :
Tanjuang Heri wrote:

>Nah kini nan jadi persoalan dek awak kaum Islam, mambangun musajiek di 
>lingkungan non islam, dianggap perjuangan, tapi kalau gereja atau tampek 
>ibadah lain dibangun di lingkuangan islam dianggap pemurtadan umat islam. Kito 
>sangajo nampaknyo malupoan kalau banyak pulo urang kristen atau dari ugamo 
>lain nan masuk islam.
> 
>

Allah 'Azza wa Jalla berfirman (yang artinya):

"Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir)? Mereka 
tidak sama. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal 
saleh, maka bagi mereka surga-surga tempat kediaman, sebagai pahala 
terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Dan adapun orang-orang yang 
fasik (kafir), maka tempat mereka adalah neraka. Setiap kali mereka 
hendak ke luar daripadanya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan 
dikatakan kepada mereka: "Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu 
mendustakannya"." (QS. as-Sajdah 32:18-20)

>Kalau kito ndak amuah mambaok persoalan ko ka debat kusir, jo hubungan judul 
>di ateh, ndak usahlah pembom itu mamakai namo Islam dalam satiok serangannyo. 
>Dan apo pulo hubungannyo Islam jo Bali nan dari jaman kerajaan dulu alah 
>baagamo hindu. Apo ndak mungkin kiniko terjadi islamisasi Bali? Baa perasaan 
>urang Bali kalau memang terjadi hal semacam ko?
> 
>

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman (yang artinya):

"Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu 
tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata 
bagi kamu"," (QS. Yaasiin 36:60)

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka 
menyembah-Ku." (QS. adz-Dzaariyaat 51:56)

Dengan argumen yang serupa, manusia dari awalnya diciptakan untuk hanya 
menyembah Allah 'Azza wa Jalla sejak Nabi Adam 'Alaihis Salaam. Apa 
hubungannya manusia dengan Hindu?

>Kalau kito iri mancaliak gereja nan indah , kokoh dsb, baa kok awak urang 
>islam nan notabene banyak pitihnyo ndak namuah mambuek musajik nan megah pulo? 
>Kok di Amrik tu susah cari musajiek, samo juo di Perancis, karano daerah ko 
>daerah katolik. Pembangunan musajiek dicaliek sabalah matopulo dek masyarakat 
>non islam. 
> 
>

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman (yang artinya):

"Janganlah sekali-kali kamu menujukan pandanganmu kepada kenikmatan 
hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka 
(orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap 
mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman." 
(QS. al-Hijr 15:88)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya):

"Tidak akan datang kiamat sehingga manusia bermegah-megahan dalam 
membangun masjid” [HR. Ahmad. Al-Albani berkata “Shahih”.]

Al-Bukhari berkata : Anas berkata, “Orang-orang bermegah-megahan dalam 
membangun masjid, kemudian mereka tidak memakmurkannya kecuali hanya 
sedikit. Maka yang dimaksud dengan At-Tabaahii (bermegah-megahan) ialah 
bersungguh-sungguh dalam memperindah dan menghiasinya”.

Ibnu Abbas berkata , “Sungguh kalian akan memperindah dan menghiasinya 
sebagaimana orang-orang Yahudi dan Nasrani memperindah dan menghiasi 
tempat ibadah mereka” [HR al-Bukhari]

Lihat:

http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=795&bagian=0

Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

-- 
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1980M/1400H)


Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

                
---------------------------------
 Appel audio GRATUIT partout dans le monde avec le nouveau Yahoo! Messenger
 Téléchargez le ici !  
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke