Kok ado nan punyo wakatu, rancak pai Sawah Lunto. Rasonyo ingin MakNgah pai 
ka sinan, tapi baa lah badan jauah di rantau urang.
Salam,
--MakNgah


Dari Harian Singgalang Online kito baco:
Updated, Selasa 29 November 2005

HUT ke-117 Sawahlunto, Berpeluang masuk MURI
'Makan Bajamba' Sepanjang 300 Meter

SAWAHLUNTO - Kota Sawahlunto bakal bikin kejutan, dan ini berpeluang masuk 
Museum Rekor Indonesia (MURI), ketika terlaksananya nanti 'makan bajamba' 
sepanjang 300 meter dan melibatkan 5.000 'tukang makan', pada puncak 
peringatan hari jadi kota itu, 1 Desembaer 2005 mendatang.

Hebatnya pihak pemerintah kota bakal menjadikan peringatan HUT Sawahlunto 
kali ini sebagai momentum untuk kalender tahunan. Kota dengan beragam latar 
belakang kultur tersebut, bakal mempunyai kalender wisata. Ini dimaksudkan, 
agar kecintaan warga Sawahlunto baik yang berada di kampung halaman maupun 
di rantau, untuk membangun Sawahlunto akan semakin tinggi. Yang tidak kalah 
pentingnya adalah ramainya dunia pariwisata kota ini.

Pernyataan tersebut disampaikan saat jumpa pers dengan para wartawan di 
ruang kerja walikota Rabu lalu.

Kegiatan memeriahkan hari jadi Sawahlunto yang sejak tahun 1983 vakum itu, 
akan digelar berbagai aktraksi seni, seperti barongsai, kuda kepang, 
talempong, tambot dan berbagai kesenian lainnya yang mencerminkan 
Ke-Bhineka Tunggal Ika-an warga Sawahlunto. Acara menarik lainnya adalah 
makan bajamba sepanjang 300 meter yang diperkirakan menampung 5.000 orang 
yang digelar di jalan utama kota bertempat di Pasar Remaja.

Sedangkan konsumsi berupa dulang disiapkan oleh kenagariaan yang ada di 
Kota Sawahlunto dikoordinir masing-masing KAN, juga akan dilepas sekitar 
5.000 buah balon berhadiah melalui pesawat Ultra dengan menggeret Logo 
Ulang Tahun Kota Sawahlunto yang ke-117. Pesawat tersebut akan 
berputar-putar mengelilingi Kota Sawahlunto, kata Wako.

Sesuai sejarah tambang batu bara, bahwa penduduk Sawahlunto yang saat ini 
berjumlah 56 ribu jiwa terdiri dari berbagai suku bangsa yang ada di 
Indonesia, maka dalam acara tersebut mereka diwajibkn memakai pakaian 
daerah masing-masing, hal itu kata Wako akan membuat daya tarik tersendiri 
guna mendorong mewujudkan Visi Kota Sawahlunto menjadi Sawahlunto Kota 
Wisata Tambang Yang Berbudaya Tahun 2020 mendatang, sebelum acara digelar 
lanjut Wako akan dilaksanakan sidang Paripurna Dewan di Gedung DPRD Kota 
Sawahlunto mendengarkan pidato Ketua DPRD dan Walikota Sawahlunto.

Jumpa pers yang berlangsung akrab ini juga membahas kesiapan Muswil 
Muhammadiyah ke-39 yang akan digelar di Sawahlunto 10 Desember mendatang, 
menurut Yongki seksi tamu dalam perhelatan itu, akan datang sekitar 600 
peserta Muswil dan sekitar 400 peninjau, termasuk undangan dari negara 
tetangga Malaysia dan Singapura.

Sementara itu Ketua Cabang Muhammadiyah Kota Sawahlunto Khotib mengatakan 
pihaknya sudah siap menerima tamu Muswil tersebut, mereka selain ditampung 
di penginapan yang ada juga akan ditampung di rumah-rumah penduduk yang 
jelas kata Khotib dengan digelarnya Muswil di daerah ini merupakan 
penghormatan bagi Sawahlunto yang sekaligus dapat memperkenalkan daerah ini 
kedaerah luar.

Disamping itu umpan balik dari acra itu dapat menambah perputaran uang 
didarah ini dan meningkatkan pendapatan warga selama Muswil berlangsung, 
direncanakan akan hadir Din Syamsudin dan Bachtiar Kamsyah," tandas Khotib. 
Hadir dalam acara jumpa Pers itu Wawako H.Fauzi Hasan, Plt. Sekdako, H. 
Zohirin Sayuti, SE, dan Kabag Humas Safaruddin Syarif, S.Ag.

- Subandi



-- 
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.1.362 / Virus Database: 267.13.4/175 - Release Date: 11/18/2005



Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke