'Alaikum salam wr.w b.

Sanak Syahril,

Eloknyo pak Amin Rais tu maojokkan topik ko kakito di palanta ko, baru sero.
Ka ka musajik di odok-an sampai di malah kesmepatan dek pandanga wirik ka 
manjawek nyo.

Sabananyo, pim[pinan2 kito tu bana nan sakik!
IM, BANK Dunia ...?  Apkoh iko ubek? Bantauan?
Justru iko racun yg sangat berbisa.  Mungkin iyo ubek juo, tp ubek utk 
para pimpinan tu.

Silahkan baco bukku Confesion of the Economy Hit Men tu.
Mari ambo kirimkan ciek ke slaah seorang di siko.
Budi, lai duduek angku disiko?

Insya Allah akan ambo kirimkan ciek buku tu utk angku, lalu silahkan
bergantian/bagi2 pengalaman mambaco/ kopi nyo sdi bagi2.
Pinjam kan juo ka pak Amin Rais tu.  Disitu baru kito tahu bana apo yg 
"batuan" bank Dunia dan IMF tu.

Sahuuurrr....!!!!!
Salam dan maaf,
NM


In a message dated 10/6/2005 3:40:10 AM Eastern Standard Time, 
[EMAIL PROTECTED] writes:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh, 

Diambiak dari detik com, kalau buliah awak batanyo ka Pak Amien, sakik
apo kiro2 pak, karano di awak ko banyak dokter, ulama, komentator,
marketing / diplomat dan bidang2 keahlian lainnyo dan pemimpinnyo urang2
basikola.

Kalau buliah awak batakok uok?, mungkin mangaji maimplementasikan
alqur'an yang alun tamat lai do, sekalipun alah qatam, tapi bangsa lain
tu qatam alun mangaji yang alah, mungkin itu beda Negara urang jo awak.

Jadi kalau baitu di INA ko diwajibkan untuak mangaji baliak, bia sehat
badan tu, dan nampaknyo memang sarik, tapi tantu awak harus yakin dan
optimis.

Sakian, wassalam, syb.





Amien: Indonesia Bangsa Yang Sakit

Mantan Ketua MPR, Prof Dr HM Amien Rais mengatakan Indonesia yang sudah
merdeka selama 60 tahun itu sekarang keadaannya seperti bangsa yang
sedang sakit dan berbagai kehidupannya compang-camping. Berbagai
diagnosa sudah dilakukan diantaranya meminta bantuan dari IMF, Bank
Dunia dan lain-lain, namun penyakitnya belum sembuh betul, malahan
sakitnya menjadi-jadi.



"Negeri yang kita cintai itu keadaannya seperti orang sakit. Mengapa
sampai sekarang itu diagnosanya belum juga ketemu. Kalau diagnosanya
belum ketemu, ya terapinya juga masih ngawur. Sudah meminta bantuan IMF
dan Bank Dunia tapi belum juga manjur," kata Amien Rais saat memberikan
ceramah tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) di
Bulaksumur Yogyakarta, Rabu (5/10/2005).



Indonesia yang sudah sakit itu harus dipulihkan sehingga menjadi bangsa
yang sehat dan segar bugar seperti negara-negara di Asia lainnya.
Caranya, yaitu memulihkan kembali rasa percaya diri sebab saat ini
Indonesia sudah kehilangan rasa percaya diri. Bahkan para pemimpin
bangsa ini juga telah kehilangan rasa percaya dirinya. "Kita harus bisa
mencontoh Malaysia, Thailand, Korea. Kalau India bisa, RRC juga bisa,
padahal kedua negara itu melarat, tidak punya hutan, minyak bumi,
pendudukanya miliaran orang. Tapi mereka bisa bangkit, mengapa kita
tidak bisa," kata Amien.



Dalam kesempatan itu, Amien juga menyampaikan kritik keras sehubungan
dengan penjualan berbagai aset bangsa dan negara ke pihak asing.
Sejumlah aset bangsa yang sangat potensial justru dijual dan dikuasai
pihak asing sehingga banyak sumber-sumber kekayaan negara yang hilang
akibat dikeruk oleh perusahaan.



Berbagai aset nasional milik bangsa seperti bank-bank dan BUMN
satu-persatu sudah mengalami pindah tangan dari bangsa sendiri ke bangsa
asing. Contohnya bank-bank pemerintah satu demi satu sudah di miliki
orang asing, Indosat juga sudah pindah tangan ke Singapura. 



Selanjutnya Semen Tiga Roda dan Cibinong sudah pindah pemilik ke Jerman.
Sedangkan, Semen Gresik dan Semen Padang juga dalam proses jatuh ke
tangan Cemex, Meksiko. "Ini ironis sekali. Perpindahan tangan itu harus
kita tolak, kita seperti menjadi penonton di negeri sendiri," tutur
Amien.
 
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke