Handi Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: To: sma3_74 <[EMAIL PROTECTED]>
CC: Aldy HG <[EMAIL PROTECTED]>
From: Handi Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 07 Dec 2005 07:22:14 +0700
Subject: [sman3_74] Tomat Vs Email
Subject: Tomat Vs Email
Seorang pengangguran melamar pekerjaan sebagai "office boy"di Istana
Negara
(kantor SBY), Jakarta. Andi Mallarangeng mewawancara dia dan melihat dia
membersihkan lantai sebagai tesnya.
"Kamu diterima," katanya, "berikan alamat e- mailmu dan saya akan
mengirim formulir untuk diisi dan pemberitahuan kapan kamu mulai
bekerja." Laki-laki itu menjawab,"Tapi saya tidak punya komputer,
apalagi e-mail."
"Maaf," kata Mallarangeng. "Kalau kamu tidak punya e-mail, berarti kamu
tidak hidup. Dan siapa yang tidak hidup, tidak bisa diterima bekerja."
Laki-laki itu pergi dengan harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang
harus dilakukan hanya dengan Rp.100.000 di dalam kantongnya.
Kemudian ia memutuskan untuk pergi ke Pasar Minggu dan membeli 10kg peti
tomat. Ia menjual tom at itu dari rumah ke rumah. Kurang dari 2 jam, dia
berhasil melipatgandakan modalnya. Dia melakukan kerjanya tiga kali, dan
pulang dengan membawa Rp.300.000
Dia pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini. Ia mulai
pergi
bekerja lebih pagi dan pulang larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x
sampai
3x lipat tiap hari.Dia pun membeli gerobak, lalu truk, kemudian akhirnya
ia
memiliki armada kendaraan pengirimannya sendiri.
Lima tahun kemudian, laki-laki itu sudah menjadi salah satu pengusaha
makanan terbesar di Indonesia. Ia mulai merencanakan masa depan keluarga,
dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.
Ia menghubungi broker asuransi, dan memilih protection plan. Sang
broker pun menanyakan alamat e-mailnya.
Laki-laki itu menjawab, "Saya tidak punya e-mail."
Sang broker bertanya dengan penasaran, "Anda tidak memiliki e-mail, tapi
sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi
apa
Anda kalau Anda punya e-mail?!"
Laki-laki itu berpikir sejenak lalu menjawab, "Ya, saya mungkin
sudah jadi office boy di Istana Negara!!
__________________________________________
Pesan Moral:
1. Internet bukanlah solusi hidup Anda.
2. Kalau Anda tidak punya akses internet, lalu bekerja keras, Anda
bisa jadi milyuner.
3. Kalau Anda menerima pesan ini melalui e-mail, Anda lebih dekat
untuk menjadi "office boy/girl" daripada seorang milyuner he..he4x.
NB Jangan kirim balik pesan ini pada saya, saya hendak menutup e-
mail saya dan menjual tomat!!!
Tolong jangan buka attachment bila terdapat "To : undiscloser recipient".
SPONSORED LINKS
Small business Business finance training Business finance course
Business finance online course Business finance class Business finance
degree online
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "sman3_74" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
Image by FlamingText.com
---------------------------------
Yahoo! Personals
Let fate take it's course directly to your email.
See who's waiting for you Yahoo! Personals
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================