Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikumwarahmatullahiwabarakaatuhu

Tertarik dengan diskusi yang dulu juga pernah terjadi,
mengenai pemasalahan "penyimpangan sexual yang diluar
dari koridor agama Islam".

Saya copykan dulu paragrafh yang menarik untuk saya
komentari, dan saya mohon maaf, tidak
membaca(mengikuti) dari awal, hanya paragraph yang
terakhir(ke 6) ini saja, karena memang kesibukan saya,
yang saya yakin semua tahu kalau di Mesir saat ini
sedang disibukkan oleh kedatangan tamu(DPR, syukur
bukan tamu bagian ibu-ibu DPR ini, yang sedang kami
urusi, tetapi ibu-ibu(istri-istri)dari bapak-bapak
pejabat   Indonesia utusan dari berbagai negara
Asia-Afrika), yang telah berlangsung rakor keppri
bagian keuanganberapa hari yang lalu.

Saya copykan sebahagian yang saya baca ini, untuk
dikomentari.


--- Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> Ambo coba manjawok paragraph by paragraph
> 
> Thursday, December 22, 2005, 4:46:00 AM, you wrote:
> 
> TH> Rang Palanta jo Sanak Arnoldison,
>    
> TH> Cuman  saketek  info,  Ambo  indak bermaksud
> meng"halal"kan sagalo
> TH> caro   dalam   soal   nan  ciek  ko.  Indak 
> pulo  punyo  mukasuik
> TH> manganyampiangkan adat, agamo jo men"dewa"kan
> budaya barat. Cuman,
> TH> ambo  ingin  maajak  kito  sadonyo mamikiaan,
> solusi nan bisa kito
> TH> ambiak  dalam  pencegahan  HIV/AIDS  ko,  karano
>  masalah  ko alah
> TH> menjadi  kewajiban  kito  untuk  maagiah tahu
> nan indak tahu modus
> TH> penularan penyakik ko.
>    
> TH> Kalau  sanak  Arnoldison  mangecekan  solusi 
> nan dianjurkan agamo
> TH> yaitu, menutup aurat, menundukan pandangan dll,
> (lihat postingan),
> TH> apo memang alah terbukti manjur? Sekedar maingek
> an sajo, karakter
> TH> manusia,  dari  manapun  asalnyo,  makin 
> sesuatu  ditutup,  makin
> TH> terangsang  untuk  mengetahui  apa yang ada
> dibalik bungkusan itu.
> TH> Contoh   lain,   semakin  dikekang  napsu, 
> semakin  menjadi  jadi
> TH> pelampiasannyo. (caliaklah di kampuang awak,
> banyak nan paga makan
> TH> tanaman, banyak badot tuo suko daun mudo dsb )
> karena hanyo salamo
 TH> ko, takekang napsu nyo


Perlu untuk kita ketahui bahwa "petunjuk Allah" adalah
sebaik-baik jalan keluar yang terbaik, sesuai dengan
firmanNya." Katakanlah(wahai Muhammad) sesungguhnya
petunjuk(jalan keluar) dari Allah adalah itu
sebenar-benar jalan keluar yang terbaik".

Sebagaimana didalam sebuah hadist Rasulullah juga
dengan maknanya : " Sebenar-benar petunjuk adalah
petunjuk dari Allah dan rasulNya"

Cukup banyak sekali ayat dan hadist yang mengatakan
agar kita mengembalikan segala persoalan segala
petunjuk hidup dengan meninjaunya dari didikan yang
ada dalam AlQuran dan Hadist.

Masuk kepada permasalahan kondom yang "katanya" adalah
salah satu jalan keluar untuk permasalahan
"pelencengan sexual" yang terjadi diberbagai negara
umumnya, khususnya Indonesia, khususul khusus yang ada
di daerah masing-masing.

Setahu saya tujuan memakai kondom itu adalah untuk
menjaga kehamilan. 
Yang boleh hamil itu seharusnyakan orang yang sudah
menikah secara syar'i?
Boleh ngak dalam ajaran Islam, wanita hamil tanpa
dengan kehamilan suaminya yang sah? Jelas tidak boleh
!. Lain hal kalau ditanya : " Ada ngak orang yang
hamil tanpa suami, atau tanpa suami yang sah?",
jawabnya pasti ada.
Kalau hamil tanpa suami yang sah, namnya, hamil diluar
nikah dan anak yang dilahirkan adalah anak diluar
nikah.

Sangat tidak "ngepas", kalau dikatakan dengan memakai
kondom adalah salah satu jalan keluar bagi
"pelencengan sexual" yang terjadi di Indonesia, atau
dimana sajapun. Kenapa saya katakan begitu?

Mari kita lihat.

1. Berzina itu haram. Jangankan berzina, mendekati
zina juga haram hukumnya.(silahkan lihat firman Allah
Ta'ala, walaa taqrabuuzziina).

2. Dengan memakai kondom, walau "sang dua arjuna, raja
dan ratu" tidak bersentuhan secara langsung, namun
"prajuit-prajuit dua arjuna yang sedang dilanda asmara
itu tetap bersentuhan. Dan ini saja sudah jelas-jelas
haram hukumnya.
Apakah pantas sesuatu "obat"(memakai kondom) yang
katanya sebagai "penjagaan", dan ia adalah tetap
haram(prajuitnya, saling sentuh), mengobati yang haram
juga, adakah yang haram mengobati barang haram
lainnya? Tidak mungkin, sama saja dengan " mencuri
kunci lemari berisi emas permata intan berlian duit
milyunan" tetapi dalil dengan mengatakan tidak mencuir
lemarinya, hanya mencuri kuncinya saja. Tetap tokh
namanya mencuri juga bukan? Sama saja mencuri kunci
lemari dengan mencuri isi lemari keduanya tetap haram
hukumnya.Karena sama-sama mencuri namanya.

Jadi memakai kondom bagi yang bukan suami istri,
dengan berzina sama-sama haram hukumnya. Ini yang
kedua.

3.Dengan menganjurkan memakai kondom bagi mereka yang
bukan suami istri sah, sama saja dengan memberikan
"bara api" ditangan kedua insan yang sedang mabuk
asmara itu.Walau bukan api menyala yang diberikan,
hanya sekedar bara apinya saja,  namun ia tetap
"panas" dan membahayakan. 

Melarang orang jangan berenang dilautan dalam dengan
menyuruhnya memakai pelampung kecil, ia tetap akan
tenggelam, karena ombak lautan ganas, tidak akan
pernah melihat disekelilingnya ada pelampung atau
tidak, tetap dihantamnya juga. Andaikanpun sang
pelampung bisa lolos dari terpaan gelombang dahsyat
itu, namun kondisinya sudah entah semacam apa, dan ia
tetap dikatakan "telah dihantam ombak".

4.Sekarang karena disinggung keadaan di Mesir
bagaimana? Saya jawab.

Semenjak saya hadisr ke Mesir tahun 1989 sampai saat
ini, sangat-sangat jarang dan sedikit sekali terjadi
pemerkosaan, ataupun "pelecehan sexual" di negara
ini.Andaikanpun ada, itu bagi mereka anak muda, atau
tua yang menonton cd porno secara diam-diam, tanpa
sepengetahuan ortu mereka. Apakah dengan dalih bahwa
karena ditahan-tahan ortu mereka sampai mereka begitu,
main diam-diam, atau dengan dalil, nafsu semakin
ditahan semakin membara?

Tidak bisa begitu. 

Justru jawabannya : " Sedangkan sudah ditahan
begitupun ia bisa lepas, apatah lagi kalau tidak
ditahan, dilepas begitu saja, tentu semakin
menjadi-jadi karena diberi kebebasan berbuat apalagi
kalau didepan umum sudah dilegalkan undang-undang
boleh pakai kondom bagi bukan suami istri, boleh
bergaul sex bebas bagi bukan suami istri, boleh-boleh
seterusnya. 

Sama saja dengan melepaskan bendungan bah air, sampai
meluap kepenjuru mana saja, maka banjirlah daerah itu
dengan pelepasan bendungan tersebut. Sedangkan
dibendung(ditahan) airnya saja, masih bisa bocor dan
mengalir airnya, apatah lagi bila
dibebaskan(dilepaskan), maka semakin banjir tohk..?
Bukankah begitu, apakah salah analisa saya? Saya rasa
tidak, karena realitanya memang begitu. Air kran tidak
dibuka krannya, bisa bocor selangnya, apatah lagi
kalau dibuka lebar-lebar terbuanglah air, mubazir dan
bisa banjir seisi rumah.

 Mungkin ini saja dulu mengenai "pemakaian kondom"
yang katanya bisa menjadi solusi dari "penyimpangan
sexual". Tidak. sama sekali solusi yang tidak benar
sama sekali.

Lantas solusi yang benar bagaimana sih? 

Kembalikan pada didikan dari AlQuran dan Sunnah. Dan
jangan kita menggenelarisir satu kejadian menjadi
suatu alasan. Contoh ada saja yang mengatakan bahwa
tokh kenapa dinegara Saudi banyak yang memperkosa para
TKW Indonesia? Banyak hal yang perlu diperhatikan
dalam masalah ini, dan ceritanya juga tidak bisa
sepihak. LIhat sendiri bagaimana kondisi para TKW
Indonesia. Jangan menyangka mereka berada pada pihak
yang ditindas saja, lihatlah tingkah laku sebahagian
para TKW itu sendiri bagaimana? 

Banyak TKW Saudi yang lari ke Mesir dan ditampung
dikedutaan, dan saya sudah melihat sendiri bagaimana
sikap dan tingkah mereka didepan para lelaki(tak perlu
saya ceritakan saat ini, karena bukan topic kita kali
ini, tetapi saya cukup kecewa dengan sebahagian
perempuan Indonesia yang kurang menghargai diri mereka
sendiri).

 Bagaimana kita akan dihargai oleh orang lain, negara
lain, kalau kita sendiri tidak menghargai harga diri
kita yang pada hakikatnya harga diri tidak bisa
dihargai dengan apapun, karena nilainya sangat tinggi
tidak bisa dibeli dengan apapun. 

Jiwa dan jasad yang diciptakan oleh Allah sangatlah
bernilai, sehingga tidak bisa ditentukan berapa
harganya. Hanya saja sebahagian perempuan dan bangsa
itu sendiri tidak tahu siapa dirinya.Apakah pelecehan
seksual dinegara Saudi itu terjadi dengan perempuan
Arab? Tidak bukan? terjadi pada perempuan TKW itu juga
, apakah hal ini tidak menjadi tanda tanya pada kita
kenapa dan ada apa dibalik peristiwa yang tidak
diinginkan itu. Lihat segala sesuatu secara objektif
dan ditinjau dari berbagai sudut baru bisa ditentukan
sementara resumenya.

 Di Mesir bagaimana lelakinya melihat wanita yang
berjalan. Alhamdulillah sampai saat ini, jam 12 malam
jum'at kliwonpun saya berjalan dipinggir sungai Nil
sendirianpun akan aman-aman saja, sulit ditemukan
lelaki usil disana. Bila ditemukan lelaki berduaan di
sana, mereka itu sudah tunangan dan itupun tidak bisa
berbuat macam-macam sebagaimana terjadi sebahagian
Negara/daerah kita di atau di sebahagian Eropah.Di
Mesir kalau saja sang lelaki sudah buat macam-macam
pada tunangannya akan babak belur lah badannya oleh
calon mertua dan akan disusut sampai kepengadilan.Dan
kebanyakan yang jalan berdua itu adalah suami istri.

Kenapa sampai begitu sekali ketatnya peraturan di
Mesir? Saya perhatikan dikarenakan memang "penjagaan"
dari ortu sangat ketat terhadap pergaulan lawan jenis
ini. Mana pemerintahnyapun streng dalam peraturan
masalah pelecehan sexual, juga pergaulan bebas semacam
itu. Internet beredar dimana-mana, namun tidak
sebanyak mesjid-mesjidnya. Anak masih kecil sudah tahu
computer dan internet, namun yang dilihat bukan porno,
tetapi game, informasi.

Anak muda-mudi pergaulan mereka berada di
nadi-nadi(club-club) yang terorganisir. Di Club-club
itu diajarkan berbagai kegiatan yang menunjang
pendidikan, phisik, rohani, mental. Di Club diajarkan
karate, berenang, musik, olahraga lainnya, juga bahasa
asing lainnya, pokonya segala macam kegiatan yang
bernilai positif. Mereka ngumpulnya disana, jadi
mereka tetap bergaul dan berteman, bermain, tetapi
bermain yang terorganisir.

 Begitulah Negara Mesir, yang pada hakikatnya negara
sangat sederhana dan masih berkembang, tetapi
rakyatnya makmur dikarenakan pemerintahannya
ketat(jarang ada yang korupsi, ada, tetapi mungkin
sedikit, karena dimana-mana kejahatan pasti akan ada
saja, dinegara Islam sekalipun), bayaran pajak mereka
sedikit, barang primer merupakan kebutuhan pokok di
subsidi pemerintah sehingga terjangkau rakyat miskin
sekalipun. 

Perbedaan antara si miskin dan kaya , pejabat dan non
pejabat tidak menyolok sekali. Bayar listrik murah, 
air jarang putus selama bertahun di negara ini bisa
dihitung dengan sepuluh jari tangan, ngak sampai
hitungan kesepuluh, air selalu puas, padahal katanya
negeri padang pasir, tetapi jarang kekurangan air, gas
buat memasak murah, minyak  bensin apalagi makanan
sangat-sangatlah murahnya. 

 Pendidikan apalagi, banyak yang gratis, terutama bagi
rakyatnya sendiri, ngak heran kalau Mesir banyak
mengeluarkan doctoral, baik tammatan DN dan LN. Saya
menyatakan ini, bukan membandingkannya dengan negara
yang sudah maju, tetapi Mesir negara padang pasir
tetapi buahan banyak, hasil pertanian mereka bagus,
buahan jarang ada yang busuk dipohonnya, semua ini
dikarenakan terorganisir penanaman/pengolahanya, dan
mereka negara  berkembang, kelihatan negaranya miskin,
tetapi rakyatnya makmur.

Kalau ekonomi negara sudah bagus, agama kuat, control
dan kerjasama dari ortu dan pemerintahan ada, maka
sedikitlah terjadi penyimpangan-penyimpangan moral.

Demikian ulasan dari saya semoga bermanfaat adanya.

Wassalamu'alaikum. Rahima.



                
__________________________________________ 
Yahoo! DSL – Something to write home about. 
Just $16.99/mo. or less. 
dsl.yahoo.com 


--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke