Akan labiah efektif kironyo sdr Aldo Irsan mangirimkan info ko melalui media cetak beroplah Nasional. Jan bosan-2 kito maagiah masukan, supayo masyarakat jo pihak kepolisian samo-2 tau jenis borok & modus-2 penjerumusan nan harus dipelok-i & dihindari Wass,
darul <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ----- Original Message ----- From: "Aldo Irsan" Tambahan pak obelix, Dari arah Grogol mau naik ke jalan layang tol tanggerang. Harap ambil jalur paling kanan karena jika menginjak garis pasti akan ditangkap "oknum" petugas yang menunggu di mulut jembatan layang. Begitu juga dari arah grogol dan anda ingin masuk ke gerbang tol dalam kota di depan ex. ktr walikota Jak-Bar dan dari arah Pluit hendak menuju slipi. Tepat pada turunan jembatan layang grogol terjadi pertemuan arus lalulintas yang amat sembrawut + halte 1/2 resmi. Nah kebetulan petugasnya mengatur di dekat jalan masuk tol. Jadi kalau anda terbawa arus dan menginjak garis putih marka jalan maka siap 2x lah untuk ditilang. Semoga dengan kita mengemudi sesuai dengan peraturan maka oknum tersebut tidak punya kesempatan untuk tilang-damai. Perubahan harus mulai dilakukan dari diri kita sendiri. Semoga Kapolri yang baru ini mampu merubah "image" korps kepolisian. Best Regards, Aldo Irsan ----- Original Message ----- From: "Obelix -" > > Dear all, > > > > Pernah lewat tol dalam kota sekitar jam 8 pagi arah Jembatan Tiga sampai ke Slipi? > > Setiap pagi yang ada di sana adalah MACET... Di pintu keluar tol Slipi depan Wisma BCA, polisi selalu jaga2 di sana dan siap2 menilang kalo ada mobil yang menginjak garis pemisah, sehingga mobil2 berusaha menyelip di barisan kemecetan.. kalo diperhatikan, sbenarnya bukan mobil2 itu yang perlu diawasi, tapi bus kota yang suka ngetem di depan Hotel Peninsula, dari situ macet berentetan hingga dekat Citraland. Tapi dasar polisi, yang diawasi tetap aja mobil2 yang antre. > > > > Kedua, hati2 kalau lewat dari Slipi yang ke arah TA dengan naik jembatan layang untuk memotong lampu merah di perempatan Tomang, karena di sana hampir setiap menit ada mobil yang kena tilang. Polisinya benar2 stand by di kegelapan tanpa rasa malu!! > > > > Ketiga, ketika naik jembatan layang dari depan Citraland hingga ke Jembatan Tiga, juga ada polisi yang menunggu. Kalo ambil jalur tengah lalu tiba2 memotong naik ke jembatan layang, pasti di-stop. Di sana juga hampir setiap menit ada mobil yg kena tilang. padahal tidak ada garis pemisah di sana, hanya akal2an polisi saja. > > > > Kadang2 geram rasanya melihat polisi seperti itu, tidak ada lagi empati kepada polisi yang bertugas di jalan raya. Tidak ada lagi rasa aman bahkan ketika melihat polisi, yang ada di hati adalah perasaan benci. > > > > Beginilah kira2 "brand awareness" yang dibangun oleh para polisi, dan tentunya sukses besar dalam membangun brand ini :) > > Disarankan, apabila polisi hendaknya ingin mengubah "brand image" hendaknya dimulai dari yang paling simple, yaitu jalan raya. > > > > Setuju?? Website http://www.rantaunet.org _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ____________________________________________________ --------------------------------- Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. Website http://www.rantaunet.org _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ____________________________________________________

