Assalamua'alaikumwarahmatullahiwabarakaatuhu

Sebuah cerita yang baik.

Kebetulan ada yang bertanya pada saya dari dua milist
bagaimana cara menghafal AlQuran. Belum sempat saya
menuliskannya, sudah ada kiriman. terimakasih untuk
itu.

Untuk pengalaman pribadi saya menghafal AlQuran ini
tidak jauh beda dari apa yang diungkapkan dibawah ini.

1. Niat ikhlas lillahi Ta'ala, tanpa tujuan pamer,
riya, ta'ajjub, atau tujuan keduniawiyaan lainnya,
karena akan sulit masuknya hafalan AlQuran tersebut
bila tidak dengan niat yang ikhlas.

2. Biasakan berudhuk kapan dan dimana sajapun.Saking
terbiasanya berudhuk, terkadang saat haidpun berudhuk
juga tanpa disadari.

3. Menghadap ke kiblat bila membaca/menghafal AlQuran
itu dan dengan adab yang sopan.

4. Bersihkan hati dari penyakit-penyakit hati, seperti
hasad/iri/dengki, karena hasad itu sebagaimana hadits
Rasulullah memakan kebaikan sebagaimana api memakan
kayu.

5. Riya mengharap pujian sanjungan orang lain atas
amalan yang dilakukannya.

6 Ta'ajjub, membanggakan diri(bukan syukur nikmat,
bukan maksud menyebut nikmat Allah padanya), didepan
orang lain, dan merasa orang lain rendah dari dirinya.

7. Selalu suudzan pada Allah(merasa nasibnya buruk
karena Allah tak sayang dia dan sebagainya), juga
suudzan pada manusia.Padahal suudzan itu suatu dosa,
dan hati manusia hanya Allah saja yang mengetahuinya. 

8. Menjauhi maksiat. Imam Syafi'i pernah mengeluh pada
gurunya, akibat jeleknya hafalan(ingatannya), lantas
guru beliau mewasiatkan agar meninggalkan maksiat.

9.Kondisi ibu sedang hamil memang mempengaruhi janin
yang dikandungnya. Ibu yang selalu membaca/menghafal
AlQuran disaat hamil, biasanya akan melahirkan anak
yang baik,cerdas, sopan, dan gampang menghafal AlQuran
juga.

Demikian. Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum. Rahima.


--- Iwal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ada sebuah kisah dari sanak keluarga saya..
> Beliau adalah seorang kepala sekolah TPA/TKA di kota
> tempat saya dibesarkan.
> Beliau punya satu murid (saya lupa usianya berapa...
> ) yang bisa
> menghapalkan al-Qur'an.
> 
> Setelah ditanya kepada orang tuanya, ternyata ibunya
> dulu sewaktu masih
> hamil (sewaktu perutnya sudah membesar) mengurangi
> geraknya dan mengisi
> hari-harinya dengan membaca Al-Qur'an... dan sang
> ibu sering kelelahan
> sehingga tertidur.. pada waktu tertidur, mushaf
> AlQur'an yang dipegangnya
> tidak ditutup, tetapi ditelungkupkannya ke perutnya
> yang berisi janin. Hal
> itu dia lakukan dengan tidak sengaja.
> 
> Kata orang awam di sekitar, munkin pada saat itulah
> si janin "membaca" ayat2
> AlQur'an tersebut.
> 
> Tetapi menurut saya pribadi, itulah balasan Allah
> kepada sang ibu yang
> mencintai alQur'an.. sehinga menjadikan anaknya
> calon ahli AlQur'an.
> 
> wallahu a'lam
> 
> 
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of
> A Nizami
> > Sent: Monday, October 24, 2005 11:09 AM
> > To: [email protected]
> > Subject: [media-dakwah] Re: BAGAIMANA MENGHAPAL
> AL-QURAN AL-KARIM
> >
> >
> > Assalamu'alaikum,
> > Dari cerita seorang Hafidz, dia menghapal 3 jam
> setiap hari selama 4
> > tahun. Baru bisa hapal. Dan ini dilakukan terus
> agar hapalannya
> > tidak hilang.
> > Wassalam
> >
> >
>
http://www.charlotte.com/mld/observer/living/religion/12968659.htm
> > Religion News Service
> >
> > PISCATAWAY, N.J. - For three hours a day, every
> day for four years,
> > young Asahn Kadeer has practiced memorizing the
> Quran, its curvy
> > Arabic letters, dots and dashes dancing in his
> head.
> >
> > --- In [email protected], Leonis Diphda
> > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > >
> > >
> > > DIDAPAT DI WWW.PERPUSTAKAAN-ISLAM.COM
> > >
> > >
> > > Bagaiamana menghapal Al-Quran Al-Kariim?
> > > Kategori
> > > : Tazkiyatun NufusDiakses
> > > : 4276
> > > ---------------------------------
> > > Oleh : Ummu Abdillah & Ummu Maryam
> > >
> > > Sebagai seorang mukmin, kita tentunya
> berkeinginan untuk dapat
> > menghafal Al-Quran dan setiap kita pasti
> memimpikan agar dapat
> > melahirkan anak-anak yang hafal Al-Quran
> (hafidz/hafidzah). Berikut
> > ini ada beberapa cara/kaidah dasar untuk
> memudahkan menghafal, di
> > antaranya:
> > >
> > > 1. Mengikhlaskan niat hanya untuk Allah Azza wa
> Jalla.
> > >
> > > Memperbaiki tujuan dan bersungguh-sungguh
> menghafal Al-Quran hanya
> > karena Allah Subhanahu wa Ta`ala serta untuk
> mendapatkan syurga dan
> > keridhaan-Nya. Tidak ada pahala bagi siapa saja
> yang membaca Al-
> > Quran dan menghafalnya karena tujuan keduniaan,
> karena riya atau
> > sumah (ingin didengar orang), dan perbuatan
> seperti ini jelas
> > menjerumuskan pelakunya kepada dosa.
> > >
> > > 2. Dorongan dari diri sendiri, bukan karena
> terpaksa.
> > >
> > > Ini adalah asas bagi setiap orang yang berusaha
> untuk menghafal Al-
> > Quran. Sesungguhnya siapa yang mencari kelezatan
> dan kebahagiaan
> > ketika membaca Al-Quran maka dia akan
> mendapatkannya.
> > >
> > > 3. Membenarkan ucapan dan bacaan.
> > >
> > > Hal ini tidak akan tercapai kecuali dengan
> mendengarkan dari orang
> > yang baik bacaan Al-Qurannya atau dari orang yang
> hafal Al-Quran.
> > Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam sendiri
> mengambil/belajar
> > Al-Quran dari Jibril alaihis salam secara lisan.
> Setahun sekali pada
> > bulan Ramadhan secara rutin Jibril alaihis salam
> menemui beliau
> > untuk murajaah hafalan beliau. Pada tahun
> Rasulullah shallallahu
> > `alaihi wa sallam diwafatkan, Jibril menemui
> beliau sampai dua kali.
> > >
> > > Para shahabat radliallahu `anhum juga belajar
> Al-Quran dari
> > Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam secara
> lisan demikian pula
> > generasi-generasi terbaik setelah mereka. Pada
> masa sekarang dapat
> > dibantu dengan mendengarkan kaset-kaset murattal
> yang dibaca oleh
> > qari yang baik dan bagus bacaannya. Wajib bagi
> penghafal Al-Quran
> > untuk tidak menyandarkan kepada dirinya sendiri
> dalam hal bacaan Al-
> > Quran dan tajwidnya.
> > >
> > > 4. Membuat target hafalan setiap hari.
> > >
> > > Misalnya menargetkan sepuluh ayat setiap hari
> atau satu halaman,
> > satu hizb, seperempat hizb atau bisa
> ditambah/dikurangi dari target
> > tersebut sesuai dengan kemampuan. Yang jelas
> target yang telah
> > ditetapkan sebisa mungkin untuk dipenuhi.
> > >
> > > 5. Membaguskan hafalan.
> > >
> > > Tidak boleh beralih hafalan sebelum mendapat
> hafalan yang
> > sempurna. Hal ini dimaksudkan untuk memantapkan
> hafalan di hati. Dan
> > yang demikian dapat dibantu dengan
> mempraktekkannya dalam setiap
> > kesibukan sepanjang siang dan malam.
> > >
> > > 6. Menghafal dengan satu mushaf.
> > >
> > > Hal ini dikarenakan manusia dapat menghafal
> dengan melihat
> > sebagaimana bisa menghafal dengan mendengar.
> > >
> > > Dengan membaca/melihat akan terbekas dalam hati
> bentuk-bentuk ayat
> > dan tempat-tempatnya dalam mushaf.
> > >
> > > Bila orang yang menghafal Al-Quran itu
> merubah/mengganti mushaf
> > yang biasa ia menghafal dengannya maka hafalannya
> pun akan berbeda-
> > beda pula dan ini akan mempersulit dirinya.
> > >
> > > 7. Memahami adalah salah satu jalan untuk
> menghafal.
> > >
> > > Di antara hal-hal yang paling besar/dominan yang
> dapat membantu
> > untuk menghafal Al-Quran adalah dengan memahami
> ayat-ayat yang
> > dihafalkan dan juga mengenal segi-segi keterkaitan
> antara ayat yang
> > satu dengan ayat yang lainnya.
> > >
> > > Oleh sebab itu seharusnyalah bagi penghafal
> Al-Quran untuk membaca
> > tafsir dari ayat-ayat yang dihafalnya, untuk
> mendapatkan keterangan
> > tentang kata-kata yang asing atau untuk mengetahui
> sebab turunnya
> > ayat atau memahami makna yang sulit atau untuk
> mengenal hukum yang
> > khusus.
> > >
> > > Ada beberapa kitab tafsir yang ringkas yang
> dapat ditelaah oleh
> > pemula seperti kitab Zubdatut Tafsir oleh
> Asy-Syaikh 
=== message truncated ===



        
                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com

Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke