Bismillahirrahmaanirrahiim,
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Seorang muslimah juga memiliki kewajiban untuk mengetahui ilmu agama 
agar ia dapat menjalani kehidupannya sesuai tuntunan syari'at.

Dari Ummu Salamah radhiallauh 'anha, dia berkata. 'Ummu Sulaim pernah 
datang kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam seraya berkata. 
'Wahai Rasulullah sesungguhnya Allah tidak merasa malu dari kebenaran. 
Lalu apakah seorang wanita itu harus mandi jika dia bermimpi ?. Maka 
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab. 'Jika dia melihat air 
(mani)'. Lalu Ummu Salamah menutup wajahnya, dan berkata. 'Wahai 
Rasulullah, apakah wanita itu juga bisa bermimpi?' 'Beliau menjawab. 
'Ya, bisa'. Maka sesuatu yang menyerupai dirinya adalah anaknya". (HR. 
Ahmad, al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, an-Nasa'i, Ibnu Majah, ad-Darimi 
dan al-Baihaqi)

Faidah yang dapat kita ambil adalah bahwa terkadang ada permasalahan 
yang memang "sensitif" atau dipandang tabu. Akan tetapi, "sensitif" atau 
dianggap tabu bukan berarti mutlak tidak boleh dibicarakan. Tentunya 
tidak patut jika masalah-masalah itu dibicarakan tanpa faidah yang jelas.

Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

-- 
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1980M/1400H)



--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke