YOGYAKARTA (Media): Di tengah sorotan negatif terhadap prestasi perguruan 
tinggi (PT), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta membuat prestasi dengan 
mampu masuk dalam jajaran 100 perguruan tinggi dunia dalam bidang ilmu budaya 
dan humaniora yang dikeluarkan harian The Times, Inggris.

Dari 100 universitas yang dikeluarkan harian ternama Inggris tersebut, UGM 
masuk nomor 56 bersama 16 universitas lainnya. Enam belas universitas yang 
sama-sama masuk ke peringkat 56 tersebut, antara lain Royal Melbourne Institute 
of Technology, Universitas Wina, Universitas Tsing Hua, Universitas Frankfurt, 
dan Universitas Athena.

Selain itu, perguruan tinggi lain yang masuk peringkat 56 adalah Universitas 
Bologna, Universitas Hiroshima, Universitas Hitotsubashi, Universitas 
Amsterdam, Universitas Lomonosov Moskow, Universitas Nasional Singapura, 
Universitas Madrid, Universitas St Andrews, Universitas Utah, Universitas New 
York, dan Universitas Negeri Michigan.

Sementara itu, tiga besar diduduki Universitas Havard, Amerika serta 
Universitas Oxford dan Universitas Cambrige, keduanya dari Inggris.

"Ini jelas prestasi yang membanggakan. Apalagi, UGM adalah satu-satunya 
universitas di Indonesia yang masuk ke jajaran 100 terbaik itu," kata Rektor 
UGM Sofian Effendi kepada wartawan, kemarin di Yogyakarta.

Menurut Sofian, dalam menentukan peringkat ini, The Times menggunakan enam 
kriteria penilaian, yakni pertimbangan oleh kelompok bidang ilmu, pertimbangan 
oleh pewawancara kerja, persentase staf pengajar internasional, persentase 
mahasiswa internasional, rasio dosen dengan mahasiswa, serta indeksitasi dosen.

"Jurusan ilmu program studi pascasarjana sosial dan humaniora UGM berhasil 
mencapai skor total 36,5 dan mendapat penilaian positif dari kelompok bidang 
ilmu, jumlah mahasiswa internasional dan staf pengajar internasional yang 
besar, serta indeksitasi dosen yang juga tinggi," tambah Rektor.

Rektor UGM menambahkan, sebenarnya ada tiga ilmu yang disurvei The Times. 
Selain bidang budaya dan humaniora, bidang kedokteran dan sains sosial juga 
disurvei. Namun, kedua bidang ini belum mampu masuk dalam jajaran 100 terbaik.

Sofian mengaku optimis, tahun yang akan datang dua bidang ini mampu masuk 
karena keduanya mempunyai keunggulan. "Kita akan berusaha agar dua bidang ini 
juga masuk dalam jajaran 100 terbaik dunia sehingga UGM akan masuk ke jajaran 
200 universitas terbaik yang syaratnya tiga bidang harus masuk ke jajaran 100 
terbaik itu," katanya. (AZ/H-4)
http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2005111000362323
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke