Informasi yang terselip dalam folder. Bagus untuk ditiru.

Wassalam,
R Sampono Sutan


----- Original Message ----- 
From: Bambang Priyatmoko 
To: [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, May 03, 2005 10:47 AM
Subject: Kab. Jembrana



Kabupaten ini menarik sekali dan kagum dengan prestasi 
PEMDA nya!!
Ternyata....udah ada lho, contoh nyata..... antara 
terharu, bangga, excited, gregetan.... semua campur aduk waktu baca 
prestasi Kab. Jembrana.....

Pemda Jembrana, dibawah pimpinan Bupatinya, Bapak I Gede Winasa, telah 
berhasil membangun contoh pemberantasan korupsi yang disertai dengan 
pemanfaatan APBD semaksimal mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan 
rakyatnya, yang mencakup sekitar lebih dari 220 ribu warga yang tergabung 
dalam sekitar 63 ribu Kepala Keluarga.

Kab. Jembrana, Propinsi Bali, telah melakukan perubahan mendasar dalam 
penyelenggaraan pemerintahan, sehingga menjadi salahsatu kabupaten PERTAMA 
di Indonesia yang bisa memberi BERBAGAI PELAYANAN UMUM SECARA GRATIS...... 
(harusnya disusul oleh Kabupaten2 lainnya donk ya....? Yang kelihatannya 
bakal pingin menyusul adalah Kab. Sleman, Kab. Tanah Datar dan semoga 
banyak lagi.....)

Coba simak deh yang berikut dari prestasi dan program2 yang ditampilkan di 
website-nya Kab. Jembrana, yang mana inovasi program2nya telah 
diidentifikasi dan dipetakan oleh Pusat Kajian Pembangunan Administrasi 
Daerah dan Kota FISIP UI (PKPADK-FISIP UI):
http://www.jembrana.go.id/index.php

Dokter dan pengobatan gratis juga diberikan, dengan membayarkan premi 
asuransi penduduknya, baca di:
http://www.jembrana.go.id/program_unggulan/jkj.php

Bahkan KTP diberikan gratis:
http://www.jembrana.go.id/program_unggulan/ktp_gratis.php

Begitupula, premi asuransi jiwa dibayarkan Pemda:
http://www.jembrana.go.id/program_unggulan/asuransi_jiwa.php

Urusan pembebasan PBB terutama untuk lahan2 yang produktif, baca di:
http://www.jembrana.go.id/program_unggulan/bebas_pajak.php

Dan, akhirnya, SPP dibayarkan oleh PEMDA, sehingga mengurangi anak2 putus 
sekolah!!! Yang ini aku copy-paste di bawah.....mereka sadar sekali bahwa 
investasi di bidang sumber daya manusia SANGATLAH PENTING....

JADI.... apa sih kunci suksesnya?!?!?
Menurut kajian para pengamat, terutama yang telah didokumentasikan oleh 
Yayasan TIFA, ada tiga kunci sukses, yang SEHARUSNYA BISA DITIRU daerah 
lain:
1.. Jembrana berpihak pada kepentingan masyarakat miskin (dengan 
mengutamakan bidang2 yang berhubungan dengan kebutuhan dasar manusia: 
pendidikan, kesehatan, dan peningkatan ekonomi....)
2.. Jembrana serius memberantas korupsi dan menjalankan roda 
pemerintahan sebaik-baiknya dengan anggaran yang ada, a.l. dengan 
pembentukan tim2 independen untuk standarisasi harga maupun penentuan biaya 
pembelanjaan oleh Pemda.
3.. Jembrana melibatkan masyarakat dalam program2 pembangunan, a.l. 
lembaga adat, Dewan Pendidikan, PGRI, IDI, dsb.....
So....nothing is impossible....there seems to be hope for the 
future.....masih cukup banyak pemimpin yang memikirkan rakyatnya koq..... 
Hayoooo....ramai2 jadi bupati di mana2 tapi dengan tujuan mensejahterakan 
masyarakat....???

********************

http://www.jembrana.go.id/program_unggulan/spp_gratis.php

SPP Gratis

Perubahan paradigma pembangunan dari sentralisasi menjadi desentralisasi 
telah dikokohkan dalam bentuk undang-undang, yaitu UU No 22 Tahun 1999 
tentang Pemerintahan Daerah. Konsekuensi logis dari perubahan kebijakan 
tersebut adalah bidang perencanaan menjadi sangat penting. Selama ini 
daerah hanya merupakan pelaksana dari berbagai program pusat, sekarang 
daerah harus membuat rencana sendiri sesuai dengan kondisi objektif 
masing-masing kabupaten/ kota.

Seiring dengan perkembangan jaman, tantangan yang dihadapi dunia pendidikan 
ke depan semakin berat. Selain kondisi internal yang belum memenuhi standar 
minimal untuk suatu proses pembelajaran yang ideal, juga tantangan yang 
datang dari luar makin berat. Banyak tantangan dari luar yang dihadapi oleh 
sektor pendidikan. Tantangan-tantangan itu ,misalnya : perkembangan ilmu 
dan teknologi semakin cepat, era globalisasi yang mempertipis batas antara 
negara dengan negara, adanya pengaruh sosial budaya dari berbagai negara, 
lemahnya kemampuan masyarakat dalam membiayai pendidikan dan lain 
sebagainya. Dari berbagai tantangan ini, maka diidentifikasi isu pokok yang 
berkembang di Kabupaten Jembrana adalah lemahnya kemampuan masyarakat dalam 
membiayai pendidikan.

Dengan demikian bidang pendidikan merupakan salah satu prioritas utama 
dalam pembangunan di Kabupaten Jembrana. Pemerintah Kabupaten Jembrana 
menyadari bahwa investasi sumber daya manusia adalah investasi jangka 
panjang yang akan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Jembrana. Kegagalan 
pendidikan dapat menyebabkan keterbelakangan dan keterpurukan sehingga 
terancam kehilangan sebuah generasi (lost generation).

Untuk mengarahkan pembangunan termasuk pembangunan pendidikan di Kabupaten 
Jembrana, Pemerintah Kabupaten Jembrana merumuskannya dalam sebuah Visi 
Kabupaten Jembrana sebagai berikut "terwujudnya masyarakat Jembrana yang 
bahagia dan sejahtera, berkeadilan dan berbudaya yang dilandasi iman dan 
taqwa serta didukung oleh sumber daya alam dan sumber daya manusia yang 
berkualitas serta memiliki semangat Mekepung untuk melaksanakan pembangunan 
berkelanjutan".

Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jembrana yang 
bersentuhan langsung dengan pembangunan pendidikan di Kabupaten Jembrana, 
memiliki visi dinas yang merupakan penjabaran dari visi kabupaten menjadi 
landasan operasional dalam pembangunan pendidikan. Adapun Visi Dinas 
Pendidikan dan Kebudayaan adalah sebagai berikut "terwujudnya pendidikan 
yang berbudaya, merata, bermutu, efektif dan efisien serta relevan dengan 
kebutuhan masyarakat".


Sehubungan dengan hal tersebut, kebijakan-kebijakan yang diambil oleh 
Pemerintah Kabupaten Jembrana adalah sebagai berikut :
1.. Perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan
2.. Peningkatan mutu pendidikan yang memiliki relevansi dengan kebutuhan 
masyarakat.
3.. Peningkatan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan pendidikan
4.. Peningkatan partisipasi masyarakat.

Kebijakan-kebijakan tersebut dijabarkan ke dalam strategi pelaksanaan 
seperti di bawah ini :
1.. PEMBEBASAN IURAN WAJIB (SPP) pada sekolah negeri di semua tingkatan.
2.. Memberikan bea siswa kepada siswa yang kurang mampu bagi sekolah 
swasta dan pemberian bea siswa kepada siswa yang berprestasi
3.. Memberikan keterampilan kepada siswa SMU melalui Program SMU Plus.
4.. Mengembangkan SLTP dan SMU Kajian disamping SLTP Rintisan serta SMU 
Unggulan.
5.. Memberikan vakasi kepada guru-guru berdasarkan beban kerja.
6.. Memberikan bantuan dana kepada guru-guru untuk meningkatkan jenjang 
pendidikannya.
7.. Pemberian bantuan rehab fisik kepada sekolah negeri yang berupa 
ruang kelas baru (RKB) dan ruang penunjang lainnya (RPL) dengan pola block 
grant.



--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke