uda Arnoldison yo dunsanak sadonyo ,
indak hanyo di Padang , di jakarta, RS jantung harapan kita ataupun
RS Yarsi, kebanyakan pasien nya adalah urang awak juo ( eh ternyato,
dokter jantung nyo, banyak nan urang awak juo .. , entahlah apo
hubungan nyo ? )
lah tibo waktu nyo , ahli teknologi pangan / kuliner urang awak ,
untuk mengembangkan formulasi baru menu masakan minang yg baru, yg
lebih sehat,
masakan minang rendah kolesterol.
kan, lah ado pulo minyak goreng rendah kolesterol , bahkan kacan
garuda mengeluarkan kacang atom rendah kolesterol ( entah lah apa
memang benar ,atau hanya gimmick iklan saja ? ) , tapi setidaknya
orang telah mulai membuat sesuatu peningkatan sesuai keinginan
customer / pelanggan.
jadi secara teoritis bisa dibuat formulasi masakan minang yg sehat
tsb ( rendah kolesterol, rendah lemak jenuh dll ) , ahli makanan
lebih tahu ttg hal tsb, bisa dg cara mengolah santan kelapa yg lebih
baik, pemilihan jenis daging utk rendang dll. Pokoknyo kalau urang
ahli teknologi makanan bisa mencarikan caronyo.
ambo raso hal iko cukup penting walau belum urgent / mendesak, karena
kalau indak, tambah lamo, tambah berkurang konsumen di restoran
minang yg jadi salah satu tumpuan pencarian nafkah urang awak di
berbagai tempat, kalau sampai banyak RM minang yg berkurang omzet
nyo, awak basamo juo nan kanai masalah nyo.
kalau alah ado ditemukan formulasi baru tsb, masakan minang rendah
kolesterol, nikmat dan sehat , akan banyak nan terbantu , dan
restoran model tsb akan didatangi banyak pelanggan , ini akan jadi
sebuah sumbangan berarti bagi bisnis orang minang secara umum, dan
mengurangi tingkat kematian orang minang karena penyakit tsb , insya
allah akan jadi amal jariah yg mulia , harusnya iko bisa jadi salah
satu agenda organisasi rang awak spt gebu minang dll.
kalau ambo sendiri alhamdulillah lah menemukan formulasi tsb dan
dipakai jadi menu sehari hari di rumah ,
Kombinasi menu yg serasi antara masakan minang nikmat dg masakan
sunda yg segar ( banyak sayuran segar, ikan dll )
wassalam
HM
Bandung
note : dalam ilmu time management , ada 4 kuadran aktivitas kita
sehari hari, yaitu ;
- Penting dan mendesak ( urgent )
- Penting tapi tidak mendesak
- Mendesak tapi tidak penting
- Tidak mendesak dan juga tidak penting
Idealnya kita banyak melakukan hal yg penting walau tidak mendesak ,
karena kita telah melakukan perencanaan dg baik dan tak ada yg
mendesak, karena semuanya telah terencana dg baik sebelumnya.
--- In [EMAIL PROTECTED], Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Orang Minang
> Rawan Terkena Jantung Koroner
>
>
> Kebiasaan orang minang yang suka makan daging dan jerohan, namun
minim sayur menyebabkan mereka sangat rentan terhadap penyakit darah
tinggi (hipertensi), yang kemudian merembet menjadi penyakit
jantung.
> Peneliti masalah jantung RSUP dr Djamil, Prof dr Asnil
mencatat penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di Sumatera
Barat.
>
> "Satu dari tiga kasus kematian yang menimpa orang Minang adalah
akibat
> serangan jantung, sehingga tercatat penyakit itu sebagai
pembunuh
> utama dibanding penyakit lain," ujar Prof Dr Asnil dalam
percakapan
> dengan wartawan, di Padang, Sumatera Barat, belum lama ini.
>
> Pernyataan Prof Asnil didukung penelitian yang dilakukan
Fakultas
> Kedokteran Universitas Andalas (Unand) pada tahun 2000 tercatat
dari
> sekitar 4.2 juta penduduk Sumatera Barat yang meninggal pada
tahun
> itu, ada sekitar 1.600 orang yang meninggal akibat jantung dan
masalah
> pembuluh darah setiap tahunnya.
>
> "Sebanyak 400 orang di antaranya yang meninggal itu sebelumnya
telah
> mendapat perawatan medis yang cukup lengkap," ujarnya.
>
> Akibat kebiasaan makan yang tidak berubah, ditambahkan Prof
Asnil,
> sejak setahun lalu terjadi peningkatan yang cukup signifikan
dari
> kunjungan penderita penyakit jantung ke pusat perawatan
penyakit
> jantung atau Cardiac Center. Dari 17.000 pasien pada 2002,
jumlahnya
> meningkat menjadi 23.500 pasien pada tahun 2003.
>
> Prof Asnil menjelaskan, jumlah kasus penyakit kardiovaskuler
terbesar
> dipicu penyakit jantung koroner 69 persen, hipertensi 15,7
persen,
> jantung reumatik 8 persen, kelainan bawaan 3 persen, vaskular 2
persen
> dan lainnya 7 persen.
>
> Sedangkan penyebab utama penyakit jantung adalah 20,3 persen
penduduk
> Sumbar berumur di atas 40 tahun menderita hipertensi dan pola
makannya
> tidak teratur. Sekitar 84 persen penduduk malas berolahraga
dan
> sekitar 60,2 persen remaja putra serta 2,3 persen pemudi di Padang
dan
> Bukittinggi aktif merokok.
>
> Dari data statistik tersebut, menurut Prof Asnil, sebenarnya
pihaknya
> telah mengasumsikan sejak tahun 1957 lalu bahwa akan terjadi
lonjakan
> kematian akibat serangan penyakit di Sumatera Barat pada 50
tahun
> mendatang. Hal itu didasarkan pada pola makan dan kebiasaan
orang
> Minang yang tidak sehat.
>
> "Setelah terjadinya peningkatan kasus kematian akibat jantung
setiap
> tahun, pihak Pemda Sumbar telah melakukan berbagai
upaya
> penanggulangan penyakit jantung mulai dari pendirian
perkumpulan
> peduli jantung, pusat rehabilitasi hingga penyediaan sarana
perawatan
> mutakhir. Bahkan bila dirupiahkan, mungkin telah ratusan miliar
rupiah
> bantuan Pemerintah untuk penyediaan peralatan dan laboratorium
untuk
> penanganan masalah penyakit jantung," ucapnya.
>
> Namun secara garis besar, Cardiac Center yang telah diresmikan
Menteri
> Kesehatan Sujudi pada Senin (21/6) lalu telah menghabiskan
investasi
> sekitar Rp 10 miliar lebih.
>
> Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Dr Abdul Rival
Rivai
> mengatakan, pembangunan Cardiac Center tersebut juga diikuti
dengan
> peningkatan sumber daya pendukung.
>
> Dinas kesehatan menyiapkan upaya deteksi bertingkat mulai dari
tenaga
> primer yang bertugas mendeteksi serangan penyakit jantung terdiri
atas
> pada 140 dokter kepala Puskesmas beserta 200 tenaga medisnya.
>
> Kemudian deteksi penderita jantung ditingkatkan pada bagian
sekunder
> yang terdiri atas jaringan rumah sakit umum dan meningkat lagi
ke
> bagian tersier di Rumah Sakit kelas B di Bukittinggi serta
rujukan
> teratas di Cardiac Center di RSUP Dr M Djamil. (T-1)
>
>
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================