Maklumlah orang dari daerah , sekali ada kesempatan ke Jakarta pengen sekali mencoba naik busway yang merupakan angkutan alternative bagi warga Jakarta . Tapi sebelumnya saya mohon maaf kepada sanak palanta , karena tulisan ini betul betul tidak ada kaitannya dengan Minang namun yang menulis kan lai urang Minang juo he...hee .
Menurut yang sudah mencoba angkutan jenis ini sangat nyaman dan aman ditengah kemacetan transportasi Jakarta , dan sejatinya ditujukan bagi golongan menengah agar mereka meninggalkan mobil pribadi dan naik busway untuk menuju kantor atau tempat tujuan lainnya . Untuk mewujudkan niat saya tersebut , maka saya berangkat dari kawasan Cipulir Kebayoran Lama menuju Blok M menumpang Metromini No . 78 . Setelah sampai di terminal Blok M yang merupakan terminal biskota terbesar di Jakarta , saya turum kelantai bawah tanah ( Blok M Mall ) dan menuju jalur 1 dan antri untuk mendapatkan ticket busway Blok M Jakarta Kota ( Beos ) berupa kartu kayak ATM dengan harga Rp 3500,- perorang . Kartu ini berfungsi untuk membuka pintu masuk gate automation ke jalur busway dijalur atas . Namun demikian dipintu atau gate tersebut tetap dijaga petugas untuk menjaga agar tidak orang yang lolos tanpa bayar . Dan saya hitung hitung disetiap Halte atau Shelter mempekerjakan tak kurang 5 orang tenaga kerja dan setiap busway dilayani dua orang tenaga (driver dan penjaga pintu merangkap sebagai pengamanan ). Harga Rp 3500 menurut saya relative murah dibandingkan naik metromini sebesar Rp 2500,- . Seharusnya penumpang busway dikenai tariff yang lebih mahal dibandingkan angkutan lainnya , mengingat untuk keperluan jalur busway ini telah mengorbankan kepentingan rakyat banyak demi busway , seperti 1/3 badan jalan dipakai untuk jalur busway dan dilarang keras dimasuki kendaraan lain , sepantasnya penumpang busway harus membayar kompensasi kepada pemakai jalan lainya . Jarak Blok M Kota ditempuh tak lebih dari 30 menit , Hanya mengalami kemacetan dibeberapa ruas yang kebetulan jalur busway menyatu dengan jalur umum seperti Bunderan Pemuda , Bundera H.I dan Sekitar Istana Merdeka dan Harmoni . Ternyata naik busway di Jakarta memang jauh lebih nyaman dan aman dan setiap pemberhentian diinformasikan melalui announcing , tak ada pengamen dan pedagang asongan yang boleh masuk busway . Tentang pencopet saya tidak berani menjamin kalau tidak ada , namun kehati hatian perlu selalu dijaga . Busway ini akan dikembangkan di Jakarta dengan koridor II Pulo Gadung Harmoni dan Koridor III Kali Deres Harmoni . Demikian banyak kemudahan yang ditawarkan busway , kenapa kita tidak manfaatkan angkutan alternative ini demi mengurangi kemacetan di Jakarta . Zul amry piliang ======================================================================================== Ikuti Lomba Foto Wisata 2005, kirimkan foto-foto terbaik Anda. Pengiriman mulai 1 November s.d 31 Desember 2005. Keterangan lengkap ada di http://lombafoto.telkomnetinstan.com/ dan dapatkan hadiah jutaan rupiah!! (khusus Jawa Timur) ======================================================================================== -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

